Home / Liturgi / Ekaristi Rabu BIASA XII, 27 Juni 2018

Ekaristi Rabu BIASA XII, 27 Juni 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 119:34

 Buatlah aku mengerti,
Maka aku akan memegang hukum-Mu
Dengan segenap hati aku hendak memeliharanya.

Pengantar

Kitab suci memuat tawaran Tuhan dan jawaban manusia. Dari situ kita tahu apa kehendak Tuhan dan bagaimana harus bertindak. Apakah jawaban kita dapat dipercaya, akan terbukti dalam perbuatan kita.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami sumber belas kasih,
Engkau tidak menghendaki siapa pun tewas,
tetapi agar semua dapat menikmati kedamaian.
Kami mohon, semoga kami Kaujadikan
pewarta kabar gembira itu.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – II Raja-Raja 22:8-13; 23:1-3
Pada zaman Raja Yosia Kitab Taurat diketemukan kembali. Atas perintah raja, kitab itu dibacakan lagi dan dilaksanakan. Bagi kita hal itu merupakan ajaran untuk selalu menemukan makna Kitab Suci yang segar.

Di depan rakyat raja membacakan segala perkataan dari
kitab perjanjian yang ditemukan di rumah Tuhan,
dan diadakannyalah perjanjian di hadapan Tuhan.

Pembacaan dari Kitab Kedua Raja-Raja:
Di masa pemerintahan Raja Yosia Imam Besar Hilkia berkata kepada Safan, panitera raja, “Aku telah menemukan Kitab Taurat di rumah Tuhan.” Lalu Hilkia memberikan kitab itu kepada Safan, dan Safan terus membacanya. Kemudian Safan, panitera raja, masuk menghadap raja. Ia melapor kepada raja, “Hamba-hambamu ini telah mengambil seluruh uang yang terdapat di rumah Tuhan dan memberikannya kepada para pengawas yang bertugas pada rumah Allah.”

Diberitahukannya juga kepada raja, “Imam Besar Hilkia telah memberikan sebuah kitab kepadaku.” Lalu ia membacakannya di depan raja. Segera sesudah mendengar isi Kitab Taurat itu Raja Yosia mengoyakkan pakaiannya. Kemudian raja memerintahkan Imam Besar Hilkia, Ahikam bin Safan, Akhbor bin Mikha, Safan, si panitera, dan Asaya, hamba raja, “Pergilah, mintalah petunjuk Tuhan bagiku, bagi rakyat dan seluruh Yehuda, tentang perkataan kitab yang ditemukan itu. Sebab murka Tuhan yang hebat bernyala-nyala terhadap kita, oleh karena leluhur kita tidak mendengarkan perkataan kitab ini dan tidak berbuat seperti yang tertulis di dalamnya.”

Sesudah itu raja menyuruh mengumpulkan semua tua-tua Yehuda dan Yerusalem. Kemudian pergilah raja ke rumah Tuhan, dan bersama-sama dia semua orang Yehuda dan semua penduduk Yerusalem, para imam, para nabi dan seluruh orang awam, dari yang kecil sampai yang besar. Di depan mereka semua raja membacakan segala perkataan dari kitab perjanjian yang ditemukan di rumah Tuhan itu.

Sesudah itu berdirilah raja dekat tiang, dan diadakannyalah perjanjian di hadapan Tuhan untuk hidup dengan mengikuti Tuhan, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya, peraturan dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hati dan segenap jiwa, dan untuk menepati perkataan perjanjian, yang tertulis dalam kitab itu. Dan seluruh rakyat turut mendukung perjanjian itu.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 119:33.34.35.37.40

Refren: Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan,
petunjuk-petunjuk ketetapan-Mu.

Mazmur:
 Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan,
petunjuk-petunjuk ketetapan-Mu,
aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.

 Buatlah aku mengerti,
maka aku akan memegang Hukum-Mu;
dengan segenap hati aku hendak memeliharanya.

 Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu,
sebab aku menyukainya.

 Lalukanlah mataku dari hal-hal yang hampa,
hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan!

 Sesungguhnya aku rindu akan titah-titah-Mu,
hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh – 15:4.5b

S: Alleluya.
U: Alleluya.
S: Tinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kamu, sabda Tuhan;
barangsiapa tinggal dalam Aku, akan menghasilkan banyak buah.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 7:15-20
Kata-kata saja belum dapat membuktikan nabi atau orang ini dapat dipercaya. Apakah kata itu? Dewasa ini karya itu penting sekali untuk menetukan dapat dipercaya atau tidak. Pohon yang sakit-sakitan tak mungkin menghasilkan buah yang baik.

Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata, “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri, atau buah ara dari rumput duri? Camkanlah setiap pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik akan menghasilkan buah yang tidak baik, Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa maharahim,
Semoga kami dapat menikmati panenan kebun anggur-Mu
Serta selalu bersukacita hati kami.
Berkat keselamatan yang telah dipersiapkan
Oleh Yesus Mesias pohon anggur bagi kehidupan
Umat manusia di dunia.
Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Yohanes 15:4.5b

 Tinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kalian.
Barangsiapa tinggal dalam aku,
Akan menghasilkan buah banyak.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa mahakudus,
Kami bersyukur karena Engkau telah mewahyukan diri.
Dalam diri Yesus Putra-Mu terkasih.
Kami mohon semoga kami selalu menaruh hormat
Kepada-Mu dalam pergaulan kami.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About gema

Check Also

Ekaristi Jumat, 9 November 2018: Pemberkatan Gereja Basilika Lateran

Hari ini dirayakan pesta pemberkatan Gereja Basilika di Lateran, Roma. Gedung gereja ini dipersembahkan kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *