Home / Liturgi / Ekaristi SENIN PRAPASKAH IV, 12 Maret 2018

Ekaristi SENIN PRAPASKAH IV, 12 Maret 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 31:7-8

 Aku berharap pada-Mu, ya Tuhan.
Aku hendak bersorak dan bergirang atas kerahiman-Mu.
sebab Engkau mengindahkan kehinaanku.

Pengantar

Tua atau muda bukan soal usia saja. Kita tetap berjiwa muda selama hari depan masih memikat. Mengimani Tuhan berarti percaya dan mengharapkan bahwa yang tak mungkin masih dapat terjadi juga, bahwa langit baru dan bumi baru membentang di depan kita. Sembuhnya seorang hamba merupakan tanda bahwa perutusanYesus itu universal. Bagi orang beriman, Dialah sumber kehidupan.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa sumber pembaruan,
berilah kami jaminan
akan langit dan bumi baru
dalam diri Yesus, Adam Baru.
Kami mohon,
perkenankanlah kami mengikuti Dia
dengan mempercayakan diri kami kepada kehendak-Nya.
Sebab Dialah ….

Bacaan I – Yesaya 65:17-21
Bukan yang sudah terjadi, tetapi yang masih akan terjadi yang harus diperhatikan. “Pada masa itu, Aku akan menciptakan langit dan bumi baru.” Maka, akan ada sukacita. Di dalam kerajaan Mesias, kesediaan dan penderitaan akan berubah menjadi sukacita melimpah. Bagi bangsa-bangsa lain, Israel akan menjadi tempat kegembiraan dan kebahagiaan.

Tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Allah, “Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru! Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi di dalam hati.

Bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan. Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorai, dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorai karena Yerusalem dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan, dan bunyi erang pun tidak.

Di situ tidak akan ada lagi bayi yang hidup beberapa hari atau orang tua yang tidak mencapai umur suntuk. Sebab siapa yang mati pada umur seratus tahun masih akan dianggap muda, dan siapa yang tidak mencapai umur seratus tahun akan dianggap kena kutuk. Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 30:2.4.5-6.11-12a.13b

Ref: Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan,
sebab Engkau telah menarik aku ke atas.

Mazmur:
 Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan,
sebab Engkau telah menarik aku ke atas,
dan tidak membiarkan musuh-musuhku bersukacita atas diriku.
Tuhan, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati,
Engkau menghidupkan aku di antara mereka
yang turun ke liang kubur.

 Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan,
hai orang-orang yang dikasihani oleh-Nya,
dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!
Sebab sesaat saja Ia murka,
tetapi seumur hidup Ia murah hati;
sepanjang malam ada tangisan
menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

 Dengarlah, Tuhan, dan kasihanilah aku!
Tuhan, jadilah penolongku!
Aku yang meratap
telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari.
Tuhan, Allahku,
untuk selama lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

BAIT PENGANTAR INJIL Am 5:14

S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal
S : Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup;
dengan demikian Allah akan menyertai kamu.
U: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja Mulia dan Kekal

Bacaan Injil – Yohanes 4:43-54
Sabda Yesus dan iman pejabat kerajaan menyebabkan sembuhnya si anak. Mukjizat ini merupakan tanda Mesias. Ia tidak hanya diutus kepada Israel, tetapi kepada siapa saja yang percaya akan sumber kehidupan.

Lihat anakmu hidup.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yesus berangkat dari Samaria dan pergi ke Galilea. Sebab Ia sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri. Setelah Yesus tiba di Galilea, orang-orang Galilea pun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan Yesus di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiri pun turut ke pesta itu.

Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, yang anaknya sedang sakit. Ketika pegawai itu mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya, lalu meminta supaya Yesus datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.

Maka kata Yesus kepadanya, “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.” Pegawai istana itu berkata kepada-Nya, “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.” Kata Yesus kepadanya, “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup. Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka, “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.” Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya, “Anakmu hidup.” Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya. Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

Allah Bapa sumber kehidupan luhur,
perkenankanlah kami memetik hasil
dari persembahan yang kami hunjukkan kepada-Mu.
Semoga kami dibersihkan
dari pengaruh cara hidup yang hina dan rendah
dan dibarui karena maju dalam cara hidup yang luhur.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Yehezkie l36:27

 Tuhan bersabda, “Roh-Ku akan Kucurahkan dalam batinmu,
supaya kamu hidup seturut perintah-Ku
dan menaati serta melaksanakan titah-Ku.”

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber hidup sejati,
sabda-Mu mengandung janji kehidupan.
Kami mohon,
semoga kami menangkap makna sabda itu
dan hidup dalam kebenaran.
Demi Kristus, ….



About gema

Check Also

Ekaristi SABTU PEKAN PASKAH VII, 19 Mei 2018

Antifon Pembukaan – Kisah Para Rasul 1:14  Para murid semua sehati sejiwa tekun berdoa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *