Home / Liturgi / Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 8 November 2018

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 8 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5

 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya.
Mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

Pengantar

Menemukan orang-orang yang hilang adalah sukacita Allah yang besar. Semoga hal itu berlaku pula bagi orang kristiani. Seringkali orang-orang yang berbuat salah dan ingin bertobat menghadapi kendala-kendala yang besar. Harga diri yang berlebihan dan kesombongan, keprihatinan salah akan hak wewenang sendiri menyebabkan kita bersikap menolak mereka itu. Bila kita lebih menyadari kesalahan-kesalahan kita, tentu akan lebih lunak penilaian kita terhadap sesama.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami di surga,
semoga pengertian kami mengenai Yesus Putra-Mu
menjadi harta kekayaan kami yang tak ternilai,
dan semoga dapat kami bagikan dengan gembira
kepada semua orang di seluruh dunia.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Filipi 3:3-8a
Orang yang berpindah agama biasanya tidak mudah bergaul dengan teman-teman seagama lama. Demikian pula yang dialami Paulus. Beberapa orang Yahudi malahan menganggapnya murtad. Tetapi Paulus membela diri. Dia seorang Yahudi yang saleh dan menganggap hukum Yahudi itu suci. Tetapi semuanya itu telah ditinggalkannya demi Kristus.

“Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku,
sekarang kuanggap merugikan karena Kristus.”

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di di Filipi:
Saudara-saudara, kitalah orang-orang bersunat, yaitu kita yang beribadat oleh Roh Allah, yang bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah. Meskipun demikian sebenarnya aku mempunyai alasan untuk menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah.

Kalau orang lain menyangka dapat mengandalkan hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: aku disunat pada hari kedelapan, aku seorang Israel, dari suku Benyamin, aku seorang Ibrani asli; mengenai pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi; mengenai kegiatanku dalam agama Yahudi aku penganiaya jemaat: mengenai kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus, Tuhanku, sebab hal itu lebih mulia dari segala-galanya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 105:2-7

Ref: Biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya,
percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus,
biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.

 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,
carilah selalu wajah-Nya!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya,
mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

 Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya!
Dialah Tuhan, Allah kita,
ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat.
Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 15:1-10
Yesus menyatakan sikap-Nya terhadap orang-orang berdosa. ‘kedatangan-Ku untuk menyelamatkan yang hilang. Domba seekor yang hilang bagi Dia lebih berharga daripada sembilan puluh sembilan ekor yang tak usah diapa-apakan lagi. Demikianlah perhatian Allah terhadap kita. Kabar sukacita adalah kabar pengampunan dan kebahagiaan.

“Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasa datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya, “Orang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama dengan mereka.”

Maka Yesus menyampaikan perumpamaan berikut kepada mereka, “Siapakah di antaramu yang mempunyai seratus ekor domba lalu kehilangan seekor, tidak meninggalkan yang 99 ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira. Setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata. ‘Bersukacitalah bersama aku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan.’

Aku berkata kepadamu, demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.

Atau wanita manakah yang mempunyai sepuluh dirham, lalu kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata. ‘Bersukacitalah bersama aku, sebab dirhamku yang hilang telah kutemukan.’

Aku berkata kepadamu, Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami di surga,
kami bersyukur,
karena Engkau berkenan menjadi penuntun kami
melalui Yesus Putra-Mu terkasih,
yang telah melimpahkan rezeki kehidupan kepada kami.
Sebab Dialah ….

Antifon Komuni – Filipi 3:8a

 Segala sesuatu kuanggap rugi
karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus Tuhanku,
dan hal itu lebih mulia dari segala-galanya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang maharahim,
kami mengucap syukur,
karena Engkau selalu menjaga,
memelihara, dan melindungi kami
seperti yang dinyatakan oleh Putra-Mu.
Kami mohon, perkenankanlah kami bertobat
dan hidup berdasarkan kebaikan dan belas kasih.
Demi Kristus, ….

Renungan Hari ini: Domba Yang Berharga (Renungan KAMIS BIASA XXXI, 3 November 2016 Oleh Fr. Bonar Sinabariba)….. Klik di Sini!!

About gema

Check Also

Ekaristi RABU BIASA XXXI, 7 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 27:1  Tuhanlah cahaya dan keselamatanku. Siapa ‘kan kutakuti? Tuhanlah benteng …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *