Home / Liturgi (page 2)

Liturgi

Ekaristi SELASA BIASA XXVII, 9 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 139:13  Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, Engkaulah yang menenun aku dalam kandungan ibuku. Pengantar Untuk menyalurkan Injil kepada orang lain, perlu disiapkan petugas-nya. Perlu pula kita punya perhatian terhadap Injil. Di situlah pertanggungjawaban Paulus atas kegiatan kerasulannya. Kegiatan berlebihan bukanlah cara yang paling baik untuk …

Read More »

Ekaristi SENIN BIASA XXVII, 8 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Lukas 10:36.37  ‘Siapakah sesama orang yang jatuh ke tangan penyamun?’ ‘Orang yang telah menunjukkan belas kasih kepadanya.’ ‘Pergilah, dan lakukanlah demikian.’ Pengantar Hanya ada satu Injil, yaitu Injil Yesus Kristus. Pertanyaan-pertanyaan pelit dapat mengaburkan maknanya. Kita mestinya langsung menolong orang yang memerlukannya, bukan dengan memperdebatkan ‘Siapa …

Read More »

Ekaristi MINGGU BIASA XXVII/B, 7 OKTOBER 2018

Menghayati hidup dalam Ekaristi Dewasa ini kesatuan perkawinan sering dipersoalkan. Dua macam pendapat tentang kebebasan bertentangan satu sama lain. Bagi yang pertama kebebasan menuntut kesetiaan teguh, bagi yang lain kebebasan tak dapat disertai dengan perjanjian yang definitif. Pendapat mana yang lebih sesuai dengan aspirasi insani, dengan hakekat terdalam pribadi manusia? …

Read More »

Ekaristi SABTU BIASA XXVI, 6 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Lukas 10:21  Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Pengantar Orang bijak dan pandai tidak memahami maksud dan rencana Tuhan, Ayub bergulat dengan dirinya. Ia mengira memiliki sendiri pandangan mengenai …

Read More »

Ekaristi JUMAT BIASA XXVI, 5 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 139:13  Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, Engkaulah yang menenun aku dalam kandungan ibuku. Pengantar Kita memerlukan orang lain untuk dapat mengenal Allah dalam pewahyuan. Dengan demikian pewahyuan menjadi lebih insani. “Siapa mendengarkan kamu, mendengarkan Daku”, kata Yesus kepada para murid yang diutus-Nya. Ayub pun mengenal …

Read More »

Ekaristi Kamis, 4 Oktober 2018: Santo Fransiskus dari Assisi (1182-1226) PW

Antifon Pembukaan Santo Fransiskus, utusan Allah, meninggalkan rumah ayahnya, melepaskan harta warisannya dan menjadi miskin dan hina dina. Tetapi Tuhan mempermuliakannya. Kata Pengantar Kita memerlukan pembersihan lingkungan agar dapat menghargai lagi ciptaan dan alam raya. Baru kalau kita sudah tenggelam dalam kemewahan, kita dapat menyadari kekayaan perkara-perkara kecil sehari-hari. Fransiskus, …

Read More »

Ekaristi RABU BIASA XXVI, 3 SEPTEMBER 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 88:10bc.14  Sehari-hari aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan, kepada-Mu kutadahkan tanganku. Aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan, Pagi-pagi doaku membubung ke hadapan-Mu. Pengantar Banyak orang mau mengikuti Yesus tanpa meninggalkan harta milik dan hubungan-hubungannya. Mereka bersedia memberikan, tetapi dari kelimpahan mereka. Kerajaan kurang tampak membawakan sesuatu, maka …

Read More »

Ekaristi Selasa, 2 Oktober 2018, PARA MALAIKAT PELINDUNG

Antifon Pembukaan Pujilah Tuhan, hai segala malaikat-Nya. Bermadahlah, luhurkanlah Dia selama-lamanya Kata Pengantar Pada hari ini kita merayakan pesta para utusan Tuhan yang melindungi kita umat manusia. Kita dapat menemukan kisah tentang mereka sepanjang Kitab Suci. Para malaikat menyampaikan pesan-pesan dari Tuhan, melindungi manusia dari mara-bahaya serta menyelamatkannya. Dalam Perjanjian …

Read More »

Ekaristi Senin , 1 Oktober 2018: SANTA Teresia dari Kanak-kanak Yesus (Perawan dan pelindung misi, 1873-1897)

Theresia Martin dilahirkan di kota Alençon, Perancis, pada tanggal 2 Januari 1873. Ayahnya bernama Louis Martin dan ibunya Zelie Guerin. Pasangan tersebut dikarunia sembilan orang anak, tetapi hanya lima yang bertahan hidup hinga dewasa. Kelima bersaudara itu semuanya puteri dan semuanya menjadi biarawati! Ketika Theresia masih kanak-kanak, ibunya terserang penyakit …

Read More »

Ekaristi MINGGU BIASA XXVI, 30 SEPTEMBER 2018

Menghayati hidup dalam Ekaristi Sektarisme selalu cenderung untuk mengurung diri. Orang atau system yang iri hati condong untuk melingkari diri. Udara segar tak mungkin terdapat di situ. Lain halnya dengan perkumpulan-perkumpulan yang sifatnya terbuka, di mana selalu diadakan hubungan dengan dunia luar. Orang hanya ingin memperkaya diri dengan apa yang …

Read More »