Home / Liturgi (page 95)

Liturgi

Kamis Pekan Biasa XXIX, 22 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Lukas 12:49  Aku datang untuk membawa api ke dunia, dan betapa Kuinginkan api itu menyala. Pengantar Agama tanpa tantangan, tentangan, dan kesulitan, bukanlah agama Yesus Kristus. Ketenangan dan kepuasan berarti padamnya semangat juang kita. Yesus mengalami ditentang sampai saat terakhir, para murid bahkan meninggalkan Dia. Namun, …

Read More »

Rabu Pekan Biasa XXIX, 21 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Lukas 12:48  Barangsiapa diberi banyak, banyak pula dituntut daripadanya. Dan barangsiapa diberi lebih banyak, lebih banyak lagi yang dituntut daripadanya. Pengantar Orang yang mendalami dasar-dasar kristiani selalu berusaha berbual baik di mana-mana. Tidak cukup kita hanya tidak berbuat jahat, sebab kelonggaran-kelonggaran kita akan gersang dan sia-sia. …

Read More »

Jumat Pekan Biasa XXVIII, 16 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Mazmur 32:1-2  Berbahagialah orang, bila dosanya diampuni dan kesalahannya dihapus oleh Tuhan. Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan. Dan tulus ikhlas hatinya. Pengantar Orang yang berbuat pura-pura, yang hanya mempertahankan harga diri, yang mengira hal-hal tersembunyi takkan terungkap, adalah seperti para ahli kitab yang munafik. …

Read More »

Rabu Pekan Biasa XXVIII, 14 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Ibrani 4:12  Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji segala pikiran dan maksud hati. Pengantar Bila terjadi suatu kegagalan, kita cenderung menyalahkan orang lain. Kita cenderung cuci tangan. Maka tepatlah pepatah. “Perbaikilah dunia, mulailah dengan dirimu sendiri”. Janganlah menegur orang lain, apa yang tidak kaulakukan …

Read More »

Selasa Pekan Biasa XXVIII, 13 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Mazmur 19:2-3  Langit mewartakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memasyhurkan karya tangan-Nya. Hari yang satu mengisahkan kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikutnya. Pengantar Orang yang sungguh tahu tentang misteri penciptaan, menyadari keterbatasan pengetahuannya. Peran dunia nyata yang menarik ialah bahwa ia …

Read More »

RABU, 7 Oktober 2015: Bunda Maria Ratu Rosario (pw)

St. Dominikus-lah yang pada akhir abad keduabelas dan awal abad ketigabelas mendorong semua orang untuk berdoa Rosario. St. Dominikus teramat sedih hatinya oleh karena menyebarnya suatu aliran bidaah yang sangat mengerikan yang disebut Albigensia. Bersama dengan Ordo Pengkhotbah yang baru dibentuknya, ia melakukan yang terbaik untuk membinasakan bidaah yang amat …

Read More »