Home / Liturgi / Ekaristi SENIN PEKAN PASKAH VI, 7 Mei 2018

Ekaristi SENIN PEKAN PASKAH VI, 7 Mei 2018

Antifon Pembukaan – lih. Roma 6:9

 Kristus yang bangkit dari alam maut takkan wafat lagi;
maut tidak menguasai-Nya lagi. Alleluya.

Pengantar

Banyak orang kristiani yang karena imannya diejek, dihina, kehilangan pekerjaan, atau tetap miskin. Yesus sendiri pernah mengatakan hal itu. Tetapi, Ia juga berjanji akan mengutus Roh-Nya agar pada saat cobaan orang tetap tabah. Bagi kita, ini berarti agar kita semakin menyelami Injil, selalu mendambakan Tuhan dan berdoa, serta agar kita terbuka terhadap Roh Kudus, yang membuat kita sanggup menerima sabda Yesus.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa sumber segala harapan,
sabda-Mu bagaikan api yang menghangatkan hati.
Semoga hati kami Kaunyalakan dalam cinta kasih,
agar kami saling membantu,
mendamaikan, menghibur,
dan menumbuhkan harapan
dalam keadaan bagaimanapun.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – Kisah Para Rasul 16:11-15
Di kota Filipi, Paulus diterima dengan baik dan mendapat pondokan. Iman dan pembaptisan pemilik rumah sekeluarga membuka Gereja di Filipi yang kelak akan berkembang. Gereja yang patuh setia itu kelak akan menerima surat dari Santo Paulus.

Tuhan membuka hati Lidia,
sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Setelah Paulus mendapat pesan dari Surga supaya menyeberang ke Makedonia, kami, Paulus dan Silas, bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake. Keesokan harinya tibalah kami di Neapolis; dan dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan orang Roma.

Di kota itu kami tinggal beberapa hari. Pada hari Sabat kami keluar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ. Setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang berkumpul di situ. Salah seorang dari perempuan-perempuan itu, yang bernama Lidia, turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, seorang yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, Lidia mengajak kami, katanya, “Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.” Ia mendesak sampai kami menerimanya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 149:1-2.3-4. 5-6a.9b

Ref: Tuhan berkenan kepada umat-Nya.
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru!
Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh!
Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya,
biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.

 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian,
biarlah mereka bermazmur kepada-Nya
dengan rebana dan kecapi!
Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,
Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.

 Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan
biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur!
Biarlah pujian pengagungan Allah
ada dalam kerongkongan mereka,
itulah semarak bagi orang yang dikasihi Alllah.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 15:26b.27b.

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Roh kebenaran akan bersaksi tentang Aku, sabda Tuhan;
tetapi kamu juga harus bersaksi.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 15:26-16:4a
Murid Kristus harus memberi kesaksian. Apa saja tak boleh mengendorkan semangatnya. Yesus sendiri menyatakan bahwa pelaksanaannya takkan mudah. Tetapi, Roh Kudus akan mendampingi kita dan memberi kekuatan. Dapatkah kita percaya bahwa Yesuslah yang memiliki sabda terakhir mengenai sejarah umat manusia? Dapatkah kita percaya bahwa revolusi terakhir itu berasal dari Roh Kudus?

Roh kebenaran bersaksi tentang Yesus.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan; bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa sumber ketenteraman hidup,
semoga berkat Roh Kudus,
roti anggur ini Kauteguhkan
menjadi tanda hidup,
bahwa Engkau hadir dalam diri kami;
maka akan tenteramlah hidup kami.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Yohanes 20:19

 Yesus berdiri di tengah-tengah para murid dan berkata,
“Salam damai bagimu sekalian!” Alleluya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber pembaruan hidup,
Engkau telah membarui kami dengan sakramen-Mu.
Maka kami mohon,
pandanglah kami dengan rela
dan bangkitkanlah tubuh kami
untuk hidup yang mulia.
Demi Kristus ….

About gema

Check Also

Ekaristi Senin, 20 Agustus 2018: Santo Bernardus (abas dan pujangga Gereja, 1090-1153)

Bernardus dilahirkan pada tahun 1090 di Dijon, Perancis. Ia dan keenam saudara-saudarinya memperoleh pendidikan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *