Home / Berita / Ekaristi JUMAT 24 Agustus 2018: Santo Bartolomeus Rasul

Ekaristi JUMAT 24 Agustus 2018: Santo Bartolomeus Rasul

“Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

Bartolomeus adalah satu dari duabelas Rasul Kristus yang berarti ‘anak Tolmai’ atau ‘anak petani’. Dalam Perjanjian Baru, nama Bartolomeus ditemukan dalam ketiga Injl Sinoptik: Matius 10:3, Markus 3:18, dan Lukas 6:14, dan di dalam Kisah Rasul-rasul 1:13. Ia bukanlah seorang nelayan seperti empat rasul lain: Andreas, Yohanes, Simon dan Filipus, yang berasal dari Betsaida. Ia seorang petani, karena berasal dari Kana.

Yohanes dalam Injilnya menggambarkan Bartolomeus sebagai seorang yang jujur dan tulus, bahkan oleh Yesus dia disebut ‘orang Israel sejati’, yang kemudian menjadi murid setiawan Yesus dan mewartakan Injil ke berbagai tempat.
Eusebius, sejarawan dari Kaisarea (260-340) dalam bukunya ‘Historia Ecclesiastica’ menceritakan bahwa Bartolomeus menjadi pewarta Injil Kristus di belahan dunia timur. Santo Hieronimus (340-420), pelanjut karya Eusebius, mengisahkan bahwa Pantaenus dari Aleksandira, ketika mewartakan Injil di India pada abad ketiga menemukan bukti-bukti kuat tentang karya misioner rasul Bartolomeus. Kepada Pantaenus, orang-orang India menunjukkan satu salinan Injil Mateus yang ditulis dalam bahasa Ibrani untuk membuktikan bahwa mereka (orang-orang India) telah diajar oleh Bartolomeus kira-kira satu setengah abad yang lalu. Hieronimus selanjutnya menjelaskan bahwa Pantaenus kemudian membawa salinan Injil Mateus itu ke Aleksandria.

Catatan-catatan Gereja lainnya tentang periode ini berbicara tentang Bartolomeus yang mewartakan Injil di Hierapolis, Asia Kecil. Di sana Bartolomeus berkarya bersama-sama dengan Filipus. Sepeninggal Filipus dan pembebasannya dari penjara, Bartolomeus mewartakan Injil di provinsi Likaonia, Asia Kecil.

Bangsa Armenia pun menyebut Bartolomeus sebagai rasul mereka. Mereka mengatakan bahwa Bartolomeuslah orang pertama yang mentobatkan mereka hingga mati sebagai martir Kristus di Albanopolis, tepi laut Kaspia, pada masa pemerintahan Astyages, Raja Armenia antara tahun 60- 64. Selain juga berkarya di Mesopotamia, Mosul (Kurdi, Irak) , Babilonia, Kaldea, Arab dan Persia.

————————————-

Antifon Pembukaan

Maklumkanlah keselamata Tuhan hari demi hari
wartakanlah kemuliaan-Nya diantara para bangsa.

Kata Pengantar

“Inilah orang Israel sejati, yang tidak mengenal semu”, demikianlah Yesus melukiskan Bartolomeus atau Natanael. Orangnya serius dan hati-hati, tidak mudah terpengaruh oleh kasak-kusuk. Ketika Yesus berpengaruh luas di tengah rakyat, ia tidak begitu saja terbawa arus. Ia waspada dan memutuskan sendiri. Tetapi ketika ternyata Yesus mengenal dia seutuhnya, maka barulah ia mengikuti Yesus dan secara total pula. Segalanya ditinggalkannya.

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa, Raja mahamulia,
penyelamat manusia, teguhkanlah iman di dalam diri kami.
Dengan iman itu Rasul Bartolomeus sudah terpaut pada Kristus dengan hati tulus ikhlas.
Semoga berkat doanya Gereja-Mu menjadi tanda dan saluran keselamatan untuk segala bangsa.
Demi Yesus Kristus, …

Bacaan Pertama – Wahyu 21:9b-14
Yohanes mempersatukan perspektif Gereja dalam perkembangan duniawi dan surgawinya. Dasar-dasar Yerusalem baru adalah kedua belas rasul. Di atas merekalah Kristus membangun Gereja-Nya.

“Tembok kota kudus dibangun atas dua belas batu dasar.”

Bacaan dari Kitab Wahyu:
Aku, Yohanes, mendengar seorang malaikat berkata kepadaku, “Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba.” Lalu, di dalam roh aku dibawanya ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus, Yerusalem, turun dari surga, dari Allah. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah, dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. Temboknya besar lagi tinggi, pintu gerbangnya dua belas buah. Di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat, dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel. Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang, di sebelah utara tiga pintu gerbang, di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar, dan di atasnya tertulis nama kedua belas rasul Anak Domba.”

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ref. Para kudus-Mu, ya Tuhan, memaklumkan Kerajaan-Mu yang semarak mulia.

Mazmur 145:10-11.12-13b.17-18)

Segala yang Kaujadikan akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu.

Mereka memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia. Kerajaan-Mu ialah kerajaan abadi, pemerintahan-Mu lestari melalui segala keturunan.

Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 1:49b

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!
U: Alleluya.

Bacaan Injil — Yohanes 1:45-51
Murid-murid pertama mengajak teman-temannya. Tetapi mereka ini baru dapat percaya setelah bertemu dan terpesona oleh pribadi Yesus. Barangsiapa bertobat kepada Allah, akan melihat surga terbuka dan memandang kemuliaan Allah.

“Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (1:45-51)
Sekali peristiwa Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya, “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam Kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” Kata Natanael kepadanya, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Kata Filipus kepadanya, Mari dan lihatlah!” Melihat Natanael datang kepada-Nya, Yesus berkata tentang dia, “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada Yesus, “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya, “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” Kata Natanael kepada-Nya, “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya, “Karena Aku berkata kepadamu ‘Aku melihat engkau di bawah pohon ara’, maka engkau percaya? Hal-hal yang lebih besar daripada itu akan engkau lihat!” Lalu kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka, dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.

Doa Persembahan

Allah Bapa, pelindung umat beriman,
pada pesta Rasul Bartolomeus kami mempersembahkan pujian kepada-Mu untuk menghormatinya.
Semoga berkat doa restunya kami Kauanugerahi bantuan-Mu.
Demi Kristus, …

Antifon Komuni

Kepada kalian Kuwariskan kerajaan-Ku, seperti telah diwariskan kepada-Ku oleh Bapa, supaya kalian makan minum semeja dengan Daku di dalam kerajaan-Ku kelak.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa, naungan kami,
jaminan keselamatan abadi telah kami terima pada pesta Rasul Bartolomeus.
Semoga santapan suci ini menolong kami baik untuk hdiup yang sekarang maupun untuk hidup yang akan datang.
Demi Kristus, …

About gema

Check Also

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019)

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019) “Kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *