Home / Liturgi (page 10)

Liturgi

Ekaristi RABU BIASA V, 13 FEBRUARI 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 104:1  Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan Allahku, betapa agunglah Engkau! Pengantar Seluruh alam ciptaan diserahkan kepada manusia. Bumi yang digambarkan sebagai taman, harus dikuasai dan dikelola manusia. Namun Tuhan memberi manusia kebebasan, sehingga dapat menyalahgunakannya. Injil mengajak kita berkarya karena keyakinan hati. Bukan dari kodratnya …

Read More »

Ekaristi SELASA BIASA V, 12 Februari 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 8:2a  Tuhan Allah kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh Pengantar Manusia adalah mahkota seluruh ciptaan. Segalanya diserahkan oleh Allah kepadanya. Manusia berkuasa menjadi lukisan mirip Allah. Dan manusia bertugas mengembangkan alam ciptaan. Injil pun mengajak kita menyempurnakan alam ciptaan berdasarkan keyakinan, bukan karena hukum atau …

Read More »

Ekaristi SENIN BIASA V, 11 Februari 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 104:1.24  Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan Allahku, Engkau sungguh agung! Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan, semua Kaubuat dengan bijaksana. Pengantar ‘Allah melihat semuanya baik adanya.’ Demikianlah bunyi refrein dalam kisah penciptaan. Segalanya di dunia ini baik, dan diserahkan kepada manusia, agar saling membuat bahagia. Kristus …

Read More »

Ekaristi MINGGU BIASA V/C, 10 Februari 2019

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Bukan karena kelemahan dan dosanya seorang Kristen merasa tak pantas untuk melaksanakan tugas nyata yang diserahkan Tuhan kepadanya. Andaikata Kristus hanya menggunakan orang-orang sempurna dan tanpa dosa untuk melanjutkan perutusan-Nya, maka rencana-Nya di dunia niscaya segera mengalami kegagalan total. Daya Injil bukanlah daya yang diberikan oleh …

Read More »

Ekaristi SABTU BIASA IV, 9 FEBRUARI 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 23:1.3b  Tuhanlah Gembalaku, aku takkan berkekurangan. Ia menuntun aku di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus. Pengantar Pengikut Kristus siang malam sibuk melayani orang lain. Itulah yang membuat hidupnya jujur. Orang yang berseru, ‘Tuhan, Tuhan!’ tetapi melalaikan amal baik kepada sesama disebut oleh Yesus …

Read More »

Ekaristi JUMAT BIASA IV, 8 FEBRUARI 2019

Antifon Pembukaan  Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa ‘kan kutakuti? Tuhanlah benteng hidupku, siapa ‘kan kugentari? Pengantar Janganlah kamu menjadi hamba uang, tetapi cukupilah dirimu dengan apa yang ada padamu. Kita dapat mengandalkan Tuhan, sebab Ia pernah bersabda takkan meninggalkan kita. Pemimpin sejati yang diberikan-Nya dijadikan teladan. Pemimpin jahat seperti …

Read More »

EKARISTI RABU, 6 Februari 2019: Peringatan Wajib Santo Paulus Miki dan teman-teman (Martir, 1597)

Keduapuluh enam martir ini kadang-kadang disebut juga para martir Nagasaki atau para martir Jepang. St. Fransiskus Xaverius mewartakan Kabar Gembira ke Jepang pada tahun 1549. Banyak orang menerima Sabda Tuhan dan dibaptis oleh St. Fransiskus sendiri. Meskipun Fransiskus kemudian melanjutkan perjalanannya dan pada akhirnya wafat dekat pantai Cina, iman Kristiani …

Read More »

Ekaristi Selasa, 5 Februari 2019 : Santa Agata (Perawan dan martir, 251)

Seorang gadis Kristen nan cantik bernama Agatha hidup di Sisilia pada abad ketiga. Gubernur mendengar kabar tentang kecantikan Agatha dan menyuruh orang untuk membawa gadis itu ke istananya. Ia menghendaki Agatha melakukan dosa melanggar kesuciannya, tetapi Agatha seorang gadis pemberani dan pantang menyerah. “Yesus Kristus, Tuhanku,” ia berdoa, “Engkau melihat …

Read More »

Ekaristi SENIN BIASA IV, 4 Februari 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 31:20  Alangkah berlimpah-limpah kebaikan-Mu, ya Tuhan,     yang telah Kaulakukan di hadapan manusia     bagi orang yang berlindung pada-Mu. Pengantar Orang harus menerima iman, agar dapat bertahan terhadap segala macam cobaan, seperti para hakim, Daud, dan para nabi. Tetapi sekali kita peroleh, maka …

Read More »

EKARISTI Minggu Biasa IV/C, 3 FEBRUARI 2019

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Orang dapat bertanya, apakah seorang Kristen yang sudah merasa menyesuaikan diri dalam lingkungannya sehingga merasa aman, telah bertindak menurut garis-garis kekristenan sejati? Kabar gembira bukanlah warta penyesuaian diri, melainkan suatu tantangan akan tuntutan-tuntutan baru, yang takkan ada habis-habisnya. Bukankah seorang nabi seperti Kristus sendiri, selalu merupakan …

Read More »