Home / Liturgi / Ekaristi SELASA BIASA XV, 17 Juli 2018

Ekaristi SELASA BIASA XV, 17 Juli 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 48:2-3a

 Agunglah Tuhan dan sangat terpuji di kota Allah kita!
Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai,
adalah kegirangan bagi seluruh bumi.

Pengantar

Orang menghitung-hitung kemungkinan. Orang lain menyarankan agar jangan bertindak tergesa-gesa. Perhitungan Raja Ahas melampaui batas. Yesaya menegurnya, karena Tuhan tidak diikutsertakan. Orang-orang sezaman Yesus pun selalu minta tanda-tanda, tetapi tidak mau melihat mukjizat-mukjizat karya-Nya. Apakah kita belajar memahami tanda-tanda berdasarkan iman?

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahakuasa,
ajarilah kami mengenal tanda-tanda
bahwa Engkau menyampaikan sabda-Mu kepada kami.
Semoga hati kami selalu terbuka
untuk menerima Roh Kudus,
yang menjadi napas kehidupan kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – Yesaya 7:1-9
Suasana politik bagi Raja Ahas merupakan mendung. Dari mana-mana datanglah ancaman. Negara-negara di sekitarmya mencari bantuan untuk menghadapi musuh. Raja menerima usul yang menarik. Tetapi satu hal dilupakannya dan itulah yang diingatkan Nabi Yesaya, yaitu iman akan Allah.

Jika kalian tidak percaya, niscaya kalian tidak teguh jaya.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu. Namun mereka tidak dapat mengalahkannya. Lalu diberitahukanlah kepada keluarga Daud, “Aram telah berkemah di wilayah Efraim.” Maka hati Ahas dan hati rakyatnya gemetar ketakutan seperti pohon-pohon hutan bergoyang ditiup angin.

Bersabdalah Tuhan kepada Yesaya, “Baiklah engkau keluar menemui Ahas, engkau dan Syear Yasyub, anakmu laki-laki, ke ujung saluran kolam atas, ke jalan raya pada Padang Tukang Penatu, dan katakanlah kepadanya, “Teguhkanlah hatimu dan tinggallah tenang; janganlah takut dan janganlah hatimu kecut karena kedua puntung kayu api yang berasap ini, yaitu kepanasan amarah Rezin dari Aram dan anak Remalya. Sebab Aram dan Efraim dengan anak Remalya telah merancang yang jahat atasmu, dengan berkata: Marilah kita maju menyerang Yehuda dan menakut-nakutinya sertanya merebutnya. Lalu kita mengangkat anak Tabeel sebagai raja di tengah-tengahnya.

Beginilah sabda Tuhan Allah, ‘Hal itu tidak akan sampai terjadi, sebab ibu kota Aram ialah Damsyik, dan kepala Damsyik ialah Rezin. Ibu kota Efraim ialah Samaria, dan kepala Samaria ialah anak Remalya. Dalam enam puluh lima tahun Efraim akan pecah, tidak menjadi bangsa lagi. Jika kalian tidak percaya, niscaya kalian tidak teguh jaya.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 48:2-3a.3b-4.5-6.7-8

Ref. Allah menegakkan kota-Nya untuk selama-lamanya.

Mazmur:
 Agunglah Tuhan dan sangat terpuji
di kota Allah kita!
Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai,
adalah kegirangan bagi seluruh bumi;

 Gunung Sion, pusat kawasan utara,
itulah kota Raja Agung.
Dalam puri-purinya
Allah memperkenalkan diri sebagai benteng.

 Lihat, raja-raja datang bersekutu,
dan maju serentak menyerang.
Demi melihat kota itu, mereka tercengang-cengang,
kacau balau, lalu lari kebingungan.

 Kegentaran menimpa mereka di sana;
mereka mengerang seperti perempuan yang hendak melahirkan.
Tak ubah seperti angin timur
yang menghancurkan kapal-kapal Tarsis.

BAIT PENGANTAR INJIL Mzm 95:8ab

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Hari ini janganlah bertegar hati,
tetapi dengarkanlah sabda Tuhan.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 11:20-24
Orang Yahudi sering minta tanda kepada Yesus, tetapi jika diberi, mereka tidak percaya. Di kota-kota yang melihat keajaiban berkali-kali, penghuninya belum juga bertobat. Minta tanda untuk membenarkan ketidakpercayaan itu, menutup hati terhadap kabar gembira.

Pada hari penghakiman
tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, meskipun di sana Ia melakukan paling banyak mukjizat. Ia berkata “Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah Kulakukan di tengah-tengahmu, pasti sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Pada hari penghakiman tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu.’

Dan engkau, Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak! Engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengahmu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Maka Aku berkata kepadamu, ‘Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan daripada tanggunganmu’.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa mahakudus,
ampunilah kiranya dosa kami
karena kami telah bersatu dengan Yesus Putra-Mu,
yang telah membela kami
dengan sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya
dan kini menjadi jalan kami menuju kepada-Mu.
Sebab Dialah ….

Antifon Komuni – Yesaya 7:9

 Jika kalian tidak percaya, niscaya kalian takkan bertahan.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa mahakudus,
Semoga kami mengimani benar Roh Kudus,
yang akan membimbing kami di jalan kebenaran
menuju kepada-Mu
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About gema

Check Also

Ekaristi Senin, 20 Agustus 2018: Santo Bernardus (abas dan pujangga Gereja, 1090-1153)

Bernardus dilahirkan pada tahun 1090 di Dijon, Perancis. Ia dan keenam saudara-saudarinya memperoleh pendidikan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *