Home / Berita / Senin, 25 DESEMBER 2017: NATAL FAJAR DAN SIANG

Senin, 25 DESEMBER 2017: NATAL FAJAR DAN SIANG

HARI RAYA NATAL – FAJAR

Menghayati hidup dalam Ekaristi
Betapa banyak orang yang merasa dirinya tidak dimengerti, didesak, disisihkan di dalam masyarakat modern kita ini? Ada yang tak mendapat perhatian dari siapa pun, janda yang tak mendapat sokongan, suami atau isteri yang dicerai atau ditinggalkan begitu saja oleh kekasihnya, orang-orang yang dipermainkan oleh orang lain, mereka yang mengalami kekecewaan dan kepahitan hidup, dan seterusnya. Surat Kabar, televisi, radio, film, penuh dengan berita-berita semacam. Bahkan mereka yang nampaknya sukses, dalam dirinya merasa ada perpecahan atau pertentangan batin. Bukankah mereka itu akan merasa terhibur, bila ada seseorang yang mengunjungi dan memberinya hadiah?
Menghayati Ekaristi dalam hidup
Natal adalah hari gembira keluarga. Seluruh keluarga bertemu dan saling memberi hadiah. Kita bertemu dengan Kristus dalam sesama kita. Bukankah kegembiraan kita itulah yang dijanjikan Kristus? Yang terpisah dipertemukan, yang terpencil dikumpulkan, yang susah dihibur. Sebab dalam diri-Nya Ia telah membunuh kebencian dan mewartakan kedamaian (Ef 2:16-17). Dengan demikian Ia mengajak hidup rukun bersahabat dengan orang lain. Marilah kita berusaha menjadi pembawa damai di mana-mana.

———————–

Antifon Pembukaan –bdk Yesaya 9:2,6; Lukas 1:33

Hari ini, kita diliputi terang, karena Tuhan telah lahir bagi kita. Nama-Nya: Penasihat Ajaib, Allah Perkasa, Raja Damai, Bapa Kekal. Pemerintahan-Nya takkan berkesudahan.

Kata Pengantar

Selamat Natal, Immanuel, Tuhan beserta kita. Dia yang dinantikan oleh para nabi telah tampak dalam diri Yesus, Sang Bayi. Palungan telah berubah menjadi tempat yang agung karena Dia yang adalah Tuhan telah lahir di sana. Manusia yang kotor dan berdosa telah diangkat-Nya menjadi pribadi yang bermartabat. Mari bersembah sujud dengan hati gembira. Mari lambungkan lagu dengan gembira, Hosanna in excelsis Deo.

Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus,
Engkaulah Putera Allah, yang sudi menjadi manusia, agar dapat mengangkat kami menjadi anak-anak Allah.
Tuhan, kasihanilah kami.

Engkaulah Putera Allah, Yang sudi lahir miskin di kandang binatang, agar kami menjadi kaya dan sejahtera.
Kristus, kasihanilah kami.

Engkaulah Putera Allah, yang sudi menjadi bayi lemah, yang dibedung dengan kain lampin dan dibaringkan di palungan, agar kami menjadi orang kuat karena Allah beserta kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang maha rahim,
kami mengucapkan syukur, Kauperkenankan bersama-sama merayakan natal ini, yang merupakan bukti cinta kasih dan belas kasih-Mu. Kami mohon dengan rendah hati lahirkanlah kembali Putera-Mu di dalam diri kami dan di tengah masyarakat kami, agar kami dapat menghayati Allah-beserta-kami, yaitu Yesus Kristus, …
Amin

Bacaan Pertama –Yesaya 62:11-12
Sekalipun selalu didampingi Tuhan dengan janji-Nya, namun Israel sedikit demi sedikit meninggalkan jalan yang telah dirintis oleh Tuhan baginya. Kesepian di dalam pembuangan harus menyadarkannya akan ketidaksetiaannya. Umat yang pernah ditinggalkan ini mendapat kunjungan lagi untuk dipulihkan kedudukannya dan diberi hadiah-hadiah.

“Lihat, Penyelamatmu datang!”

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.
Orang akan menyebutkan mereka “bangsa kudus”, “orang-orang tebusan TUHAN”, dan engkau akan disebutkan “yang dicari”, “kota yang tidak ditinggalkan”.

Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan –Mazmur 97:1.6.11-12; Ul:3c

Ref. Hendaklah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai di hadapan wajah Tuhan, kar’na Ia sudah datang.

Mazmur
. Tuhan adalah Raja, biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita! Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

. Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati. Bersukacitalah karena Tuhan, hai orang-orang yang tulus hati. Bersukacitalah karena Tuhan, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya.

Bacaan Kedua –Titus 3:4-7
Hadiah dari Allah kepada manusia adalah kehadiran Kristus, sebagai orang berdosa tiada di antara kita yang pantas menreima hal itu. Tetapi cinta kasih Allah kepada manusia telah menyatakan diri pada Kristus, yang telah menjelma menjadi manusia. Cinta kasih itu melalui pembaptisan telah menjadikan kita manusia baru, yang terpanggil untuk hidup kekal.

“Kita diselamatkan seturut belas kasih-Nya”.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus:
Saudaraku terkasih, ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.

Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL Lukas 2:14

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi bagi orang yang berkenan kepada-Nya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil –Lukas 2:15-20
Setelah mendengar, bahwa Allah mengunjungi umat-Nya, maka segeralah para gembala pergi ke Betlehem. Orang miskin mengunjungi orang miskin. Karena kesederhanaan mereka, tahulah mereka akan tanda-tanda yang telah diberikan. Kemudian mereka menyerahkan warta gembira itu dan menjadi pewarta-pewarta Putera Allah yang pertama-tama. Karena dilimpahi oleh rahmat, mereka melayani rahmat dan membuat herang orang lain. Iman Maria yang merenungkan misteri Puteranya mendahului iman Gereja.

“Mereka mendapati Maria, Yusuf, dan Si Bayi”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Setelah mendengar berita kelahiran penyelamat dunia, para gembala berkata seorang kepada yang lain, “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.”
Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus

Doa Umat

Kebaikan dan cinta kasih Allah sungguh nyata di dalam diri Yesus Kristus, Putra-Nya. Marilah kita panjatkan doa-doa kepada-Nya.

Bagi Gereja Allah
Ya Bapa, perbaharuilah semangat Gereja-Mu dalam menghayati tugas panggilannya untuk selalu melahirkan Kristus kembali di dalam hati lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Marilah kita mohon, …

Bagi para ibu muda.
Ya Bapa, semoga para ibu merasa bahagia dalam melahirkan manusia baru, sebagaimana Bunda Maria yang berbahagia menerima panggilan perutusan sebagai Bunda Sang Adam Baru, Tuhan kami, Yesus Kristus.
Marilah kita mohon,…

Bagi para gelandangan, para pengungsi yang kehilangan tanah air, tempat tinggal, dan pekerjaan.
Ya Bapa, semoga para pengungsi dapat menemukan apa yang mereka perlukan, tangan-tangan yang mau menolong dan hati penuh cinta kasih.
Marilah kita mohon,…

Bagi kita yang berkumpul di sini.
Ya Bapa, semoga kami tidak kecewa akan kemiskinan Tuhan, tetapi mengakui-Nya sebagai Allah beserta kami yang berkenan menjadi miskin seperti kami.
Marilah kita mohon,…

Allah Bapa kami, Engkau menghendaki tinggal di tengah-tengah kami di dalam diri Yesus Krisus. Oleh karena kehadiran-Nya di tengah-tengah kami, kami Kauangkat menjadi putra-putri-Mu. Dengarkanlah doa kami dan berilah apa yang kami mohon dengan penuh pengharapan. Demi Kristus Tuhan kami.
Amin

Doa Persembahan

Bapa,
terimalah persembahan roti dan anggur suka duka dan matiraga kami selama masa Adven
sebagai lambang syukur dan cinta kasih kami pada perayaan Natal Putera-Mu terkasih. Sebab Engkau telah mendahului kami menaruh cinta sedalam-dalamnya, dengan menganugerahkan Yesus Kristus, Putera-Mu,…

Antifon Komuni –Za 9:9

Bersorak-sorailah, hai Sion! Bergiranglah, hai Putri Yerusalem! Lihatlah Rajamu datang. Dialah Yang Kudus dan Juru Selamat dunia.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami pengasih dan penyayang,
kami mengucap syukur atas perayaan Natal ini atas kehadiran-Mu di tengah-tengah kami, atas kunjungan-Mu di dalam diri kami. Kami mohon, berilah kami berkat kekuatan-Mu, agar kami dapat semakin menghayati misteri Natal dan menghadirkan Dikau di tengah-tengah masyarakat kami.
Demi Kristus,…

