Home / Kuria / Bapa Uskup / Surat Edaran / SURAT USKUP PADANG KEPADA UMAT KEUSKUPAN

SURAT USKUP PADANG KEPADA UMAT KEUSKUPAN

BERSUKACITALAH !

ALLAH MENGUNJUNGI KITA DAN TINGGAL BERSAMA KITA

Saudara-i terkasih, umat, religius dan para imam di seluruh wilayah Keuskupan Padang.

(1.   Natal dan Tahun Baru: Tuhan beserta kita)

Pertama-tama saya menyampaikan salam Selamat Natal kepada Saudara sekalian. Allah mengunjungi kita dan tinggal bersama kita, Immanuel. Dia tinggal dalam diri kita, keluarga, lingkungan. Allah memasuki dunia kita, maka dunia menjadi tempat kita hidup dan mengabdi kepada Allah dan sesama. Allah beserta kita di segala tempat dan semua waktu. (Dalam Allah kita ada, hidup dan bergerak).  Dengan kelahiran Yesus Kristus kita mengalami Allah hidup,  mencipta dan mencintai kita secara luar biasa. Kasih itulah Kabar Gembira, Anugerah itulah yang kita rayakan pada Natal dan rahmat  itulah yang kita hidupi sepanjang tahun; kasih dan kuasa Allah yang menyelamatkan. Maka saya sampaikan kepadamu Selamat Tahun Baru 2015.

Saudara/i yang terkasih,

Kalau kita dengan sepenuh hati mensyukuri anugerah Allah, kita akan hidup lebih semangat, lebih penuh, lebih sempurna. Kita makin serupa dengan Allah dan gambaranNya yang lebih jelas, dan sebagai umat kita makin menjadi Gereja yang mandiri dan berbuah.

(2. Aneka Rekam 2015)

Tahun 2015 ini Tuhan menyapa dan memberkati kita dengan berbagai peristiwa dan kegiatan.

–      Pertama, tahun ini adalah Tahun Diakonia Keuskupan kita. Kita maknai, hayati dan wujudkan keutamaan pelayanan, diakonia. Pelayanan sempurna tanpa pamrih sepertidihayati dan ditunjukkan oleh Yesus Kristus ! Dia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan menyerahkan nyawa sebagai tebusan bagi banyak orang (bdk Mat 20:28). Pelayan dan hamba adalah jatidiri Yesus, jatidiri kita pengikutNya.

Diakonia ini adalah unsur hakiki dari hidup kristiani; melayani sesama, seluas-luasnya, juga mereka yang kurang kita kenal atau tidak akrab dengan kita, seperti orang Samaria itu.

–      Pada tahun 2015,  Keluarga juga mendapat perhatian khusus.  Saya mengajak keluarga-keluarga untuk lebih  menyadari dan menghayati keindahan hidup sebagai kesatuan yang diikat oleh kasih dan kuasa Allah; keluarga yang berdoa, yang mendidik iman dan akhlak, dan berbagi kasih. Keluarga  adalah kesatuan kasih yang diikat dan diberkati Tuhan, tempat manusia baru dilahirkan, dibesarkan dan dididik. Keluarga-keluarga adalah anugerah Allah kepada Gereja dan masyarakat, sekaligus bertanggungjawab juga atas kehidupan Gereja dan masyarakat. Makin indah dan baik keluarga-keluarga, makin indah dan baik pula Gereja dan bangsa.  Bulan Oktober 2014 sinode luar biasa dan Oktober 2015 akan diadakan sinode biasa di mana para Uskup bersama Paus, berdoa dan membahas kehidupan keluarga.

–      Bapa Suci Fransiskus juga mencanangkan, tahun 2015 sebagai Tahun Religius, tahun hidup bakti biarawan-wati. Bapa Suci mengajak seluruh Gereja mendoakan kaum religius, menghargai dan mensyukuri hidup mereka yang dibaktikan kepada Allah dan sesama. Kita mohonkan panggilan baru dan kita usahakan juga dengan mendengar Tuhan, menyemangati mereka yang berminat dan mendukung pendidikan dan pembinaan mereka.

Kaum religius sendiri kiranya memeluk hidup ini secara total, sadar akan  kehormatan dan jatidiri mereka yang istimewa yang juga menunjukkan nilai Kerajaan Allah.

–      Bulan November 2015 akan diadakan Sidang Agung Geraja Katolik Indonesia di Via Renata Cimacan. Pertemuan doa dan refleksi utusan-utusan Keuskupan (imam dan awam) dan utusan organisasi dan gerakan spiritual. Akan merupakan kesempatan bertobat atas kekurangan Greja, bersyukur atas rahmat yang Tuhan berikan kepadanya dan kepada bangsa melalui Gereja, dan menegaskan arah dan langkah yang lebih jelas ke depan.

(3.   Kehidupan kemasyarakatan: BPJS dan lingkungan)

Saudara/I terkasih, baik saya mengajakmu untuk manfaatkan sebaik-baiknya     pelayanan  sosial,    pendidikan    dan   kesehatan   yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Mendaftarlah menjadi anggota, penuhi segala persyaratan, dan pelihara sebaik-baiknya dengan memenuhi kewajiban. Saya mengajak umat terkasih agar sudi menolong sekiranya ada saudara yang kesulitan untuk masuk atau untuk bisa membayar iuran bulanan.

Dengan rahmat  yang kita terima dari Tuhan, umat yang terkasih, patutlah kita terlibat dalam kehidupan bersama di masyarakat, sebagai garam, terang dan ragi. Sebagai anggota atau sebagai pelayan, menurut kemungkinan dan kemampuan kita masing-masing, mulai dari kehidupan RT/RW, dusun dan kelurahan. Baik sekali kita menghidupkan organisasi kemasyarakatan katolik yang ada, tetapi juga gerakan kemasyarakatan umum yang memperhatikan kepentingan umum

(4.   Kolekte-kolekte)

Umat Tuhan yang terkasih, kolekte adalah  persembahan kepada Tuhan dan sumbangan untuk kehidupan Gereja, dan sekaligus permohonan berkat  Tuhan.   Kolekte   tidak   memiskinkan   tetapi  memperkaya  dan membahagiakan. Tuhan sendiri berkata “lebih berbahagia orang yang memberi daripada yang menerima. Janda miskin yang memberi dari kekurangannya dipuji Tuhan, memberi lebih banyak dari orang kaya.

Tahun 2015 ini saya mohon supaya diadakan kolekte khusus untuk pendidikan calon imam dan juga kolekte untuk kegiatan Bapa Suci pada hari Minggu sekitar tgl 29 Juni, yang diadakan di seluruh Gereja. 

(Penutup)

Tuhan beserta kita dan dengan Dia kita menjalani seluruh hidup. Semua dan segala sesuatu kita tanggapi dan kita laksanakan sebagai penghayatan iman dan mendorong kita untuk makin beriman.

Sekali lagi, Selamat  Natal dan Tahun Baru, rahmat dan damai sejati, sukacita dan jaminan kuasa Allah kepada kita semua, Gereja dan bangsa kita. Saudara sekalian selalu dalam doaku dan kupersembahkan kepada Allah Tuhan kita.

 

Padang, 26 Desember 2014

Uskupmu,

Mgr. Martinus D. Situmorang, OFM Cap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *