Home / Liturgi / JUMAT PEKAN BIASA XXIV, 18 SEPTEMBER 2015

JUMAT PEKAN BIASA XXIV, 18 SEPTEMBER 2015

Antifon Pembukaan – 1 Timotius 6:12

 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar,
dan rebutlah hidup yang kekal.
Untuk itulah engkau telah dipanggil;
Untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar.

Pengantar

Paulus menamakan iman kita itu suatu pertandingan, suatu perjuangan. Demikianlah ia menasihati Timotius sahabatnya. Dia sendiri kelak mengatakan bahwa telah menyelesaikan pertandingannya dengan baik dan tetap memiliki iman. Beriman tanpa perjuangan tidak mungkin. Kita harus berbuat sesuatu agar tetap setia. Namun, perjuangan kita itu hanya insani. Di samping murid-murid pria, Yesus juga dibantu oleh penganut-penganut wanita. Mereka melakukan tugas sesuai caranya masing-masing.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami sumber kekuatan,
ajarilah kami mengimani dan memahami
pewartaan Putra-Mu terkasih.
Semoga Engkau selalu mendampingi kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – 1 Timotius 6:2c-12
Bagi Paulus, mengabdi dua majikan itu mustahil. Segala di dunia ini diserahkan kepada kita guna mengabdi orang lain. Barangsiapa terlalu melekat pada anugerah itu dan menyalahgunakannya, tentu bukanlah abdi Tuhan.

“Hai manusia Allah, kejarlah keadilan.”

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius:
Saudara terkasih, ajarkanlah dan nasihatkanlah semua ini. Jika ada orang yang mengajarkan ajaran lain, dan tidak menurut ajaran sehat, yakni ajaran Tuhan kita Yesus Kristus, dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan iman kita, dialah orang yang berlagak tahu, padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, iri hati, fitnah dan curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berfikiran sehat, yang kehilangan kebenaran, yang mengira agama itu suatu sumber keuntungan. Memang iman itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa apa-apa ke dalam dunia ini, dan kita pun tidak membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya, terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan pelbagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Karena memburu uanglah, maka beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa diri dengan berbagai-bagai penderitaan.

Tetapi engkau, hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, takwa, kesetiaan, cinta kasih, kesabaran dan kelembutan hati. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.

Untuk itulah engkau telah dipanggil; untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 49:6-10.17-20

Ref: Berbahagialah yang hidup miskin terdorong oleh Roh Kudus,
sebab bagi merekalah Kerajaan Allah.

Mazmur
 Mengapa aku takut pada hari-hari celaka
pada waktu aku dikepung oleh kejahatan para pengejarku,
yang percaya akan harta bendanya,
dan memegahkan diri karena banyaknya kekayaan mereka?

 Tidak seorang pun dapat membebaskan diri,
atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya!
Terlalu mahallah harga pembebasan nyawanya,
dan tidak terjangkau untuk selama-lamanya
kalau ia ingin hidup abadi dengan tidak melihat liang kubur.

 Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,
apabila kemuliaan keluarganya bertambah,
sebab pada waktu mati semuanya itu tidak akan dibawanya serta,
kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.

 Sekalipun pada masa hidupnya ia menganggap dirinya berbahagia
sekalipun orang menyanjungnya
karena ia berbuat baik terhadap dirinya sendiri,
namun ia akan sampai kepada angkatan nenek moyangnya,
yang tidak akan melihat terang untuk seterusnya.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:25

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 8:1-3
Sejak permulaan para murid wanita juga punya tugas. Lukas mengisahkannya secara jelas. Karena itulah maka Kristus dan ajaran-Nya lebih tampak kemanusiaan dan kejujurannya.

“Beberapa wanita menyertai Yesus dan melayani Dia dengan harta bendanya.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid menyertai Dia, dan juga beberapa wanita, yang telah disembuhkan-Nya dari roh-roh jahat serta berbagai macam penyakit, selalu menyertai Dia. Para wanita itu ialah: Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh setan; Yohana, isteri Khuza, bendahara Herodes, Susana dan masih banyak lagi yang lain. Wanita-wanita itu melayani seluruh rombongan dengan harta kekayaan mereka.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa maha pengasih,
berkatilah kami yang berhimpun di sini
dan semoga kami semakin memahami,
siapa Engkau ini bagi kami.

Antifon Komuni – 1 Timotius 6:12

 Berlombalah dalam pertandingan iman yang benar
dan rebutlah hidup yang kekal.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha penyayang,
bimbinglah kami dalam menempuh jalan
yang ditunjukkan Putra-Mu.
Semoga kejujuran dan kebenaran
mendekatkan kami satu sama lain.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

MINGGU PASKAH VII, 2 Juni 2019: Hari Komunikasi sosial Sedunia ke-53

Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *