Home / gema

gema

Ekaristi Selasa, 21 AGUSTUS 2018 Santo Pius X (paus, 1835-1914)

Giuseppe Melchiorre Sarto lahir 2 Juni 1835 di Riese, Italia sebagai anak kedua dari delapan bersaudara. Dalam keluarga, ia biasa dipanggil dengan nama kesayangan “Beppi”. Ayahnya seorang pegawai pos. Papa dan Mama Sarto mengajarkan cinta kasih kepada Yesus dan Gereja-Nya kepada kedelapan anak mereka melalui teladan cinta kasih dalam rumah …

Read More »

Ekaristi Senin, 20 Agustus 2018: Santo Bernardus (abas dan pujangga Gereja, 1090-1153)

Bernardus dilahirkan pada tahun 1090 di Dijon, Perancis. Ia dan keenam saudara-saudarinya memperoleh pendidikan yang baik. Hati Bernardus amat sedih ketika ibunya meninggal dunia. Usianya baru tujuhbelas tahun. Hampir-hampir ia membiarkan dirinya larut dalam kesedihan jika saja tidak ada Humbeline, saudarinya yang periang. Humbeline membuatnya gembira dan segera saja Bernardus …

Read More »

Ekaristi MINGGU XX-B, 19 Agustus 2018

Menghayati Ekaristi dalam Hidup dan Menghayati Hidup dalam Ekaristi Pada hakekatnya, kita tidak dapat hidup tanpa makanan. Makanan, sayuran atau daging, yang kita santap, memiliki kehidupan sebelum dikomsumsi untuk memberi kehidupan bagi yang lain, yakni kita. Hari ini dalam Injil Yohanes, Yesus membahas fakta penting dari kondisi kemanusiaan kita. Kita …

Read More »

Ekaristi SABTU BIASA XIX, 18 AGUSTUS 2018

Antifon Pembukaan – Matius 19:14  Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku. Sebab orang seperti merekalah yang memiliki kerajaan surga. Pengantar Kita cenderung melemparkan tanggung jawab kepada orang lain, bahkan cuci tangan seperti Pilatus. Orang dapat mempersulit kita, namun akhirnya kita sendirilah yang harus bertobat. Keterbukaan hati dan kesederhanaan anak-anak menunjukkan …

Read More »

Ekaristi Jumat, 17 Agustus 2018: HR Kemerdekaan Indonesia

Menghayati Ekaristi dalam Hidup dan Menghayati Hidup dalam Ekaristi Berbahagialah kita diciptakan di bumi Indonesia, Negara Pancasila, Negara berke-Tuhanan, di mana kita diberi jaminan untuk menikmati kebebasan beragama, berpolitik, berserikat dan diberi kesempatan untuk mengembangkan semangat toleransi antar sesama warganegara, yang punya keyakinan sendiri-sendiri. Hak untuk menikmati kebebasan mengandung pula …

Read More »

Ekaristi KAMIS BIASA XIX, 16 Agustus 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 78:7  Hendaklah kita menaruh kepercayaan kepada Allah, dan jangan melupakan karya-karya-Nya. Pengantar Setiap kali kita berdoa ‘Ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami’. Injil menunjukkan sejauh mana hal itu berlaku. Bila kita tidak memaafkan dengan tulus, maka kita pun akan menangani …

Read More »

Ekaristi RABU BIASA XIX, 15 Agustus 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 113:1-2  Pujilah hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selamanya. Pengantar Kemuliaan Tuhan menunjukkan dengan jelas kekejian dosa. Para nabi dipanggil untuk membersihkan dunia dari segala kejahatan, dan memuji kekudusan Tuhan. Di dalam Gereja pun dituntut agar orang-orang berdosa diampuni. …

Read More »

Ekaristi Selasa, 14 AGUSTUS 2018, St. Maximilianus Maria Kolbe (imam dan martir, + 1941)

Raymond Kolbe dilahirkan di Polandia pada tahun 1894. Ia bergabung dengan Ordo Fransiskan pada tahun 1907 dan memilih nama seperti kita mengenalnya sekarang: Maximilianus. Maximilianus amat mencintai panggilannya dan secara istimewa ia mencintai Santa Perawan Maria. Ia menambahkan nama “Maria” pada namanya ketika ia mengucapkan kaul agungnya pada tahun 1914. …

Read More »

Ekaristi SENIN BIASA XIX, 13 Agustus 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 148:1-2  Pujilah Tuhan di surga! Pujilah Dia di angkasa raya! Pujilah Tuhan, semua malaikat-Nya! Pujilah Dia, seluruh bala tentara-Nya! Pengantar Dengan gambaran aneh Yehezkiel mengisahkan penglihatan dahsyat yang dialaminya, ketika Allah memanggil dia. Penghormatan itu kebalikan kedangkalan penghormatan kita terhadap yang suci. Tetapi jarak itu …

Read More »

MINGGU 12 AGUSTUS 2018, HR BUNDA MARIA DIANGKAT KE SURGA

Hidup manusia sering digambarkan sebagai suatu perjalanan yang jauh dengan suka dan dukanya, dengan kegagalan dan keberhasilannya. Dan bila ada orang yang telah mendahului menempuh jalan yang sulit dan berbahaya itu, maka akan lebih mudahlah bagi yang lain untuk mengikutinya. Perintis yang telah berhasil itu akan menunjukkan jalan dan memberi …

Read More »