Home / Berita / Kesenangan Semata, Surga yang Utama (Renungan KAMIS PRAPASKAH II, 16 Maret 2017 Oleh Fr. Roy)

Kesenangan Semata, Surga yang Utama (Renungan KAMIS PRAPASKAH II, 16 Maret 2017 Oleh Fr. Roy)

Kamis Hari Biasa Pekan II Prapaskah (U)

Yer 17:5-10; Mzm 1:1-2.3.4.6; Luk 16:19-31

Kesenangan Semata, Surga yang utama

Ada seorang yang begitu kaya raya. awalnya ia rajin pergi ke Gereja untuk mengikuti perayaan Ekaristi, ia juga rajin kegiatan lingkungan. Suatu ketika rumahnya dibobol maling dan beberapa harta miliknya hilang, orang itu menjadi takut untuk meninggalkan rumahnya, karena banyak harta yang tersimpan didalam rumah itu. Orang itu menjadi jarang ke Gereja, kegiatan-kegiatan dilingkungan ia tinggalkan, bahkan ketika hari raya natalpun orang itu tidak ke gereja demi menjaga harta yang ada didalam rumah itu, ia sangat ketakutan jika hartanya yang banyak itu hilang.

Zaman sekarang tidak jarang banyak yang tergoda dengan berbagai kekayaan dan jabatan,  orang selalu takut dibilang gaptek juga, ingin mengembangkan diri. Saudara-saudara memang kekayaan tidak bisa kita jauhkan  dari kehidupan kita, namun bagaimana kita menggunakannya untuk keperluan kita dan membantu sesama. Orang yang mengumpulkan hartanya sendiri dan tidak membantu orang lain akan hidup seperti seorang kaya dalam bacaan Injil. Ketika orang selama hidupnya hanya bermegah dengan hartanya sendiri ya mungkin bisa jadi Tuhan akan memberikan balasan ketika berada didunia lain. di dunia bahagia dengan kekayaan namun ketika sudah meninggal akan berada dalam hal yang mengerikan dan menakutkan.

Kebaikan dan kebahagiaan di surga, kisah yang sangat mengesankan digambarkan oleh Yesus dengan perumpamaan tentenag orang kaya yang berskaria dalam kemewahan dan seorang pengemis bernama lazarus. Ketika orang kaya itu mati dan di kubur dan menderita didalam maut. Sedangkan lazarus mati juga, namun dibawa oleh para malaikat kepangkuan abraham. penderitaan orang kaya dibayangkan dari permohonan orang kaya itu’ Suruhlah lazarus supaya ia mencelupakan ujung jarinya kedalam air dan supaya menyejukakan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Tuhan dengan berbagai godaan yang ada di dunia ini mampukan kami untuk tetap hidup dengan saling berbagi dan tidak hidup dengan kemewahan belaka yang membuat senang sementara saja, buatlah kami kuat untuk tidak memikirkan hal duniawi saja namun hal surgawi juga.

EKaristi Hari ini: KAMIS PRAPASKAH II, 16 Maret 2017…. Klik disini!!

About

Check Also

MINGGU PASKAH III, 5 Mei 2019

Menghayati Ekaristi dalam Hidup Kemakmuran dan kemewahan dapat membuat seseorang mengalami kebingungan dalam penggunaannya dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *