Home / Berita / Ekaristi Rabu, 29 April 2020: Sta Katarina dari Siena (perawan dan pujangga Gereja, 1347-1380)

Ekaristi Rabu, 29 April 2020: Sta Katarina dari Siena (perawan dan pujangga Gereja, 1347-1380)

S. Katarina dari Siena
St. Katarina dilahirkan pada tahun 1347. Santa yang termashyur ini adalah pelindung Italia, tanah airnya. Katarina adalah anak bungsu dalam keluarga yang dikaruniai dua puluh lima anak. Ayah dan ibunya menghendaki agar ia menikah dan hidup bahagia. Tetapi, Katarina hanya ingin menjadi seorang biarawati. Untuk menyatakan tekadnya, ia memotong rambutnya yang panjang dan indah. Ia ingin menjadikan dirinya tidak menarik. Orangtuanya amat jengkel dan seringkali memarahinya. Mereka juga menghukumnya dengan memberinya pekerjaan rumah tangga yang paling berat. Tetapi Katarina pantang menyerah. Pada akhirnya, orangtuanya berhenti menentangnya.

St. Katarina seorang yang amat jujur dan terus terang di hadapan Yesus. Suatu ketika ia bertanya kepada-Nya, “Di manakah Engkau, Tuhan, ketika aku mengalami cobaan yang begitu mengerikan?” Yesus menjawab, “Puteri-Ku, Aku ada dalam hatimu. Aku membuatmu menang dengan rahmat-Ku.” Suatu malam, sebagian besar penduduk Siena ke luar ke jalan-jalan untuk suatu perayaan. Yesus menampakkan diri kepada Katarina yang sedang berdoa seorang diri dalam kamarnya. Bersama Yesus, datang juga Bunda Maria. Bunda Maria memegang tangan Katarina lalu memberikannya kepada Putra-nya. Yesus menyematkan sebentuk cincin di jari tangan Katarina dan ia menjadi pengantin-Nya.

Pada masa itu, Gereja mengalami banyak sekali masalah. Banyak pertikaian terjadi di seluruh Italia. Katarina menulis surat-surat kepada para raja dan ratu. Ia bahkan datang menghadap para penguasa agar berdamai dengan paus dan mencegah peperangan. Katarina meminta paus untuk meninggalkan Avignon, Perancis dan kembali ke Roma untuk memimpin Gereja. Ia mengatakan bahwa itulah yang dikehendaki Allah. Bapa Suci mendengarkan nasehat St. Katarina serta melakukan apa yang dikatakannya.

Katarina tidak pernah lupa bahwa Yesus ada dalam hatinya. Melalui dia, Yesus memelihara orang-orang sakit yang dirawatnya. Melalui dia, Yesus menghibur para tahanan yang dikunjunginya di penjara. Santa besar ini wafat di Roma pada tahun 1380. Usianya baru tiga puluh tiga tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Pius II pada tahun 1461. Pada tahun 1970, Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Pujangga Gereja. St. Katarina menerima kehormatan besar ini karena ia melayani Gereja Kristus dengan gagah berani sepanjang masa hidupnya yang singkat.

“Engkau bagaikan misteri yang dalam sedalam lautan; semakin aku mencari, semakin aku menemukan, dan semakin aku menemukan, semakin aku mencari Engkau. Tetapi, aku tidak akan pernah merasa puas; apa yang aku terima menjadikanku semakin merindukannya. Apabila Engkau mengisi jiwaku, rasa laparku semakin bertambah, menjadikanku semakin kelaparan akan terang-Mu.” ~ St. Katarina dari Siena

Antifon Pembukaan

* Inilah perawan yang budiman,
yang keluar menyongsong Kristus
dengan pelita bernyala.

Pengantar

Orang sering memandang kedudukan wanita di dalam Gereja sebagai orang-orang kelas dua. Tetapi bukan demikianlah mengenai Katarina Benincasa, seorang gadis Italia dari Siena. Setelah meninggal ia mendapat gelar pujangga Gereja. Padahal sebenarnya ia buta huruf dan buta bahasa Latin pula. Gaya hidupnya yang murni menurut Injil menumbuhkan suatu ‘gerakan kharismatik’ yang baik dan besar pengaruhnya di dalam Gereja yang sedang mengalami percobaan. Ia berhasil memulangkan Paus Gregorius XI dari pembuangan di Avignon Perancis ke Roma. Tepatlah bila kata-kata Kitab Suci diterapkan padanya, “Nilainya tak terungkapkan dengan kata-kata.”

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih,
hati Santa Katarina Kaukobarkan
dengan cinta kasih ilahi
dalam merenungkan penderitaan Kristus
dan mengabdikan diri kepada Gereja.
Semoga berkat doa permohonannya
umat-Mu tetap diikutsertakan
dalam karya penyelamatan Kristus
dan bersuka ria melihat kemuliaan-Nya.
Sebab Dialah,…

Bacaan I – Kisah Para Rasul 8:1-8
Penganiayaan pada zaman permulaan menyebabkan orang melarikan diri dari Yerusalem dan mewartakan kabar gembira ke tempat-tempat lain. Filipus, misalnya, sampai ke Samaria dan di sana ia mewartakan wafat dan kebangkitan Yesus serta mengajak bertobat. Banyak pula yang minta dibaptis. Di mana ada pengikut Kristus, di situ pula harus ada sukacita. Kutipan ini juga menyebut-nyebut Saulus, sebagai seorang yang fanatik, tetapi kelak akan menjadi Rasul Santo Paulus.

Mereka menjelajah seluruh negeri sambil memberitakan Injil.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Setelah Stefanus dibunuh, mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.

Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu. Ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki serta perempuan ke luar, lalu menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara. Mereka yang tersebar menjelajah ke seluruh negeri sambil memberitakan Injil.

Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 66:1-3a.4-5.6-7a

Ref: Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi!
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya,
muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah,
“Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu!”

 Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu,
dan bermazmur bagi-Mu,
seluruh bumi memazmurkan nama-Mu.
Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah;
Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.

 Ia mengubah laut menjadi tanah kering,
dan orang berjalan kaki menyeberangi sungai.
Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia,
yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 6:40

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Setiap orang yang percaya kepada Anak,
beroleh hidup yang kekal,
dan Aku membangkitkannya pada akhir zaman, Sabda Tuhan.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 6:35-40
Apakah Injil itu bagi kita semata-mata merupakan kumpulan sabda suci, yang tidak berpengaruh sedikit pun terhadap kehidupan kita? “Barangsiapa percaya kepada-Ku, takkan haus lagi” ….. “Bapa menghendaki, agar setiap orang memiliki hidup kekal” Apakah kita benar-benar mengimani kata-kata itu? Jawabnya tergantung dari hidup kita masing-masing.

Inilah kehendak Bapa-Ku,
yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguh pun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa yang mahaagung,
terimalah kiranya kurban pembawa selamat
yang kami persembahkan dengan gembira
pada peringatan Santa Katarina.
Semoga terdorong oleh nasihatnya
kami lebih rajin bersyukur kepada-Mu.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni 1Yoh 1:7

Jikalau kita berjalan dalam terang,
sebagaimana Tuhan berada dalam terang,
maka kita bersekutu satu sama lain
dan darah Yesus Kristus, Putera-Nya,
membersihkan kita dari segala dosa.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa yang baik hati,
Engkau telah menguatkan Santa Katarina
dengan santapan surgawi.
Semoga kami pun Kauberi hidup abadi
berkat perjamuan yang kami rayakan ini.
Demi Kristus,…

About gema

Check Also

Ekaristi Senin sesudah Pentakosta, 1 Juni 2020: Pw. SP Maria Bunda Gereja

Doa kepada Maria, Bunda Gereja dan Bunda iman kita (Kutipan doa dari Paus Fransiskus, dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *