Home / Berita (page 10)

Berita

Ekaristi SENIN PRAPASKAH II, 9 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 26:11-12  Selamatkanlah aku, ya Tuhan, dan kasihanilah aku. Aku menempuh jalan yang lurus dan memuji Tuhan dalam himpunan umat. Pengantar Biasanya, kita menganggap layak kalau orang memaafkan kita dan menerima kita sebagaimana adanya dengan kelemahan dan keunggulan kita. Namun, kita sering menuntut hak untuk menilai …

Read More »

MENELADAN BAPA ABRAHAM (Renungan MINGGU PRAPASKAH II-a)

MENELADAN BAPA ABRAHAM Hari Minggu Prapaskah II (12 Maret 2017) Kej 12:1-4a; 2Tim 1:8b-10; Mat 17:1-9 OLEH TIGA agama monotheis, yaitu: Yahudi, Kristen, dan Islam, Abram atau Abraham dipandang sebagai “bapa kaum beriman”. Semua penganut ketiga agama tersebut dianjurkan untuk meneladani Abraham dalam hal iman kepercayaan kepada Tuhan. Bagaimana hebatnya …

Read More »

MINGGU PRAPASKAH II-a, 8 Maret 2020

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Akibat perubahan-perubahan cepat dalam masyarakat dewasa ini orang-orang selalu dalam perjalanan. Namun di dalam lubuk hatinya setiap orang menginginkan suatu kepastian, sesuatu yang tetap. Dalam perjalanannya manusia akhirnya menyadari bahwa sesuatu yang tetap itu bukanlah ditentukan oleh dunia yang bersifat sementara seperti materi dsb. Sesuatu yang …

Read More »

Ekaristi SABTU PRAPASKAH I, 7 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 19:8  Sempurnalah hukum Tuhan dan menyegarkan jiwa. Benarlah kesaksian Tuhan, hikmat bagi orang sederhana. Pengantar Peraturan, undang-undang, dan hukum tidak selalu kita sukai, karena sedikit banyak mengekang nafsu kebebasan kita. Namun, cinta kasih harus mendarah daging dalam tingkah laku kita sehari-hari. Kesetiaan akan kehendak Tuhan …

Read More »

Ekaristi JUMAT PRAPASKAH I, 6 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:17-18  Tuhan, lepaskanlah aku dari deritaku. Indahkanlah kehinaan dan kesusahanku dan hapuskanlah segala dosaku. Pengantar Allah kita bukanlah pembalas dendam dan penghukum. Ia tidak berkenan akan kematian orang berdosa, tetapi menghendaki agar kita sungguh hidup. Adapun syaratnya: mau mencari kesucian sejati. Garis para nabi ditarik …

Read More »

Ekaristi Kamis Prapaskah I, 5 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 5:2-3  Tuhan, Rajaku dan Allahku, kabulkanlah doaku, indahkanlah keluh-kesahku, dengarkanlah suara permohonanku. Pengantar Banyak orang mau berdoa bila menghadapi keadaan darurat. Tampaknya seakan-akan kita berseru kepada Tuhan bila kita tak mampu mengatasi sendiri persoalan-persoalan. Bila segalanya lancar, kita lupakan lagi kehadiran Tuhan. Namun, doa permohonan …

Read More »

Ekaristi RABU PRAPASKAH I, 4 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:6.3.22  Ya Tuhan, ingatlah akan kerahiman dan kerelaan-Mu yang abadi. Janganlah musuh bergembira atas kami. Ya Allah, bebaskanlah kami dari segala penindasan. Pengantar Masa persiapan Paskah berlangsung selama empat puluh hari. Empat puluh hari lamanya penduduk kota Niniwe mendapat kesempatan untuk bertobat. Nabi Yunus harus …

Read More »

SELASA PRAPASKAH I, 3 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 90:1-2  Tuhan, Engkaulah pelindung kami turun-temurun. Dari awal mula sampai akhirat, Engkau mendampingi kami. Pengantar Belajar berdoa itu sederhana, namun amat sulit juga. Kita cenderung menilai doa kita menurut kata-kata yang indah dan berisi. Padahal, berdoa itu terutama mendengarkan. “Sabda Tuhan tak pernah kembali sia-sia,” …

Read More »

Ekaristi SENIN PRAPASKAH I, 2 Maret 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 123:2-3  Sebagaimana mata seorang hamba tertuju kepada tuannya, demikian pula mata kita terarah kepada Allah, agar Ia mengasihani kita. Sayangilah kami, ya Tuhan, sayangilah kami Pengantar  “Kasihilah Allah melebihi segala sesuatu dan sesamamu seperti dirimu sendiri”, demikianlah undang-undang dasar Perjanjian Lama maupun Baru. Tetapi, antara …

Read More »

Ekaristi Minggu Prapaskah I, 1 Maret 2020

Menghayati Ekaristi Kesenangan, keberhasilan dan kekuasaan senantiasa didewa-dewakan oleh manusia, sehingga segala-galanya dikurbankan untuk itu. Karena penyembahan berhala ini manusia bukan meningkat menjadi lebih manusiawi, tetapi malahan menjadi kurang manusiawi. Satu-satunya jalan untuk membuang itu ialah mengambil sikap tegas. Nasibnya sendiri dan nasib masyarakat tergantung daripada sikap itu. Selama masa …

Read More »