Home / Liturgi (page 10)

Liturgi

SENIN BIASA XXVIII, 16 OKTOBER 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 98:3cd-4  Segala ujung bumi telah menyaksikan penyelamatan oleh Allah kita. Bersoraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bersorak gembira dan bernyanyilah. Pengantar Paulus menyurati umat kristiani di Roma, hendak membawa mereka kepada penyerahan iman. Hal itu hendak dicapainya bukan dengan tanda-tanda dan pembuktian. Ia menawarkan Yesus …

Read More »

MINGGU BIASA XXVIII-A, 15 Oktober 2017

Menghayati Hidup dalam Ekaristi/Menghayati Ekaristi dalam Hidup Gembira rasa hati kita, bila kita diundang mengikuti pesta oleh suatu keluarga atau sahabat akrab. Kita merasa diperhatikan, dipilih oleh orang lain. Kita diberi kesempatan ikut serta di dalam suka citanya. Tetapi sungguhkah kita siap untuk menghadiri pesta itu? Allah bukanlah seorang Bapa …

Read More »

Sabtu Pekan Biasa XXVII, 14 Oktober 2017

Antifon Pembukaan – Lukas 11:28  Yang berbahagia ialah mereka, yang mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya. Pengantar Tuhan berjanji akan menetap di Sion. Orang-orang yang mengikuti Dia, mengimani bahwa Dia Allah. Dari antara mereka itulah Maria dilahirkan. Ketika Yesus sedang berbicara, terdengar pujian yang melibatkan ibunda-Nya. Tetapi Yesus berkata, ‘Keagungannya …

Read More »

Jumat Pekan Biasa XXVII, 13 Oktober 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 9:2-3  Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib. Aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, Bermazmur bagi nama-Mu, ya Allah mahatinggi. Pengantar Bahwa ada kejahatan kita dapat memahami. Bahwa kejahatan itu berujud pribadi, tidak begitu mudah dipahami. …

Read More »

Kamis Pekan Biasa XXVII, 12 Oktober 2017

Antifon Pembukaan – Lukas 11:9  Mintalah, maka kamu akan diberi, carilah, maka kamu akan mendapat, ketuklah, maka kamu akan dibukakan pintu. Pengantar “Mereka tak mau tahu tentang Allah dan hukum-Nya, namun para penjahat itu tetap mujur. Mengapa kita harus memperhatikan Tuhan?” Demikianlah pertanyaan Nabi Maleakhi. Namun, selalu kita diperhatikan …

Read More »

RABU BIASA XXVII, 11 Oktober 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 86:9-10  Ya Tuhan, Engkau sungguh baik dan suka mengampuni, kasih setia-Mu berlimpah bagi semua yang berseru kepada-Mu. Pasanglah telinga kepada doaku, ya Tuhan. Dan perhatikanlah suara permohonanku. Pengantar Atas anjuran Nabi Yunus orang-orang Ninive bertobat. Yunus malahan kecewa. Tetapi Tuhan sabar dan maha pengasih. Ia …

Read More »

Selasa Pekan Biasa XXVII, 10 Oktober 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 130:1-2  Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan. Tuhan, dengarkanlah suaraku. Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. Pengantar Marta mau menangani sendiri. Ia sibuk dengan macam-macam pekerjaan dan menghadapi kesulitan-kesulitan. Bila kita mempersilakan Sabda Tuhan berkarya, semuanya akan berhasil. Yunus akhirnya melakukan …

Read More »

SENIN BIASA XXVII, 9 OKTOBER 2017

Antifon Pembukaan – Lukas 10:27  Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hati dan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatan dan segenap akal budimu. Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pengantar Kita merasa dekat dengan Nabi Yunus. Ketika diutus ke Ninive, ia berusaha menghindar dan melarikan diri. Dalam perumpamaan tentang belas …

Read More »

MINGGU BIASA XXVII-A, 8 Oktober 2017

Menghayati Hidup dalam Ekaristi/Menghayati Ekaristi dalam Hidup Tugas mendidik sering mengecewakan. Sebab sekalipun membentuk manusia itu mengasyikkan, namun hasilnya tidak selalu selaras dengan harapan semula. Apa lagi kalau seluruh bakat dan cinta kasihnya telah dicurahkan sampai tuntas, tetapi ditanggapi dengan kemalasan dan egoisme, sehingga segala usahanya sia-sia. Hal yang demikian …

Read More »

SABTU 7 Oktober 20176: Bunda Maria Ratu Rosario (pw)

St. Dominikus-lah yang pada akhir abad keduabelas dan awal abad ketigabelas mendorong semua orang untuk berdoa Rosario. St. Dominikus teramat sedih hatinya oleh karena menyebarnya suatu aliran bidaah yang sangat mengerikan yang disebut Albigensia. Bersama dengan Ordo Pengkhotbah yang baru dibentuknya, ia melakukan yang terbaik untuk membinasakan bidaah yang amat …

Read More »