Home / Liturgi (page 2)

Liturgi

Ekaristi Senin, 3 Desember 2018: Pesta Santo Fransiskus Xaverius (imam dan pelindung misi, 1506 – 1552)

Misionaris besar ini dilahirkan di Kastil Xaverius, Spanyol pada tahun 1506. Ia belajar di Universitas Paris ketika umurnya delapanbelas tahun. Di sanalah ia bertemu dengan St. Ignatius Loyola, yang pada waktu itu akan membentuk Serikat Yesus. St. Ignatius berusaha mengajak Fransiskus untuk bergabung. Pada mulanya, pemuda yang suka bersenang-senang ini …

Read More »

Ekaristi Minggu Adven I/C, 2 Desember 2018

Menghayati hidup dalam Ekaristi Orang yang tidak mempunyai keinginan lagi, tidak mempunyai harapan sedikit pun, tetap terkurung dalam dirinya. Tanpa pandangan keluar ia terbelenggu dalam masa lampaunya sendiri. Namun barangsiapa bersedia menerima tugas yang ditawarkan kepadanya, dan bersedia menerima dengan kemungkinan sukses juga kemungkinan kegagalan, ia terbuka dan siap sedia …

Read More »

Ekaristi SABTU BIASA XXXIV, 1 Desember 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 95:6-7  Masuklah, mari kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, Pencipta kita. Sebab Dialah Allah kita; kita umat gembalaan-Nya dan kawanan domba-Nya. Pengantar ‘Lihatlah, Aku segera datang’ kata Yohanes atas nama Kristus. Dan Gereja muda berdoa. ‘Datanglah, ya Tuhan Yesus, datanglah’. Kehadiran Tuhan di antara …

Read More »

Ekaristi JUMAT, 30 November 2018: PESTA SANTO ANDREAS RASUL

Andreas, sama seperti saudaranya: Simon Petrus, adalah seorang nelayan. Ia menjadi murid St. Yohanes Pembaptis. Tetapi, ketika Yohanes menunjuk kepada Yesus dan berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah,” Andreas mengerti bahwa Yesus lebih besar daripada Yohanes. Pada saat itu juga ia meninggalkan Yohanes untuk mengikuti Tuan Ilahi. Yesus tahu bahwa Andreas …

Read More »

Ekaristi KAMIS BIASA XXXIV, 29 November 2018

Antifon Pembukaan – Wahyu 19:1.2  Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan ada pada Allah kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya. Pengantar Kejahatan dan kuasa kejahatan terungkap dalam macam-macam cara. Yohanes membandingkannya dengan Babilon dan kekaisaran Roma. Bagi kita lain bentuknya. Setiap hidup kristiani diincarnya. Kita dapat membandingkan dengan penganiayaan …

Read More »

Ekaristi RABU BIASA XXXIV, 28 November 2018

Antifon Pembukaan – Wahyu 15:3bc  Agung dan mengagumkan segala karya-Mu, ya Tuhan Allah mahakuasa! Adil dan benar segala tindakan-Mu, ya Raja segala bangsa. Pengantar Untuk membimbing para pilihan memasuki kerajaan-Nya, maka Kristus, Sang Anak Domba, melakukan seperti yang dilakukan Musa ketika membimbing umat Israel. Mereka diajak menerabas laut kekacauan …

Read More »

Ekaristi SELASA BIASA XXXIV, 27 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 96:10  Katakanlah di antara para bangsa, “Tuhan itu Raja”! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili para bangsa dalam kebenaran. Pengantar Dua gambaran bertentangan mengenai akhir zaman ditampilkan dalam bacaan hari ini. Dalam bacaan pertama Yohanes menunjukkan kemenangan Putra Manusia dan saat panenan. Di …

Read More »

Ekaristi SENIN BIASA XXXIV, 26 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 24:1-2  Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai. Pengantar Memberi dari kelimpahan kita tidak sukar. Namun, sebenarnya kurang kristiani. Lebih dari itu yang dituntut Kristus. Ia …

Read More »

Ekaristi Minggu: Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam

Menghayati hidup dalam Ekaristi “Tuhan beserta kita” pikir banyak orang, karena mengira dapat memahami Dia. Bangsa-bangsa yang berperang kerapkali jatuh terhadap godaan itu. Banyak contohnya. Tetapi mengapa bangsa-bangsa itu seakan mau menista Tuhan? Bukankah karena mereka mendewakan tanah air mereka? Tetapi maukah Tuhan dikurung dalam batas-batas itu? Bukankah kerajaan-Nya lain? …

Read More »

Ekaristi MINGGU BIASA XXXIII/B, 18 November 2018

Menghayati hidup dalam Ekaristi Beberapa kejadian dalam hidup kita tak mudah kita lupakan. Misalnya saja hari kelahiran anak sulung. Sudah lama hari itu dinanti-nantikan, dan makin hari makin dekat. Harapan ada, bahkan dapat dikatakan pasti akan datang, tinggal menunggu waktu. Soal menunggu tidak lagi penting, sebab harapannya pasti. Maka kesabaran …

Read More »