Home / Liturgi (page 92)

Liturgi

SABTU PEKAN BIASA XXIV, 19 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – Lukas 8:11.15  Benih itu sabda Allah. Yang jatuh di tanah subur, ialah orang yang mendengarkan sabda Allah, memeliharanya dalam hati baik dan menghasilkan buah berkat ketabahannya. Pengantar Sebagaimana Kristus, Gereja bertugas menaburkan benih sabda Allah. Sebagian jatuh di batu-batuan, sebagian di semak-semak, tetapi cukup banyak yang …

Read More »

JUMAT PEKAN BIASA XXIV, 18 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – 1 Timotius 6:12  Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar, dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil; Untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar. Pengantar Paulus menamakan iman kita itu suatu pertandingan, suatu perjuangan. Demikianlah ia menasihati Timotius sahabatnya. Dia sendiri kelak mengatakan …

Read More »

KAMIS PEKAN BIASA XXIV, 17 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – Mazmur 111:10  Pangkal kebijaksanaan adalah takut akan Tuhan, semua orang yang mengamalkannya memiliki budi bahasa baik. Dia akan disanjung sepanjang masa. Pengantar Kita ini wajib selalu mendalami Injil. Yang diminta Paulus dari Timotius sahabatnya, juga dimintanya dari kita. Yesus pun meminta yang sama, tetapi dengan peragaan. …

Read More »

RABU, 16 SEPTEMBER 2015: PW St. KORNELIUS (PAUS DAN MARTIR, +253), St. SIPRIANUS (USKUP DAN MARTIR, 210-258)

SANTO KORNELIUS (PAUS DAN MARTIR, +253), SANTO SIPRIANUS (USKUP DAN MARTIR, 210-258) Pada pertengahan abad ketiga, Gereja masih mengalami penganiayaan. Penganiayaan yang kejam dalam masa pemerintahan Kaisar Decius telah merenggut nyawa Paus St. Fabianus. Gereja tidak memiliki paus selama hampir satu tahun lamanya. Seorang imam kudus dari Roma, Kornelius, dipilih menjadi …

Read More »

SELASA, 15 September 2015 Peringatan Wajib BUNDA MARIA BERDUKA CITA

Antifon Pembukaan Simeon berkata kepada Maria, “Anak ini menentukan jatuh bangkitnya banyak orang di Israel. Ia menjadi tanda yang menimbulkan pertentangan. Dan hatimu sendiri akan ditembus oleh pedang.” Kata Pengantar Menjadi Bunda Penebus adalah suatu kehormatan, suatu anugerah. Tetapi bagi Bunda Maria bukan tanpa duka cita. Ia sudah mendengar hal …

Read More »

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015: PESTA SALIB SUCI

Pada saat kemelut akan terungkuplah kepribadian orang. Di situlah orang dapat menunjukkan dirinya. Saat kemelut yang terpenting ialah kedatangan maut. Menghadapi pemilihan yang menentukan itu ia melihat kematian itu nyata-nyata akan menimpa dirinya. Tak dapat digeserkan kepada orang lain. Disitulah ia berdiri sendiri dengan segala yang tersembunyi di dalam hatinya. …

Read More »

SABTU PEKAN BIASA XXIII, 12 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – 1 Timotius 1:15-17  Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak tampak, yang esa. Amin. Pengantar Ada orang yng membanggakan diri sebagai pembela kebenaran dan menggugat orang lain sebagai tidak sesuai Injil. Mereka mewartakan Injil, tetapi tidak menghayatinya. Mereka membangun …

Read More »

JUMAT PEKAN BIASA XXIII, 11 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – Mazmur 16:7-8  Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku, bahkan waktu malam pun Ia berbicara dalam hatiku. Aku selalu ingat akan Tuhan. Aku tidak goyah karena Ia ada di sampingku. Pengantar Orang cenderung melihat segi-segi kekurangan orang lain yang kecil-kecil dengan tajam. Kesalahan sendiri dianggap enteng, …

Read More »

MINGGU BIASA XXIV/B, 13 SEPTEMBER 2015

Menghayati hidup dalam Ekaristi Ketika kita mengambil keputusan untuk bertindak terhadap kebaikan diri kita, keluarga dan sesama, meskipun kita menghadapi jalan yang berat dan penuh resiko, sesungguhnya kita dihadapkan pada dua pertanyaan: Keputusan dan tindakan yang kita lakukan muncul secara spontan atau muncul dari kasih yang tulus. Karena banyak orang …

Read More »

KAMIS PEKAN BIASA XXIII, 10 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – Kolose 3:14  Biarlah damai sejahtera Kristus melimpah dalam hatimu, sebab kalian dipanggil untuk hidup berdamai dalam satu tubuh. Pengantar Hendaklah kalian bersabar satu sama lain dan saling memaafkan. Sebagaimana Kristus mengampuni kalian.Demikianlah kesimpulan Paulus mengenai cinta kasih.Yesus minta kita mengadili dengan takaran sebagaimana kita ingin diadili, …

Read More »