Video Mazmur chanel Keuskupan Padang

 

—————————————-

HARI RAYA NATAL – SIANG

Menghayati hidup dalam Ekaristi
Setiap agama berusaha mencari dan mendekati Tuhan. Agama kita pun demikian, tetapi bukan berdasarkan kekuatan sendiri. Tuhanlah yang mewahyukan diri dan mengajak kita untuk ikut serta di dalam hidup-Nya. Dalam sejarah umat manusia Tuhan memperkenalkan diri dengan sabda-sabda-Nya, yang saling melengkapi dan memperjelas. Manakan sabda-Nya yang terakhir?
Menghayati Ekaristi dalam hidup
“Bagiku hidup itu adalah Kristus”(lih Fil 1:21). Iman kita terarah kepada Kristus, maka kita dsebut kristen. Pada-Nya Allah menjelma, agar manusia meng-Allah (S. Athanasius). Bila Kristus itu Sabda Allah, maka giliran kitalah menjadi sabda Allah bagi sesama. Bila Kristus itu cahaya, maka giliran kitalah menjadi cahaya bagi sesama. Sebab Dia itu Sabda dan Cahaya bagi umat manusia.

————

Antifon Pembukaan –Yesaya 9:6

Seorang anak telah lahir untuk kita, seorang Putra dianugerahkan kepada kita. Lambang pemerintahan ada di atas bahu-Nya dan Ia disebut Penasehat Ajaib.

Kata Pengantar

Selamat Natal. Pada Hari Raya Natal ini, kita merasa satu keluarga besar. Kita bergembira merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Anak-anak, remaja, dan orang tua mengaturkan sembah sujud di hadapan bayi Yesus yang dijaga dengan penuh kasih oleh ibu Maria dan bapa Yusuf. Seluruh alam pun memuji dengan sorak, “Gloria in excelcis Deo”.

Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus,
Engkaulah Sabda Allah, yang ada sejak awal mula dan menjai perantara penciptaan alam semesta.
Tuhan, kasihanilah kami.

Engkaulah Sabda Allah, yang menjelma menjadi manusia dan menjadi cahaya kami di dalam kegelapan.
Kristus, kasihanilah kami.

Engkaulah Sabda Allah, penuh rahmat dan kebenaran, yang menjadi manusia lemah dan tinggal di antara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahabaik,
kelahiran Yesus Kristus, Putera-Mu, di Betlehem, Sabda-Mu yang telah menjelma, Kaujadikan dasar dan puncak iman kepercayaan kami. Kami mohon bantuan rahmat-Mu, agar selalu dapat bersatu dengan-Nya, sebab Dialah Penebus kami, umat manusia,…

Bacaan Pertama –Yesaya 52:7-10
Dalam mencari keselamatan orang Yahudi memasang telinga atas kabar-kabar yang disampaikan kepada mereka. Mereka telah dikecewakan oleh para raja, yang menjerumuskan mereka ke dalam kekacauan mereka. Dan warta gembira itu akan disebarluaskan sampai ke ujung bumi.

“Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita”

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”
Dengarlah suara orang-orang yang mengawal engkau: mereka bersama-sama bersorak-sorai. Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana TUHAN kembali ke Sion.
Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, telah menebus Yerusalem.
TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita.

Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

Tanggapan – Mazmur 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6

Ref: Hendaklah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai di hadapan wajah Tuhan, kar’na Ia sudah datang.

Mazmur:
. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel

. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.

. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

Bacaan Kedua –Ibrani 1:1-6
Sabda Allah yang terakhir ialah Sabda-Nya yang kekal, yang telah tampak dalam diri Yesus Kristus, Putera-Nya, yang telah menjelma. Kemuliaan Allah yang telah diwahyukan kepada Musa dan para nabi, kini bersinar dalam diri Kristus. Ia telah menyelamatkan kita berkat Paska-Nya. Dan Bapa-Nya menobatkan Dia menjadi Raja dan dengan demikian menjunjung Dia di atas segala makhluk surgawi.

“Allah berbicara kepada kita dengan pengantaraan Anak-Nya.”

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:
Saudara-saudara, setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”
Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”

Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Hari ini, cahaya gemilang turun ke dunia, dan fajar suci menyinari kita; marilah kita menyembah, hai semua bangsa.
U: Alleluya.

Bacaan Injil —Yohanes 1:1-18 atau singkat 1:1-5.9-14
Madah pujian kepada Sabda yang menjelma dalam prolog Injil Yohanes ini memberikan garis besar perutusan-Nya. Sabda itu mula-mula dipandang dalam kekekalan-Nya. Dalam Sabda itu Bapa mengungkapkan diri sepenuhnya. Melalui Sabda-Nya Ia menciptakan segalanya dan memberi manusia cahaya dan hidup. Cahaya yang disaksikan oleh Yohanes Pembaptis, ditolak oleh sebagian orang Yahudi. Mereka ini tetap di dalam kegelapan. Yang lain menerima-Nya dalam iman dan oleh Allah mereka diangkat menjadi putera dan puteri-Nya. Kedatangan Sabda Allah di tengah-tengah kita menyebabkan kemuliaan Allah tinggal pada kita. Inilah Perjanjian Baru, yang jauh melebihi yang lama. Barangsiapa menerima Kristus, memperoleh hidup kekal. Kristus, yang mengetahui rahasia Bapa, memberi tahu, bahwa Tuhan adalah cinta kasih.

“Firman telah menjadi manusia”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Pada awal mula adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
(Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.)
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
(Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.)

Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya
Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Doa Umat

Allah Bapa berkenan tinggal di antara kita dan mengangkat kita sebagai putra dan putri-Nya yang terkasih. Marilah kita panjatkan doa-doa yang mengalir dari iman akan kasih-Nya yang teramat agung itu.

Marilah kita berdoa bagi Gereja
Ya Bapa, semoga iman akan kedatangan dan perutusan Yesus Kristus, Putra-Mu, memperbarui dan menyempurnakan Gereja-Mu dalam perjuangan mewartakan Kerajaan cinta kasih-Mu di tengah dunia.
Marilah kita mohon,…

Marilah kita berdoa bagi perdamaian di antara umat manusia.
Ya Bapa, semoga kehadiran Putra-Mu di tengah-tengah kami menguatkan iman kami untuk terus berjuang dalam mencapai perdamaian, kebahagiaan, dan keadilan bagi seluruh umat manusia.
Marilah kita mohon,…

Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang lemah, miskin dan tersingkir.
Ya Bapa semoga kelahiran Putra-Mu di gua Betlehem menguatkan iman dan harapan untuk membangkitkan semangat mereka yang lemah, miskin dan tersingkir dalam perjuangan hidup mereka.
Marilah kita mohon, …

Marilah berdoa bagi kita semua.
Ya Bapa, semoga perayaan Natal menggerakkan kami untuk semakin rela berbagi pengalaman hidup dan anugerah-Mu kepada mereka yang terbuang dan menderita.
Marilah kita mohon,…

Allah Bapa kami, hidup adalah suatu permohonan terus-menerus akan karya penyempurnaan-Mu bagi kami. Dengarkanlah doa putra dan putri-Mu, dan sempurnakanlah hidup kami dalam diri Yesus Putra-Mu, Tuhan kami.
Amin

Doa Persembahan

Allah Bapa kami yang maha pengasih,
semoga Roh kebijaksanaan dan kebenaran Kautunjukkan kepada kami berkat roti dan anggur ini,
berkat Yesus Kristus, Putera-Mu terkasih, yang menjadi kedamaian kami dan menghimpun kami di sekitar altar ini untuk bersyukur di hadapan-Mu.
Sebab Dialah,..

Antifon Komuni —Mazmur 97:3

Segala ujung bumi menyaksikan keselamatan yang dari Allah kita.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami, Pencipta langit dan bumi, dengan perantaraan Sabda-Mu segala sesuatu terciptka. Kami mohon, dampingilah kami selalu dan teruskanlah penciptaan-Mu, sebab Sabda-Mu adalah rejeki bagi kami. Apalagi kepada siapa kami dapat lari mencari bantuan selain kepada-Mu, Bapa Pencipta, Penjaga dan Pelindung kami.
Demi Yesus Kristus,..

About

Check Also

Ekaristi MINGGU BIASA X/B, 10 Juni 2018

Menghayati hidup dalam Ekaristi Para ahli Taurat secara membabi buta menunjukkan penolakan mereka terhadap Yesus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *