Home / Liturgi / KAMIS BIASA XXVII, 6 Oktober 2016

KAMIS BIASA XXVII, 6 Oktober 2016

Antifon Pembukaan – Lukas 11:13

 Jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu,
betapa pula Bapamu disurga!
Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun,
yang meminta kepada-Nya.

Pengantar

‘Bila seorang bapak memberi hadiah anaknya, betapa pula Bapa di surga akan memberi anaknya hadiah yang bagus.’ Demikianlah jawaban Yesus yang kita inginkan. Namun, Yesus malahan membicarakan Roh Kudus yang akan diberikan. Kita sebut hadiah-hadiah lain itu baik. Roh Kudus bagi kita kurang mengena! Bukankah mengherankan kalau hidup kita lalu kandas? ‘Utuslah Roh-Mu dan jadikan baru seluruh muka bumi.’

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami yang mahabaik,
Engkau akan mencurahkan Roh Kudus
kepada siapa saja yang memohon-Nya.
Semoga jangan sampai kami ditolak
bila kami datang menghadap,
tetapi berkenanlah menerima kami,
karena sangat memerlukan kasih setia-Mu.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu

Bacaan Pertama – Galatia 3:1-5
Umat di Galatia ingin kembali kepada hukum. Paulus menegaskan hal itu. Percaya memang tidak mudah. Tetapi Paulus mempersoalkan: Adakah kalian menerima Roh itu karena mematuhi Taurat ataukah karena percaya akan pewartaan Injil?

“Adakah kalian menerima Roh karena melakukan hukum
atau karena percaya akan pewartaan Injil?.”

Pembacaan dari Surat Ratul Paulus kepada Jemaat di Galatia:
Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kalian? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan jelas di depanmu? Hanya ini yang ingin kuketahui daripadamu: Adakah kalian menerima Roh karena melakukan hukum Taurat? atau karena percaya akan pewartaan Injil? Adakah kalian sebodoh itu? Kalian telah mulai dengan Roh, maukah kalian sekarang mengakhirinya dalam daging? Sia-siakah semua yang telah kalian alami sebanyak itu? Masakah sia-sia! Jadi bagaimana sekarang? Tuhan telah menganugerahi kalian Roh dengan berlimpah-limpah dan Ia telah melakukan mujizat di antara kalian; adakah Ia berbuat demikian karena kalian melakukan hukum Taurat atau karena kalian percaya akan pewartaan Injil?

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Lukas 1:69-75

Ref: Terpujilah Tuhan Allah Israel, sebab Ia mengunjungi umat-Nya.

Mazmur:
 Tuhan menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita
di dalam keturunan Daud, hamba-Nya;
seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala
oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus.

 Ia melepaskan kita dari musuh-musuh kita
dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita
dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus.

 Sumpah telah diucapkan-Nya kepada Abraham bapa leluhur kita,
bahwa Ia mengaruniai kita
supaya kita, terlepas dari tangan musuh,
dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
dalam kekudusan dan kebenaran
di hadapan-Nya seumur hidup kita.

BAIT PENGANTAR INJIL Lh. Kis 16:14b

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Tuhan, bukalah hati kami,
supaya kami memperhatikan sabda Anak-Mu.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Luk 11:5-13
Yesus tak hanya mengajar cara berdoa, melainkan juga menunjukkan kekuatan doa. Kalau seorang sahabat yang diganggu pada malam hari saja masih dapat menjawab: kalau seorang bapak saja tidak mau mengecewakan anaknya, betapa pula Bapamu di surga.

“Mintalah, maka kalian akan diberi.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada waktu itu, sesudah mengajar para murid berdoa, Yesus bersabda kepada mereka, “Jika di antara kalian ada yang tengah malam pergi ke rumah seorang sahabat dan berkata kepadanya, ‘Saudara, pinjamilah aku tiga buah roti, sebab seorang sahabatku dalam perjalanan singgah di rumahku, dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;’ masakah ia yang di dalam rumah itu akan menjawab, ‘Jangan mengganggu aku; pintu sudah tertutup, dan aku serta anak-anakku sudah tidur. Aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepadamu.’

Aku berkata kepadamu: Sekalipun dia tidak mau bangun dan tidak mau memberikan sesuatu meskipun ia itu sahabatnya, namun karena sikap sahabatnya yang tidak malu-malu itu, pasti ia akan bangun dan memberikan apa yang dia perlukan.

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, akan menerima; setiap orang yang mencari, akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, akan dibukakan pintu. Bapa manakah di antara kalian, yang memberi anaknya sebuah batu, kalau anak itu minta roti? Atau seekor ular, kalau anaknya minta ikan? Atau kalajengking, kalau yang diminta telur? Jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, betapa pula Bapamu yang disurga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun yang meminta kepada-Nya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami yang mahabaik,
Engkau menghendaki melimpahkan anugerah
yang paling agung, ialah Roh Kudus sendiri.
Semoga kami bersedia menerima Dia dalam roti anggur kudus ini.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Lukas 11:13

 Jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu,
betapa pula Bapamu di surga.
Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa saja
yang meminta-Nya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahabaik,
Engkau berkenan memberi rezeki, bahkan Roh Kudus,
bila kami memohonnya.
Engkau memperkenankan pula kami mencicipi
menikmati tanah perjanjian dalam diri Yesus Putra-Mu.
Semoga tingkah laku kami ditandai rasa syukur kepada-Mu.
Demi Kristus, ….



About

Check Also

MINGGU PASKAH VII, 2 Juni 2019: Hari Komunikasi sosial Sedunia ke-53

Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *