Home / Liturgi / KAMIS BIASA XVI, 21 Juli 2013

KAMIS BIASA XVI, 21 Juli 2013

Antifon Pembukaan – Mazmur 36:8.10

 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah!
Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.
Sebab pada-Mu ada sumber hayat,
di dalam terang-Mu kami melihat cahaya.

Pengantar

Tiada di antara kita yang pernah melihat Tuhan. Kita hendaknya puas mendengar sabda-Nya saja. Sering kita mengatakan bahwa tidak mengena. Kita lupa, siapa yang berada di belakangnya: sumber air hidup, Tuhan yang telah bangkit dan berbaik hati dengan kita. Dengan telinga, kita mendengarkan, namun tidak menangkap; dengan mata, kita memandang, namun tidak melihat ‘Dia yang hidup di tengah-tengah kita.’

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahakuasa,
bukalah mata kami, agar dapat menyaksikan
kehadiran-Mu di tengah-tengah kami;
bukalah hati kami, agar dapat memahami
perumpamaan tentang kehadiran-Mu
di tengah-tengah kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Yeremia 2:1-3.7-8.12-13
Kendati umat sudah menyanggupi dan Tuhan sudah berusaha, namun umat masih berkhianat dan kembali mencari kolam bocor dan tak mau mencari sumber air kehidupan dengan iman dan kesetiaan.

“Mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup,
dan menggali sendiri kolam yang bocor.”

Pembacaan dari Kitab Yeremia:
Tuhan bersabda kepadaku, “Pergilah dan beritahukanlah kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan, ‘Beginilah sabda Tuhan: Aku teringat akan kasihmu pada waktu engkau masih muda, akan cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin. Pada waktu itu engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tidak ditaburi.’ Ketika itu Israel kudus bagi Tuhan, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya bersalah dan tertimpa malapetaka’,” demikianlah sabda Tuhan. Aku telah membawa kalian ke tanah yang subur agar kalian menikmati buahnya dan segala yang baik daripadanya. Tetapi segera setelah kalian masuk, kalian telah menajiskan tanah-Ku. Tanah milik-Ku telah kalian cemarkan. Para imam tidak lagi bertanya, ‘Di manakah Tuhan?’ Para ahli hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.”

“Terperanjatlah akan hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat,” demikianlah sabda Tuhan.

“Sebab umat-Ku berbuat kejahatan ganda: mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup, dan menggali kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 36:6-7ab.8-9.10-11

Ref. Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan.

Mazmur:
 Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit,
setia-Mu sampai ke awan.
Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah,
hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat.

 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah!
Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.
Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu;
Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.

 Sebab pada-Mu ada sumber hayat,
di dalam terang-Mu kami melihat terang.
Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau,
dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!

BAIT PENGANTAR INJIL lh. Mat 11:25

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 13:10-17
Di depan umum Yesus berbicara dengan perumpamaan, tetapi para murid diberi penjelasan. Barangsiapa terbuka hatinya akan menangkap apa yang dikehendaki Tuhan. Tetapi hati yang tertutup tak dapat menerima apa pun. Meski ajaran itu tampaknya gagal, namun hasilnya jelas.

“Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga,
tetapi mereka tidak.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Setelah Yesus menceritakan perumpamaan tentang orang penabur, murid-murid bertanya kepada-Nya, “Mengapa Engkau mengajar mereka dengan perumpamaan?”

Jawab Yesus, “Kalian diberi karunia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi orang-orang lain tidak. Karena barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi, tetapi barangsiapa tidak mempunyai, maka apa pun yang ada padanya akan diambil juga.

Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biarpun melihat, mereka tidak tahu dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: ‘Kalian akan mendengar dan mendengar lagi, namun tidak mengerti, kalian akan melihat dan melihat lagi, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan matanya melekat tertutup, agar jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik sehingga Kusembuhkan.’

Akan tetapi berbahagialah mata kalian sebab melihat berbahagialah telinga kalian sebab mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak mendengarnya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa sumber kedamaian,
berkenanlah ramah lagi terhadap kami
berkat persembahan perjanjian-Mu
dan curahkanlah kiranya semangat kedamaian.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Matius 13:12

 Kalian diberi kuasa mengetahui misteri kerajaan surga,
orang lain tidak.
Karena barangsiapa sudah punya, akan diberi lagi;
tetapi yang tidak punya, apa pun yang ada padanya,
akan diambil lagi.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa Raja mahamulia,
kami bersyukur karena telah menerima
sabda Yesus, Saudara kami.
Semoga kami dapat menyerupai Dia
dan dengan demikian kerajaan-Mu semakin berkembang
di dunia ini
Demi Kristus, ….



About

Check Also

MINGGU PASKAH VII, 2 Juni 2019: Hari Komunikasi sosial Sedunia ke-53

Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *