Home / Liturgi / Ekaristi RABU PRAPASKAH I, 21 Februari 2018

Ekaristi RABU PRAPASKAH I, 21 Februari 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:6.3.22

 Ya Tuhan,
ingatlah akan kerahiman dan kerelaan-Mu yang abadi.
Janganlah musuh bergembira atas kami.
Ya Allah, bebaskanlah kami dari segala penindasan.

Pengantar

Masa persiapan Paskah berlangsung selama empat puluh hari. Empat puluh hari lamanya penduduk kota Niniwe mendapat kesempatan untuk bertobat. Nabi Yunus harus membangunkan mereka. Namun, iman dan pertobatan sebenarnya tak dapat dipaksakan. Yesus pun terbentur pada ketakpercayaan dan cinta diri. Satu-satunya tanda yang diberikan adalah tanda Yunus yang kita rayakan pada hari Paskah.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa maha pengasih,
perhatikanlah umat yang menyerahkan diri kepada-Mu.
Semoga kami mampu
menguasai raga kami dengan berpantang,
dan meningkatkan semangat kami
dengan karya amal.
Demi Yesus Kristus, ….

Bacaan I – Yunus 3:1-10
Orang-orang Niniwe bagi orang Yahudi adalah orang asing, jadi orang kafir. Namun, Yunus menerima perintah mewartakan sabda Tuhan kepada mereka itu: Empat puluh hari lagi Niniwe akan dihancurkan. Segera raja mengumumkan puasa umum. Tuhan berkenan medengarkan permohonan mereka. Setiap orang yang beritikad baik tentu didengarkan Tuhan.

Penduduk Niniwe berbalik dari tingkah lakunya yang jahat.

Pembacaan dari Nubuat Yunus:
Tuhan berfirman kepada Yunus, “Bangunlah, dan berangkatlah ke Niniwe, kota besar itu. Sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.” Maka bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. Mulailah Yunus masuk ke dalam kota sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru, “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.”

Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa; baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah kabar sampai pada raja kota Niniwe, turunlah raja dari singgasananya; ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di atas abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian, “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah; dan haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal, serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.”

Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah atas malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka; dan Ia pun tidak jadi melakukannya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 51:3-4.12-13.18-19

Ref: Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Mazmur:
 Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,
menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,
dan tahirkanlah aku dari dosaku!

 Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,
dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku.
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu,
dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!

 Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan;
dan kalaupun kupersembahkan korban bakaran,
Engkau tidak menyukainya.
Persembahan kepada-Mu ialah jiwa yang hancur;
hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina,
ya Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL Yl 2:12-13

S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
S : Sekarang juga, demikian firman Allah,
berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu,
sebab Aku ini pengasih dan penyayang.
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal

Bacaan Injil – Lukas 11:29-32
Manusia memerlukan bukti nyata agar dapat percaya. Namun, orang tak dapat dipaksa untuk percaya dan bertobat. Orang ingin meyakini sendiri, dan Yesus tak mau memberikan tanda selain tanda Yunus. Kalau kita tidak percaya, itu sungguh keterlaluan.

Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman ratu dari Selatan akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan akan menghukum mereka: Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Salomo! Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Yunus!”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa, sumber segala anugerah,
terimalah persembahan kami ini
demi kemuliaan-Mu.
Semoga ini menjadi tanda keselamatan
yang menyalurkan anugerah abadi.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Mazmur 5:12

 Bergembiralah semua orang,
yang berlindung kepada-Mu, ya Tuhan.
Mereka akan bersorak-sorai selamanya,
dan Engkau akan berdiam di tengah-tengah mereka.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber kebijaksanaan,
ajarilah kami kiranya mendengarkan Yesus,
Sabda kebijaksanaan,
yang menunjukkan jalan kehidupan dan kebebasan
pada masa Prapaskah ini.
Sebab Dialah ….

About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS PEKAN PASKAH III, 19 April 2018

Antifon Pembukaan – Keluaran 15:1-2  Marilah kita memuji Allah, pahlawan gagah perkasa. Ia menyelamatkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *