Home / Liturgi / Ekaristi RABU PEKAN PASKAH VI, 9 Mei 2018

Ekaristi RABU PEKAN PASKAH VI, 9 Mei 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 17:30; 21:23

 Aku hendak memuji Engkau, ya Tuhan,
dan mewartakan nama-Mu kepada saudara-saudaraku. Alleluya.

Pengantar

Tentang Roh Kudus kita tahu, bahwa Dialah yang mengajar kita berdoa, bahwa Dialah sumber persatuan di dalam Gereja. Ia mengajar kita mengenal Bapa dan membimbing kita mencapai kebenaran penuh. Pada hari-hari menjelang Pentekosta ini, kita mau berdoa lebih mantap agar Roh Yesus berkenan menjiwai kita, sehingga kita mampu berbicara dengan bijaksana dan penuh pengertian, mencari Tuhan dengan sepenuh hati, serta dipenuhi Roh baik, yang dapat memperbarui dunia.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa maharahim,
dengan gembira kami rayakan
misteri kebangkitan Putra-Mu.
Dengarkanlah doa kami,
semoga kami dapat bergembira pula
bersama semua orang kudus,
bila Kristus datang kembali.
Sebab Dialah Putra-Mu, ….

Bacaan I – Kisah Para Rasul 17:15.22-18:1
Paulus berbicara di Atena, “Orang Yunani tidak mengenal Perjanjian Lama dan memiliki banyak dewa.” Paulus mewartakan Allah yang belum mereka kenal. Pengalaman orang-orang itu dijadikan jalan menuju kepada Tuhan.

Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya,
itulah yang kuberikan kepada kamu.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Pada waktu itu terjadilah kerusuhan di kota Berea. Maka Paulus pergi dari sana. Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya di kota Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin menyusul Paulus.

Di Atena Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata, “Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mazbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.

Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia. Ia juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup, nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.

Dari satu orang saja Allah telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi, dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka serta batas-batas kediaman mereka. Maksudnya supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah serta menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah dikatakan juga oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.” Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berfikir bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia.

Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberikan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua orang harus bertobat. Karena Allah telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia dengan perantaraan seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan orang itu dari antara orang mati.”

Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata, “Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu.” Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka. Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan Paulus dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka. Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 148:1-2.11-12b.12c-14a.14bcd

Ref: Surga dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Pujilah Tuhan di surga,
pujilah Dia di tempat tinggi!
Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya,
pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!

 Pujilah Tuhan, hai raja-raja di bumi dan segala bangsa,
pembesar-pembesar dan semua perintah dunia;
Pujilah Tuhan, hai teruna dan anak-anak dara,
orang tua dan orang muda!

 Biarlah semuanya memuji-muji Tuhan,
sebab hanya nama-Nya yang tinggi luhur,
keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.

 Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya,
menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya,
bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 14:16

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Aku akan minta kepada Bapa,
dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,
supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 16:12-15
Setiap zaman mencari kebenaran, maksudnya mencari apa arti sabda Tuhan mengenai keadaan pada masa itu. Sementara itu, kita tidak sendiri, Roh Kudus selalu membantu. Segala yang dikerjakan Gereja mengenai hal itu, Roh Kuduslah yang berkarya.

Roh Kebenaran akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran; Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya, itulah yang akan dikatakan-Nya, dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang Dia terima dari pada-Ku.

Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah kepunyaan-Ku, sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang Dia terima dari pada-Ku.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa sumber kebenaran iman,
roti anggur persembahan kami ini
akan Kauubah menjadi tubuh darah Kristus.
Demikian pula kami manusia lemah ini,
Kauangkat menjadi putra dan putri-Mu sendiri.
Kami mohon, semoga kami hidup
sesuai dengan kebenaran yang kami imani ini.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Yohanes 15:16-19

 Tuhan bersabda, “Akulah yang memilih kamu.
Kamu telah Kutetapkan agar pergi dan berbuah,
dan buahmu tinggal tetap.” Alleluya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber kebahagiaan,
kami bersyukur atas janji kehidupan,
yang telah kami terima melalui sabda-Mu.
Semoga kesanggupan-Mu itu
menjadi daya kekuatan
yang membimbing dan mendorong kami
mencari cinta kasih Yesus, Putra-Mu,
yang sudi menjadi hamba
demi kebahagiaan kami
dan kini menjadi pengantara kami di hadapan-Mu,
sepanjang segala abad.

About gema

Check Also

Ekaristi SABTU PEKAN PASKAH VII, 19 Mei 2018

Antifon Pembukaan – Kisah Para Rasul 1:14  Para murid semua sehati sejiwa tekun berdoa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *