Home / Liturgi / Ekaristi SELASA PRAPASKAH III, 26 Maret 2019

Ekaristi SELASA PRAPASKAH III, 26 Maret 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 16:6.8

 Kepada-Mu aku berseru, ya Allah,
dan Engkau mendengarkan daku.
Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah suaraku.
jagalah aku, ya Tuhan, sebagai biji mata,
dan lindungilah aku di bawah naungan sayap-Mu.

Pengantar

Dalam pewartaan ibadat ini ditekankan baik kerendahan hati dan kesadaran berdosa, maupun anugerah pengampunan yang hendaknya kita tawarkan kepada sesama. Sekali pun secara insani tampaknya tidak masuk akal, kita harus saling memaafkan.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa sumber pengharapan,
janganlah kiranya Kautarik kerahiman-Mu dari kami,
tetapi semoga Engkau berkenan
menampakkan kasih setia-Mu
seturut janji-Mu kepada Abraham.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – Daniel 3:25.34-43
Azarya menghadap Tuhan dengan sedih. Karena tidak setia dan berdosa, maka umat mendapat malu dan menderita. Umat Israel menjadi bangsa yang hina. Akibat dosa-dosanya kini tak terhitung lagi diantara para bangsa. Karena kekalahannya itu, mereka kini dapat berdoa, “Tuhan dengarkanlah kami, terimalah hati yang remuk redam.”

Semoga kami diterima baik
karena jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:
Tatkala dicampakkan ke dalam tanur api, Azarnya berdiri dan berdoa; ia membuka mulut di tengah-tengah api itu, katanya, “Demi nama-Mu, ya Tuhan, janganlah kami Kautolak selamanya dan janganlah Kaubatalkan perjanjian-Mu; janganlah Kautarik kembali daripada kami belas kasihan-Mu, demi Abraham kekasih-Mu, demi Ishak hamba-Mu, dan demi Israel, orang suci-Mu, yang kepadanya Engkau telah berjanji memperbanyak keturunan mereka laksana bintang-bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut. Ya Tuhan, jumlah kami telah menjadi paling kecil di antara sekalian bangsa, dan sekarang kami pun dianggap rendah di seluruh bumi oleh karena dosa kami. Dewasa ini pun tidak ada pemuka, nabi atau penguasa, tiada kurban bakaran atau kurban sembelihan, kurban sajian atau ukupan; tidak ada pula tempat untuk mempersembahkan buah bungaran kepada-Mu dan mendapat belas kasihan. Tetapi semoga kami diterima baik, karena jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah, seolah-olah kami datang membawa kurban domba dan lembu serta ribuan anak domba tambun. Demikian hendaknya kurban kami di hadapan pada hari ini berkenan seluruhnya kepada-Mu. Sebab tidak dikecewakanlah mereka yang percaya kepada-Mu. Kini kami mengikuti Engkau dengan segenap jiwa dan dengan takwa kepada-Mu, dan wajah-Mu kami cari. Janganlah kami Kau permalukan, tetapi perlakukanlah kami sesuai dengan kemurahan-Mu dan menurut besarnya belas kasihan-Mu. Lepaskanlah kami sesuai dengan perbuatan-Mu yang ajaib, dan nyatakanlah kemuliaan nama-Mu, ya Tuhan.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 25:4b-5b.6.7c.8-9

Ref: Ingatlah segala rahmat dan kasih setia-Mu, ya Tuhan.

Mazmur:
 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan,
tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku,
sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.

 Ingatlah segala rahmat dan kasih setia-Mu, ya Tuhan,
sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.
Ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu,
oleh karena kebaikan-Mu, ya Tuhan.

 Tuhan itu baik dan benar;
sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum
dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.

BAIT PENGANTAR INJIL Yl 2:12-13

S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
S : Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hati, sabda Tuhan,
sebab Aku ini pengasih dan penyayang.
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal

Bacaan Injil – Matius 18:21-35
Di hadapan Allah, kita orang yang berhutang yang tidak mampu membayar. Tetapi, berkat belas kasih-Nya, hutang itu dihapus. Maka, hendaknya becermin pada Tuhan dalam memaafkan sesama. Yang tidak mau memaafkan, menolak masuk Kerajaan Allah. Yang hanya menepati keadilan, hanya berdiri di pintu.

Jika kamu tidak mau mengampuni saudaramu,
Bapa pun tidak akan mengampuni kamu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa Petrus datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Sebab hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Ketika ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunasi hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isteri dan segala miliknya untuk membayar hutangnya.

Maka sujudlah hamba itu menyembah Dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.

Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskan segala hutang itu.

Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih, lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Maka raja itu menyuruh memanggil hamba pertama tadi dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat! Seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonnya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihi engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkan dia kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Demikianlah BapaKu yang di sorga akan berbuat terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa mahakuasa,
semoga persembahan ini
menjadi kurban pepulih bagi-Mu
dan menyucikan kami
dari segala dosa dan kesalahan.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Mazmur 14:1-2

 Tuhan, siapakah boleh tinggal di kemah-Mu?
Siapakah boleh tinggal di gunung-Mu yang suci?
Orang yang sempurna dan jujur.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber belas kasih,
bila kami mau saling memaafkan,
maka Engkau pun berbelas kasih kepada kami.
Kami mohon,
agar hati kami selalu terbuka terhadap sesama,
agar dapat saling melayani
dengan setia dan tulus ikhlas.
Demi Kristus, ….



About gema

Check Also

MINGGU PASKAH VII, 2 Juni 2019: Hari Komunikasi sosial Sedunia ke-53

Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *