Home / Liturgi / Ekaristi KAMIS PRAPASKAH V, 11 April 2019

Ekaristi KAMIS PRAPASKAH V, 11 April 2019

Antifon Pembukaan – Ibrani 9:15

 Kristuslah pengantara Perjanjian Baru.
Berkat wafat-Nya, para pilihan memperoleh
warisan abadi yang dijanjikan-Nya.

Pengantar

Abraham yang rela meninggalkan segalanya, menjadi bapa kaum beriman. Namun, Yesus lebih agung daripada dia. “Sebelum Abraham ada, Aku telah ada,” kataYesus. Dialah yang akan menyediakan tempat tinggal tetap bagi kita. Kita akan sampai ke situ, bila kita menepati sabda-Nya.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahasetia,
hadirlah pada umat yang berseru kepada-Mu.
Lindungilah kami yang mendambakan belas kasih-Mu.
Semoga kami bersih dari segala noda dosa,
tetap bertekun dalam cara hidup yang saleh
dan akhirnya pantas mewarisi janji-Mu.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, ….

Bacaan I – Kejadian 17:3-9
Perjanjian Allah dengan Abram merupakan permulaan umat Allah. Abram mendapat nama baru “Abraham” yang berarti “Bapa leluhur para bangsa”. Keturunannya akan berdiam di Kanaan. Sedangkan tugasnya: menanggapi kesetiaan Allah.

Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Pada waktu itu, ketika Allah menampakkan diri, maka Abram bersujud. Dan Allah berfirman kepadanya, “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kini kaudiami sebagai orang asing; seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

Lagi firman Allah kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 105:4-5.6-7.8-9

Ref: Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.

Mazmur:
 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,
carilah selalu wajah-Nya!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya,
mujizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

 Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya!
Dialah Tuhan, Allah kita,
di seluruh bumi berlaku ketetapan-Nya.

 Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya,
akan firman yang diperintahkan-Nya
kepada seribu angkatan;
akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham,
dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.

BAIT PENGANTAR INJIL Mzm 95:8ab

S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
S : Janganlah keraskan hatimu, tetapi dengarkan suara Tuhan.
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal

Bacaan Injil – Yohanes 8:51-59
Hidup lama dan bahagia merupakan dambaan setiap orang. Yesus men-janjikan hidup kekal bila kita mematuhi perintah-Nya. Dengan demikian, Yesus sejajar dengan para nabi, bahkan menggambarkan diri-Nya melebihi Abraham. “Sebelum Abraham ada, Aku sudah ada.”

Abraham bapamu bersukacita, bahwa ia akan melihat hari-Ku.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”

Kata orang-orang Yahudi kepada Yesus, “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati! Dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?”

Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya! Bapa-Kulah yang memuliakan Aku. Tentang Dia kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia. Sebaliknya, Aku mengenal Dia, dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendosa, sama seperti kamu. Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku; ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada Yesus, “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa maha penyayang,
jadikanlah roti anggur ini
lambang Perjanjian Baru,
yang Kauikat dengan kami dalam diri Yesus,
Hamba penderita yang menjadi kedamaian kami.
Sebab Dialah ….

Antifon Komuni – Roma 8:32

 Allah tidak segan-segan menyerahkan Putra-Nya bagi kita
dan dalam diri Putra-Nya itu
Ia menganugerahkan segala-galanya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa yang mahamurah hati,
kami telah Kausegarkan
dengan kurnia yang menyelamatkan.
Kami mohon,
semoga santapan yang menghidupi kami di dunia ini,
membawa kami pula ke dalam kehidupan kekal.
Demi Kristus, ….

About gema

Check Also

Ekaristi Kamis Putih, 18 April 2019

Menghayati hidup dalam Ekaristi Dalam perayaan hari ulang tahun entah kelahiran, entah perkawinan, entah apa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *