Home / Liturgi (page 18)

Liturgi

Ekaristi RABU PRAPASKAH II, 28 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 38:22-23  Jangan Kautinggalkan daku, ya Tuhan Allahku, jangan Kaujauhkan diri-Mu daripadaku. Bergegaslah menolong aku, ya Tuhan penyelamatku. Pengantar Bacaan hari ini ditandai dengan nubuat penderitaan. Nabi Yeremia merasa terancam. Yesus menubuatkan penderitaan-Nya. Ambisi ibunda dua orang murid berlawanan sekali dengan kemungkinan masa depan. Murid Yesus …

Read More »

Ekaristi SELASA PRAPASKAH II, 27 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 12:4-5  Terangilah mataku, agar aku jangan tertidur dalam maut; jangan sampai musuhku berkata: Dia telah kukalahkan! Pengantar Bila kita mengatakan tentang seseorang, “Dengarkan kata-katanya, tetapi jangan lihat tingkah lakunya”, maka kita telah mengadili dia. Sebab dalam lubuk hati, kita mengharapkan keselarasan antara “ada”, “bertindak”, dan …

Read More »

Ekaristi SENIN PRAPASKAH II, 26 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 26:11-12  Selamatkanlah aku, ya Tuhan, dan kasihanilah aku. Aku menempuh jalan yang lurus dan memuji Tuhan dalam himpunan umat. Pengantar Biasanya, kita menganggap layak kalau orang memaafkan kita dan menerima kita sebagaimana adanya dengan kelemahan dan keunggulan kita. Namun, kita sering menuntut hak untuk menilai …

Read More »

Ekaristi Minggu Prapaskah II, 25 Februari 2018

Tuhan membisu. Tetapi ribuan suara lain memperdengarkan diri dan sepertinya efektif, sebab manusia modern mau mendengarkan mereka. Suara-suara itu tentang manusia, hasil rencana insani belaka, yang membuat ketidak beranian untuk bertanya tentang dirinya lebih mendalam dan tidak berani menghadapi penderitaan sebagai jalan menuju kemuliaan. Di dalam penampakan kemuliaan Yesus, menjadi …

Read More »

Ekaristi SABTU PRAPASKAH I, 24 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 19:8  Sempurnalah hukum Tuhan dan menyegarkan jiwa. Benarlah kesaksian Tuhan, hikmat bagi orang sederhana. Pengantar Peraturan, undang-undang, dan hukum tidak selalu kita sukai, karena sedikit banyak mengekang nafsu kebebasan kita. Namun, cinta kasih harus mendarah daging dalam tingkah laku kita sehari-hari. Kesetiaan akan kehendak Tuhan …

Read More »

Ekaristi JUMAT PRAPASKAH I, 23 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:17-18  Tuhan, lepaskanlah aku dari deritaku. Indahkanlah kehinaan dan kesusahanku dan hapuskanlah segala dosaku. Pengantar Allah kita bukanlah pembalas dendam dan penghukum. Ia tidak berkenan akan kematian orang berdosa, tetapi menghendaki agar kita sungguh hidup. Adapun syaratnya: mau mencari kesucian sejati. Garis para nabi ditarik …

Read More »

Ekaristi Kamis 22 Februari 2018: Pesta Tahta Santo Petrus Rasul

Antifon Pembukaan Luk 22:32 Tuhan bersabda kepada Simon Petrus, “Aku sudah berdoa bagimu, hai Simon, supaya imanmu jangan luntur, dan supaya engkau setelah bertobat meneguhkan saudara-saudaramu.” Kata Pengantar Bertahta berarti berkuasa atas orang lain. Pemerintahan Sri Paus sering disebut sebagai ‘Tahta Suci’. Ini bukan penghormatan berlebihan ataupun pendewaan lambang kekuasaan. …

Read More »

Ekaristi RABU PRAPASKAH I, 21 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:6.3.22  Ya Tuhan, ingatlah akan kerahiman dan kerelaan-Mu yang abadi. Janganlah musuh bergembira atas kami. Ya Allah, bebaskanlah kami dari segala penindasan. Pengantar Masa persiapan Paskah berlangsung selama empat puluh hari. Empat puluh hari lamanya penduduk kota Niniwe mendapat kesempatan untuk bertobat. Nabi Yunus harus …

Read More »

Ekaristi SELASA PRAPASKAH I, 20 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 90:1-2  Tuhan, Engkaulah pelindung kami turun-temurun. Dari awal mula sampai akhirat, Engkau mendampingi kami. Pengantar Belajar berdoa itu sederhana, namun amat sulit juga. Kita cenderung menilai doa kita menurut kata-kata yang indah dan berisi. Padahal, berdoa itu terutama mendengarkan. “Sabda Tuhan tak pernah kembali sia-sia,” …

Read More »

Ekaristi SENIN PRAPASKAH I, 19 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 123:2-3  Sebagaimana mata seorang hamba tertuju kepada tuannya, demikian pula mata kita terarah kepada Allah, agar Ia mengasihani kita. Sayangilah kami, ya Tuhan, sayangilah kami Pengantar “Kasihilah Allah melebihi segala sesuatu dan sesamamu seperti dirimu sendiri”, demikianlah undang-undang dasar Perjanjian Lama maupun Baru. Tetapi, antara …

Read More »