Home / Liturgi (page 60)

Liturgi

RABU PRAPASKAH III, 22 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 119:133  Teguhkanlah langkahku seturut janji-Mu, dan janganlah suatu kejahatan pun menguasai aku. Pengantar Menepati hukum bagi kebanyakan orang modern dianggap sebagai perbudakan diri. Tidak selalu kita melihat hubungan antara peraturan dengan kebahagiaan. Namun, akhirnya tiada persaingan antara kehendak Tuhan dengan tujuan hidup kita. Memang, ada …

Read More »

SELASA PRAPASKAH III, 21 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 16:6.8  Kepada-Mu aku berseru, ya Allah,dan Engkau mendengarkan daku. Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah suaraku. Jagalah aku, ya Tuhan, sebagai biji mata, dan lindungilah aku di bawah naungan sayap-Mu. Pengantar Dalam pewartaan ibadat ini ditekankan baik kerendahan hati dan kesadaran berdosa, maupun anugerah pengampunan yang hendaknya …

Read More »

SENIN, 20 MARET 2017: Hari Raya Santo Yosef, Suami Bunda Maria

Antifon Pembukaan • Dialah pengurus rumah yang setia dan bijaksana, yang diangkat Tuhan menjadi kepala atas semua hamba-hamba-Nya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya. Kata Pengantar  Santo Yosef tampak kepribadiannya dalam kehalusan budi dan sikapnya terhadap Bunda Maria. Ketika tahu bahwa tunangannya mengandung, tiada lain kesimpulannya kecuali bahwa Bunda …

Read More »

Minggu Prapaskah III-a, 19 Maret 2017

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Air sangat penting dalam masyarakat sekarang ini. Banyak negara dan usahawan bersusah payah untuk dapat mencukupi kebutuhan air itu di mana-mana, terutama di daerah tandus dan gersang. Maka tidak mengherankan kalau air sering kali dijadikan lambang kehidupan. Manusia ingin menikmati kehidupan ini. Ia haus akan hal …

Read More »

SABTU PRAPASKAH II, 18 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 145:8-9  Tuhan pengasih dan penyayang, sabar dan lembut hati. Tuhan pemurah bagi semua orang, penuh kasih sayang akan ciptaan-Nya. Pengantar Memperoleh pengampunan itu menerima anugerah. Kepastian yang menggembirakan itu diwartakan oleh Nabi Mikha. “Allah akan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.” Tiada yang …

Read More »

JUMAT PRAPASKAH II, 17 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 31:2.5  Ya Tuhan, kepada-Mu aku berharap dan aku takkan dikecewakan. Luputkanlah aku dari jerat musuhku, karena Engkaulah pelindungku. Pengantar Seperti pada hari Rabu yang lalu, kita dihadapkan dengan penderitaan. Yusup, putra kesayangan Yakub, dijual sebagai budak oleh kakak-kakaknya. Ia menjadi pralambang Yesus yang dikhianati Yudas. …

Read More »

KAMIS PRAPASKAH II, 16 Maret 2017

Antifon Pembukaan – lih. Mazmur 139:23-24  Ya Tuhan, ujilah dan selidikilah jalanku. Periksalah batinku dan bimbinglah aku di jalan menuju hidup abadi. Pengantar “Manakah cara hidup yang menuju kebahagiaan sejati?” Hidup tanpa Tuhan adalah gersang dan hampa seperti padang gurun. Percaya kepada Tuhan dan mengandalkan Tuhan membuat hidup kita …

Read More »

RABU PRAPASKAH II, 15 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 38:22-23  Jangan Kautinggalkan daku, ya Tuhan Allahku, jangan Kaujauhkan diri-Mu daripadaku. Bergegaslah menolong aku, ya Tuhan penyelamatku. Pengantar Bacaan hari ini ditandai dengan nubuat penderitaan. Nabi Yeremia merasa terancam. Yesus menubuatkan penderitaan-Nya. Ambisi ibunda dua orang murid berlawanan sekali dengan kemungkinan masa depan. Murid Yesus …

Read More »

SELASA PRAPASKAH II, 14 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 12:4-5  Terangilah mataku, agar aku jangan tertidur dalam maut; jangan sampai musuhku berkata: Dia telah kukalahkan! Pengantar Bila kita mengatakan tentang seseorang, “Dengarkan kata-katanya, tetapi jangan lihat tingkah lakunya”, maka kita telah mengadili dia. Sebab dalam lubuk hati, kita mengharapkan keselarasan antara “ada”, “bertindak”, dan …

Read More »

SENIN PRAPASKAH II, 13 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 26:11-12  Selamatkanlah aku, ya Tuhan, dan kasihanilah aku. Aku menempuh jalan yang lurus dan memuji Tuhan dalam himpunan umat. Pengantar Biasanya, kita menganggap layak kalau orang memaafkan kita dan menerima kita sebagaimana adanya dengan kelemahan dan keunggulan kita. Namun, kita sering menuntut hak untuk menilai …

Read More »