Home / Liturgi (page 5)

Liturgi

Ekaristi JUMAT PEKAN PASKAH III, 20 April 2018

Antifon Pembukaan – Wahyu 5:12  Anak Domba yang telah dikurbankan pantas menerima kekuatan dan keallahan, kebijaksanaan, keperkasaan, dan kehormatan. Alleluya. Pengantar Pertobatan Paulus di jalan menuju Damaskus menunjukkan betapa dahsyat kuasa Allah yang menghendaki seseorang menjadi alat di tangan Tuhan. Ia akan menderita banyak demi nama Yesus, namun ia …

Read More »

Ekaristi KAMIS PEKAN PASKAH III, 19 April 2018

Antifon Pembukaan – Keluaran 15:1-2  Marilah kita memuji Allah, pahlawan gagah perkasa. Ia menyelamatkan kita dengan kekuatan-Nya yang jaya. Alleluya. Pengantar Kita telah dibaptis. Namun, itu belum berarti bahwa kita telah mengimani Dia sepenuh hati, dan secara vital bersatu dengan Kristus, rezeki kehidupan. Bacaan hari ini memberi gambaran bagaimana …

Read More »

Ekaristi RABU PEKAN PASKAH III, 18 April 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 71:8.23  Semoga lidahku bernyanyi memuji Engkau. Semoga bibirku bersorak bermadah kepada-Mu. Alleluya. Pengantar Bila sukacita dalam hati kurang, maka tentu ada kekurangan dalam hidup kita sebagai pengikut Kristus. Sebab pengikut Kristus itu berani dan gembira, orang yang sebagaimana warga Gereja mewartakan kabar gembira, menolong, menghibur …

Read More »

Ekaristi SELASA PEKAN PASKAH III, 17 April 2018

Antifon Pembukaan – Wahyu 19:5; 12:10  Pujilah Allah kita, kamu sekalian yang hina dan mulia, dan yang takut kepada-Nya, karena telah tiba keselamatan, kekuasaan, dan kerajaan Kristus. Alleluya. Pengantar Dengan menatap maut, Stefanus melihat Yesus berdiri di sisi kanan Allah, dan dengan iman yang mantap ia menyerahkan hidupnya ke …

Read More »

Ekaristi SENIN PEKAN PASKAH III, 16 April 2018

Antifon Pembukaan  Telah bangkit gembala yang baik. Ia menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya, dan rela mati untuk kawanan-Nya. Alleluya. Pengantar Karena para pemimpin rakyat tak mampu mengungguli Diakon Stefanus, yang berbicara fasih dan bijak, maka Stefanus mendapat dakwaan palsu dan ditangkap. Siapa pun yang tampil demi kebenaran dan memberi kesaksian …

Read More »

Ekaristi Minggu Paskah III, 15 April 2018

Orang selalu cenderung untuk memanjakan diri dengan alat-alat yang memudahkan hidupnya. Ia dibuai oleh kemewahan egoistis dan tertidur. Ia baru akan bangun, bila ada darah mengalir atau direnggut oleh kematian. Bukankah ternyata ada orang-orang yang dibunuh karena membela kemerdekaan? Bukankah terdapat orang muda yang bunuh diri dengan meneriakkan cita-cita mereka? …

Read More »

Ekaristi SABTU PEKAN PASKAH II, 14 April 2018

Antifon Pembukaan – I Petrus 2:9  Hai umat milik Tuhan, wartakanlah kebijaksanaan Allah, yang telah memanggil kalian dari kegelapan masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Alleluya. Pengantar Mantaplah hati kita bila dalam keadaan yang amat sulit bertemu dengan orang yang tenang-tenang mengatakan, ”Janganlah cemas, janganlah takut. Aku masih ada.” …

Read More »

Ekaristi JUMAT PEKAN PASKAH II, 13 April 2018

Antifon Pembukaan – Wahyu 5:9-10  Tuhan, Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu dari tiap suku, bahasa, rakyat, dan bangsa; dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah Bapa. Alleluya. Pengantar Suatu rencana atau karya yang berasal dari manusia, akhirnya akan gagal total. Namun, bila berasal dari Allah, …

Read More »

Ekaristi KAMIS PEKAN PASKAH II, 12 April 2018

Antifon Pembukaan – lih. Mazmur 68:8-9.20  Ya Allah, ketika Engkau tampil di depan umat-Mu, melangkah mendahului dan tinggal di tengah mereka, maka bumi goncang dan langit bergetar. Alleluya. Pengantar Barangsiapa berkata, “Orang harus lebih mematuhi Allah daripada manusia,” dan hidup serta bertindak demikian, sering diejek dan ditertawakan. Orang demikian …

Read More »

Ekaristi Rabu, 11 April 2018 Peringatan Wajib Santo Stanislaus (Uskup dan Martir, 1030-1079)

St. Stanislaus dilahirkan dekat Cracow, Polandia pada tahun 1030. Kedua orangtuanya telah berdoa tiga puluh tahun lamanya agar dikarunia seorang anak. Ketika Stanislaus lahir, mereka mempersembahkannya kepada Tuhan oleh sebab mereka amat bersyukur. Ketika dewasa, Stanislaus belajar di Paris, Perancis. Sesudah orangtuanya meninggal dunia, ia memberikan semua harta milik yang …

Read More »