Home / Liturgi (page 80)

Liturgi

Selasa 3 Mei 2017: Pesta Santo Filipus dan Yakobus, Rasul

Antifon Pembukaan Merekalah orang-orang suci, yang dipilih Tuhan dalam cinta kasih benar, dan dimahkotai dengan kemuliaan abadi. Alleluia Kata Pengantar Di dalam suatu kelompok orang tentu ada beberapa yang menonjol. Filipus dan Yakobus tidak begitu terkenal seperti Petrus dan Yohanes. Hanya sekali-sekali terkilas dalam Injil. Filipus dari Betsaida yang mengikuti …

Read More »

Senin 2 Mei 2016: Santo Atanasius (Uskup dan pujangga Gereja, 295-373)

Antifon Pembukaan lih. Sir 44:15.14 Kebijaksanaan orang suci diwartakan bangsa-bangsa. Kemuliaannya dikabarkan umat, dan nama mereka hidup terus, dikenangkan turun-temurun. Kata Pengantar Ketika Atanasius menjadi batrik di Alezandria, nampaknya Gereja akan mengalami masa tenang. Penganiayaan berdarah sudah berlalu. Tetapi ternyata di dalam Gereja sendiri muncul pertentangan sengit. Arius seorang imam …

Read More »

MINGGU PASKAH VI, 1 Mei 2016

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Mempertemukan pendapat, mempersatukan cita-cita dan mengarahkan kegiatan bermacam ragam kepada satu tujuan adalah suatu tugas yang membatasi indiviualisme yang ada pada diri kita. Yang tidak kita sadari: asal-usul kita, kebudayaan dan kesukuan kita, demikian besar pengaruhnya, sehingga menyebabkan pandangan kebenaran pribadi dipersamakan dengan kebenaran seluruhnya. Semangat …

Read More »

SABTU PEKAN PASKAH V, 30 April 2016

Antifon Pembukaan – Kolose 2:12  Kita dikubur bersama Kristus dalam pembaptisan dan dibangkitkan bersama dengan Dia, berkat iman kita akan kuasa Allah, yang telah membangkitkan kita dari alam maut. Alleluya. Pengantar Hidup kita ini di tangan Tuhan. Kita dapat saja membuat rencana, namun janganlah menentang rencana Tuhan atas diri …

Read More »

JUMAT 29 April 2016: Peringatan Wajib Santa Katarina dari Siena (perawan dan pujangga Gereja, 1347-1380)

Antifon Pembukaan * Inilah perawan yang budiman, yang keluar menyongsong Kristus dengan pelita bernyala. Kata Pengantar Orang sering memandang kedudukan wanita di dalam Gereja sebagai orang-orang kelas dua. Tetapi bukan demikianlah mengenai Katarina Benincasa, seorang gadis Italia dari Siena. Setelah meninggal ia mendapat gelar pujangga Gereja. Padahal sebenarnya ia buta …

Read More »

KAMIS PEKAN PASKAH V, 28 April 2016

Antifon Pembukaan – Keluaran 15:1-2  Mari kita memuji Allah, pahlawan yang gagah perkasa. Ia menyelamatkan kita dengan kekuatan-Nya yang jaya. Alleluya. Pengantar Gereja yang masih muda dihadapkan pada persoalan berat: Apakah agama baru ini mau berpegang teguh pada adat istiadat Yahudi ataukah mau menjadi universal di mana semua orang …

Read More »

RABU PEKAN PASKAH V, 27 April 2016

Antifon Pembukaan – Mazmur 70:8.23  Semoga mulutku bernyanyi dan memuji Engkau, dan bibirku bersorak bermadah kepada-Mu. Alleluya. Pengantar Daya hidup Gereja harus datang dari Tuhan dan hubungan kita dengan Dia. “Sebab lepas daripada-Ku, kamu tak mampu berbuat sesuatu,” kata Yesus. Benarkah kita bersatu dengan Tuhan? Apakah iman kita hanya …

Read More »

SELASA PEKAN PASKAH V, 26 April 2016

Antifon Pembukaan – Wahyu 19:5; 12:10  Pujilah Allah kita, kamu sekalian, yang hina dan yang mulia, dan yang takut kepada-Nya, karena telah tiba keselamatan, kekuasaan, dan kerajaan Kristus. Alleluya. Pengantar Seorang rahib timur berkata, “Usahakan damai dalam hatimu, dan banyak orang menemukan damai pada dirimu. Dunia kiranya akan berubah, …

Read More »

Senin, 25 April 2016: Pesta Santo Markus Pengarang Injil

Antifon Pembukaan                       Mrk 16:15 * Pergilah ke seluruh dunia! Maklumkanlah kabar gembira kepada setiap makhluk! Kata Pengantar Markus adalah orang kota. Ia berasal dari Yerusalem, dan kemudian menetap di Roma bersama Petrus dan Paulus. Dalam perjalanan Paulus ia menjadi salah seorang temannya. Tetapi hidup bertualang yang melelahkan tidak cocok …

Read More »

MINGGU PEKAN PASKAH V, 24 April 2016

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Cinta kasih menuntut hadirnya sang kekasih, bahkan sedekat mungkin. Tentu saja hal ini takkan terlaksana karena sifat perorangan setiap pribadi. Bukankah karena itu cinta kasih menggambarkan persatuan yang samar-samar? Dan kehadiran duniawi ini tak ada yang kekal. Maut tentu datang mengganggu. Justru pada saat orang ditinggalkan …

Read More »