Home / Liturgi / Ekaristi RABU BIASA XV, 18 Juli 2018

Ekaristi RABU BIASA XV, 18 Juli 2018

Antifon Pembukaan – Matius 11:25

 Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.

Pengantar

Sekalipun garis-garisnya bengkok, namun tetap lurus tulisan Tuhan. Orang-orang yang tampaknya menghendaki yang lain masih tepat dalam perencanaan Tuhan. ‘Hambatan pun akan dibalik Tuhan ke arah kebaikan,’ kata Elia. Orang pandai dan bijak mengandalkan kekuatannya sendiri. Maka Injil itu bagi kaum kecil sederhana. ‘Semuanya Kaunyatakan kepada orang kecil.’

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami di surga,
Engkau berkenan mewahyukan diri kepada kami,
asal hati dan budi kami terbuka sebagaimana anak-anak.
Kami mohon, ajarilah kami memahami Engkau
dan tahu bersyukur atas segala anugerah-Mu.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami,
yang ….

Bacaan I – Yesaya 10:5-7.13-16
Memang diperlukan keberanian dan pengertian bila orang mau memahami kejadian-kejadian seturut rencana Allah. Bahkan, perbuatan orang melawan Tuhan pun harus dipandang demikian menurut Nabi Yesaya. Demikianlah ia melukiskan sepak terjang Asiria terhadap Israel.

Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya?

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah Tuhan bersabda, “Celakalah Asyur, yang menjadi cambuk murka-Ku, dan yang menjadi tongkat marah-Ku! Aku akan mengerahkannya melawan bangsa yang murtad. Aku akan memerintahkannya melawan umat sasaran murka-Ku. Asyur akan melakukan perampasan dan penjarahan, dan akan menginjak-injak mereka seperti lumpur di jalan.

Tetapi Asyur sendiri tidak demikian maksudnya dan tidak begitu rancangan hatinya. Niat hatinya ialah hendak memunahkan dan melenyapkan banyak bangsa.”

Sebab Asyur berkata, “Dengan kekuatan tanganku aku telah melakukannya, dengan kebijaksanaanku aku telah melaksanakannya, sebab aku berakal budi. Aku telah meniadakan batas anatara para bangsa, aku telah merampas persediaan mereka. Dengan perkasa aku telah menurunkan orang-orang yang duduk di atas tahta. Seperti menjangkau sarang burung, tanganku telah menjangkau kekayaan bangsa-bangsa.

Dan seperti orang meraup telur-telur yang ditinggalkan induknya, demikianlah aku telah meraup seluruh bumi, dan tidak seekor pun yang menggerakkan sayap, yang mengangakan paruh atau yang menciap-ciap.”

Maka beginilah firman Tuhan, “Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya? Atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? Seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya. Atau tongkat mengangkat orang yang bukan dari kayu? Sebab itu Tuhan Semesta alam akan membuat orang-orang yang tegap menjadi kurus kering, dan segala kekayaannya akan dibakar habis, dengan api yang menyala-nyala.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 94:5-6.7-8.9-10.14-15

Ref. Tuhan tidak akan membuang umat-Nya.

Mazmur:
 Umat-Mu, ya Tuhan, mereka remukkan,
dan milik pusaka-Mu mereka tindas;
janda dan orang-orang asing mereka sembelih,
dan anak-anak yatim mereka bunuh.

 Mereka berkata, “Tuhan tidak melihatnya,
Allah Yakub tidak mengindahkannya.”
Perhatikanlah, hai orang-orang bodoh di antara rakyat!
Hai orang-orang bebal, bilakah kamu memakai akal budimu?

 Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar!
Dia yang membentuk mata, masakan tidak melihat!
Dia yang menghajar bangsa-bangsa,
masakan tidak akan menghukum!
Dialah yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia!

 Sebab Tuhan tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik pusaka-Nya tidak akan Ia tinggalkan;
sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan semua orang yang tulus hati akan mematuhi.

BAIT PENGANTAR INJIL lh. Mat 11:25

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 11:25-27
Hanya orang rendah hati yang diberi tahu terus terang mengenai misteri Bapa-Nya, sebab orang demikian terbuka hatinya. Orang cerdik pandai lebih sukar. Hati sederhana penuh rasa syukur merupakan syarat penerimaan kerajaan surga.

Yang Kausembunyikan kepada kaum cerdik pandai,
Kaunyatakan kepada orang kecil.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu.

Semua telah diserahkan oleh Bapa-Ku kepada-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak, serta orang-orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa mahamulia,
Panggillah kiranya kami berhimpun mengikuti perjamuan suci
dan jadikanlah kami putra dan putri-Mu,
yang menyerupai Putra-Mu terkasih, Yesus Kristus, ….

Antifon Komuni – Matius 11:27

 Tiada seorang pun mengenal Putra selain Bapa;
dan tiada seorang pun mengenal Bapa selain Putra
dan orang yang oleh Putra diberi anugerah mengenal Bapa.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahakudus,
tiada seorang pun yang mengenal Engkau
selain Puta-Mu sendiri
serta yang mendapat anugerah cinta kasih-Mu.
Kami bersyukur, bahwasanya kami
telah Kauhidupkan dan Kauhidupi
serta Kauanugerahi janji kedamaian.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About gema

Check Also

Ekaristi SENIN BIASA XXIX, 22 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Efesus 2:4-5  Allah yang kaya rahmat, telah menghidupkan kita bersama Kristus, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *