Home / Liturgi (page 40)

Liturgi

SENIN BIASA XI, 19 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 98:3cd  Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Pengantar Bila orang lain mendapat kesulitan, kita lebih mudah menolong daripada bila kita sendiri yang mengalami. Kelemah-lembutan injili bukanlah tugas yang mudah. Dengan kejujurannya, Paulus melaksanakan: kesabaran, kemurnian pandangan, kebaikan hati, semangat kesucian …

Read More »

Minggu 18 Juni 2017: HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Kita dapat hadir di suatu tempat dengan pelbagai cara. Kita dapat hadir dengan badan kita tetapi tanpa hati dan budi kita. Kita dapat hadir di dalam lamunan seorang sahabat, meskipun kita berada jauh daripadanya. kita dapat hadir jasmani dan rohani tanpa didengar oleh si tuli atau …

Read More »

SABTU BIASA X, 17 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 103:1-2  Pujilah Tuhan, hai hatiku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai seluruh batinku! Pujilah Tuhan, hai hatiku! Janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya. Pengantar Allah tidak menghitung-hitung kesalahan orang. Ia tidak mengungkit-ungkit lagi. Warta perdamaian ini diberikanYesus kepada para pengikut-Nya. Maka penciptaan baru menjadi suatu kemungkinan. Itulah …

Read More »

JUMAT BIASA X, 16 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 116:17  Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu dan akan menyerukan nama-Mu, ya Tuhan. Pengantar Paulus melihat seluruh hidupnya dalam hubungan mesra dengan hidup, wafat, dan kebangkitan Kristus. Maka meskipun mengalami hambatan dan penderitaan, ia tetap memuji dan bersyukur kepada Tuhan. Sikap hidup nyata yang dianjurkan …

Read More »

KAMIS BIASA X, 15 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 85:13  Kasih dan kesetiaan akan bertemu Keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Pengantar Semakin orang membiarkan diri dibimnbing oleh roh, semakin ia dibebaskan dari kebutaannya untuk menemukan cahaya Injil. Maka tuntutan Yesus untuk pengudusan menjadi lebih berat dari Perjanjian Lama. Adapun tuntutannya ialah agar kita …

Read More »

Rabu Pekan Biasa X, 14 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 99:9 Luhurkanlah Tuhan, Allah kita, Dan sujudlah menyembah di hadapan gunung kudusnya! Sebab kuduslah Tuhan Allah kita. Pengantar Kita senang menirukan Paulus, bahwa pokoknya adalah Roh. Sebab hukum membunuh, sedangkan Roh menghidupkan. Dan Kristus datang, bukan untuk menyingkirkan hukum, melainkan untuk memperlengkapi dan memperbaharui. Dikehendaki-Nya kita …

Read More »

Selasa 13 Juni 2017, St. Antonius dari Padua (imam dan pujangga Gereja, 1195-1231)

Antifon Pembukaan Roh Tuhan menyertai aku. Aku diurapi-Nya dan diutus mewartakan kabar gembira kepada kaum fakir miskin dan menghibur yang remuk redam. Kata Pengantar Antonius, seorang Fransiskan Portugis, dalam bahasa rakyat sering disebut sebagai “Penemu barang-barang hilang”. Mungkin ada benarnya juga; selama hidupnya ia kehilangan hidupnya sendiri, tak memperhitungkan dirinya …

Read More »

SENIN BIASA X, 12 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 34:9  Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung padanya. Pengantar Yang dipuji Injil lain dengan yang dipuji dunia. Kekuasaan, pangkat, uang yang dipuji dunia. Segala cara dan sarana baik, asal menguntungkan. Sedangkan Yesus menilai penderitaan, kemiskinan, kesedihan. Karena itu, Paulus merasa terhibur …

Read More »

Minggu, 11 Juni 2017: HARI RAYA TRITUNGGAL MAHAKUDUS

Menghayati Hidup dalam Ekaristi & Menghayati Ekaristi dalam Hidup Nilai manusia yang terdalam dapat kita temukan bila kita saksikan bagaimana hidupnya. Tingkah lakunya sehari-hari mengungkapkan siapakah dia itu. Bila misalnya kita lihat seorang ibu sedang menimang anaknya, maka kita lihat di situ kasih sayangnya yang terdalam. Cinta kasih suami istri …

Read More »

SABTU BIASA IX, 10 JUNI 2017

Antifon Pembukaan – Tobit 13:7  Pujilah Tuhan yang adil dan agungkanlah Raja yang kekal! Pandanglah apa yang dikerjakan-Nya bagimu, muliakanlah Dia dengan segenap mulut. Pengantar Memberikan dari kelimpahan, tidaklah sulit, sedikit saja yang terkena. Tetapi memberikan yang mutlak kita perlukan sendiri, lain. Padahal justru itulah tuntutan cinta kasih kristiani. …

Read More »