Home / Liturgi / Kamis, 4 Januari 2018: Masa Natal

Kamis, 4 Januari 2018: Masa Natal

Antifon Pembukaan – lih. Yohanes 1:1

 Sejak awal mula Sabda itu Allah,
dan Ia berkenan dilahirkan sebagai Penebus dunia.

Pengantar

Sebagaimana Yohanes Pembaptis mengantarkan Andreas dan Yohanes kepada Yesus, demikian pula kita, melanjutkan kisah hidup Yesus. Orang yang sudah tersentuh dan terpesona oleh Yesus tak dapat berdiam diri, melainkan akan mewartakan kabar gembira kepada siapa pun. Dalam Yesus, kita ini menjadi putra dan putri Allah. Maka, selayaknya hidup sesuai martabat kita.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami,
di mana ada cinta kasih,
di situ pula Engkau berada.
Kami bersyukur kepada-Mu,
bahwasanya kami telah Kauperkenankan mengetahui
bahwa Engkaulah sumber segala kebaikan
berkatYesus Putra-Mu,
yang datang membawa kedamaian.
Dialah ….

Bacaan PERTAMA – 1 Yohanes 3:7-10
Dosa itu suatu kenyataan di dunia ini dan di dalam hidup setiap orang. Tetapi, dosa tak mampu lagi menguasai orang yang sudah menerima hidup ilahi berkat iman dan sakramen pembaptisan. Putra dan putri Allah tidak berbuat dosa, sebab benih hidup ilahi tetap berkarya.

“Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi.”

Pembacaan dari Surat pertama Rasul Yohanes:
Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa berbuat kebenaran, dia adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar. Barangsiapa tetap berbuat dosa, dia berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yakni untuk membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia; dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: Setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah; demikian juga setiap orang yang tidak mengasihi saudaranya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 98:1.7-8.9

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan
yang datang dari Allah kita.

Masmur:
 Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus

 Biarlah gemuruh laut dan segala isinya,
dunia dan semua yang diam di dalamnya!
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan,
dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.

 Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

BAIT PENGANTAR INJIL Ibr 1:1-2

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Dahulu kala dengan pelbagai cara Allah berbicara kepada leluhur kita
dengan perantaraan para nabi.
Pada zaman akhir ini Ia berbicara kepada kita
dengan perantaraan Anak-Nya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 1:35-42
Yohanes Pembaptis menunjukkan bahwa Yesus itu Mesias yang dinanti-nantikan. Dan ketika para murid mengikuti Yesus, Yohanes menyingkir. Maka, para murid diajak Yesus ke tempat kediaman-Nya.

“Kami telah menemukan Mesias!”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan bersama dengan dua orang muridnya. Ketika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata, “Lihatlah Anak domba Allah!”

Mendengar apa yang dikatakan Yohanes, kedua murid itu pergi mengikuti Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Melihat bahwa mereka mengikuti Dia, Yesus lalu berkata kepada mereka, “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya, “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Yesus berkata kepada mereka, “Marilah, dan kamu akan melihatnya.” Mereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia. Waktu itu kira-kira pukul empat.

Salah seorang dari kedua murid yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya, “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata, “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami,
semoga kini kami melihat dan mengakui,
bahwa Engkau mau menjadi santapan kami
berkat roti anggur persembahan kami ini.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Efesus 2:4

 Dengan kasih-Nya yang melimpah,
Allah telah mencintai kita,
sehingga Ia mengutus Putra-Nya
dalam rupa manusia yang lemah.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami,
andaikata Yesus tidak datang,
tak dapat kami menyebut nama-Mu.
Kami mohon,
resapkanlah Roh-Mu ke dalam hati kami
dan lahirkanlah kembali
dalam karya cinta kasih kepada sesama.
Demi Kristus, ….

About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XV, 19 Juli 2018

Antifon Pembukaan – Yesaya 26:7.9  Ya Tuhan, Engkau merintis jalan lurus bagi orang benar. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *