Home / Liturgi / Ekaristi SELASA BIASA XXXI, 6 November 2018

Ekaristi SELASA BIASA XXXI, 6 November 2018

Antifon Pembukaan – Filipi 2:5.7

 Dalam hidup bersama
hendaklah kalian bersikap seperti Kristus Yesus.
Ia telah mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba.
Dan menjadi sama dengan manusia.

Pengantar

Yesus tidak mau berpegang teguh pada kekuasaan dan kekuatan, tetapi malahan mengosongkan diri. Orang lain dan kebahagiaan sesama mencari dalih. Bukankah ini karena kita salah mengundang? Bukankah karena kita terlalu memaksakan kehendak kita, maka mereka menolak datang? Seorang pengundang yang baik hanya menghendaki kebahagiaan sesama. Ia sendiri menarik diri ke belakang. Kegembiraannya ialah membahagiakan orang lain.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami di surga,
perkenankanlah kami
mematuhi sabda pembawa kehidupan dan kebebasan.
Ajarilah kami mengangkat salib Putra-Mu
serta membangun kedamaian sejati.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – Filipi 2:5-11
Kristus menghendaki mengosongkan diri dari kekuasaan dan kemuliaan. Ia merendahkan diri dengan taat sampai wafat di kayu salib. Demikianlah Ia menyerahkan tubuh-Nya kepada manusia dan membuka jalan kebangkitan dari maut.

Yesus telah merendahkan diri, maka Ia diagungkan oleh Allah.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di di Filipi:
Saudara-saudara, dalam hidup bersama hendaklah kalian bersikap seperti Kristus Yesus. Walaupun dalam rupa Allah, Ia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya Ia telah mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai wafat, bahkan sampai wafat di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahi-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lututlah segala yang ada di langit, yang ada di atas dan di bawah bumi, dan bagi kemuliaan Allah Bapa, semua lidah mengakui ‘Yesus Kristus adalah Tuhan.’

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 22:26b-30a.31-32

Ref: Aku melambungkan puji-pujian
di tengah jemaat yang besar, ya Tuhan.

Mazmur:
 Nazarku akan kubayar di depan orang-orang yang takwa.
Orang miskin akan makan sampai kenyang,
orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia;
biarlah hati mereka hidup untuk selamanya.

 Segala ujung bumi akan menjadi sadar,
lalu berbalik kepada Tuhan;
segala rumpun bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.
Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan,
Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.
Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah:
semua orang sombong di bumi.

 Dan aku akan hidup bagi Tuhan,
anak cucuku akan beribadah kepada-Nya.
Mereka akan menceritakan hal-ikhwal Tuhan
kepada angkatan yang akan datang.
Dan menuturkan keadilan-Nya
kepada bangsa yang akan lahir nanti.
Semua itu telah dikerjakan oleh Tuhan.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Datanglah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat.
Aku akan memberi kelegaan kepada kalian.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 14:15-24
Para undangan perjamuan banyak rewelnya. Kalau dipanggil Allah, segera saja punya dalih dan minta ditangguhkan, padahal jawaban yang sederhana ‘sanggup’ berarti memasukkan kita ke dalam bangsa surgawi.

Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk,
karena rumahku harus penuh.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi. Sementara perjamuan berlangsung, seorang dari tamu-tamu berkata kepada Yesus. “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”

Tetapi Yesus berkata kepadanya, “Ada seorang mengadakan perjamuan besar. Ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan, ‘Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.’ Tetapi mereka semua minta dimaafkan.

Yang pertama berkata, ‘Aku baru membeli ladang dan harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata, ‘Aku baru membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan.’ Yang lain lagi berkata, ‘Aku baru saja menikah, dan karena itu aku tidak dapat datang.’

Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semua itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya, ‘Pergilah segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan cacat, orang-orang buta dan lumpuh.’ Kemudian hamba itu melaporkan, ‘Tuan, apa yang Tuan perintahkan sudah dilaksanakan. Sekalipun demikian, masih ada tempat.’ Maka tuan itu berkata, ‘Pergilah ke semua jalan dan persimpangan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahku harus penuh.’

Sebab aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari para undangan itu akan menikmati jamuan-Ku.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa kami sumber sukacita,
semoga salib Yesus Putra-Mu terkasih
menjadi lambang pengharapan
dan mendatangkan suka cita bagi semua orang
di seluruh dunia.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Filipi 2:10

 Dalam nama Yesus bertekuk lututlah segala yang ada di langit,
di atas dan di bawah bumi, dan segala lidah mengakui,
‘Yesus Kristus adalah Tuhan’ bagi kemuliaan Allah Bapa.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami di surga,
kami mengucap syukur,
bahwasanya semua orang Kaupanggil
bersatu dengan Dikau melalui Yesus Kristus.
Semoga kami dapat bergembira
karena mendengarkan dan melaksanakan sabda-Nya.
Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.



About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 8 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *