Home / PAROKI / Wilayah Riau / St Paulus – Pekanbaru

St Paulus – Pekanbaru

PROFIL PAROKI SANTO PAULUS PEKANBARU

  • Buku paroki : Sejak 1999 sebelumnya di St maria A Fatima
  • Alamat : Jl Sukarno Hatta – Gg. Pribadi No 10 Labuh Baru Pekanbaru 28291 Riau
  • Telp : (0761) 587497

DARI PEMEKARAN PAROKI

Paroki Santo Paulus merupakan pengembangan dari Paroki St Maria A Fatima. Saat itu, Pastor Paroki St Maria A Fatima, Pastor Guido Paolucci, SX menerima surat keputusan dari Gembala Keuskupan Padang, Mgr Martinus D Situmorang OFM Cap tertanggal 10 Januari 1999 yang menyatakan bahwa perkembangan kota Pekanbaru semakin pesat, dan sudah saatnya untuk dimekarkan. Dalam surat tersebut ditentukan bahwa Pastor Yohanes Lazzari, SX sebagai penanggungjawab utama dari Paroki Labuh Baru – yang selanjutnya disebut Paroki St Paulus. Adapun lokasi Paroki berada di Jl Sukarno Hatta No 10 Pekanbaru.

PERESMIAN PAROKI

Paroki Santo Paulus diresmikan oleh Bapa Uskup tanggal 12 September 1999.

Batas-batas wilayah yang disetujui oleh Bapa Uskup pada saat itu , yaitu
• Sungai Siak adalah batas utara Paroki St Maria A Fatima, sehingga semua stasi di seberang sungai adalah bagian dari Paroki St Paulus.
• Di sebelah barat kali Senapelan dan jalan Paus dan Bandara adalah Paroki St Paulus, sedangkan sebelah timurnya adalah bagian dari paroki St Maria A Fatima.

Dewan Paroki pertama periode 12 September 1999 – 12 September 2004 dilantik bersamaan dengan peresmian Paroki, dengan angota pertamanya adalah
Ketua Dewan Paroki :Pastor Yohanes Lazarry SX
Wakil Ketua Dewan Paroki : Bpk. DR.W.E. Tinambunan
Sekretaris : Bpk. Ignatius Nugroho
Bendahara : Bpk. Jumin Tarigan
Anggota :
o Bpk. Agustinus Winardi
o Bpk. Aloysius Sudiyono
o Bpk. C.Suyudi Budi
o Ibu Rinda Situmorang
Ketua Seksi Liturgi : Bpk. Bruno Sagali
Ketua Seksi Katekese : Bpk. Fransiscus Gimun
Ketua Seksi Kitab Suci : Bpk. Yosef Ujian Bali
Ketua Kerawam : Bpk. Tjoanto
Ketua Seksi Kepemudaan : Bpk. Binsar Sihotang
Ketua Seksi Sosial : Bpk. A.M. Nainggolan
Ketua Seksi Kesejahteraan Kel. : Bpk. Peter S. Halim       
Ketua Seksi Pemeliharaan Gereja : Bpk. Kastan
Ketua Seksi Humas & Publikasi : Bpk. P. Naibaho

PASTOR YANG BERKARYA

Pastor yang berkarya di Paroki St Paulus Pekanbaru :
1. Pastor Yohanes Lazzari SX – Pastor Paroki (1999-2002)
2. Pastor Augustinus Tupen Belo, Pr
– Pastor Pembantu Paroki (1999)
3. Pastor Germano Framarin, SX
– Pastor Paroki (2002-2009)
4. Pastor Carlo Treppo, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2001-2006)
5. Pastor Manuel Sánchez Gutiérrez, SX
– Pastor Paroki ( 2009-2010)
6. Pastor Giuliano Varalta, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2005-2010)
7. Pastor Nasarius Rumairi Marilalan, SX
– PJS Pastor Paroki 3 bulan di 2011)
– Pastor Pembantu Paroki (2012-2013)
8. Pastor Ottorino Monaci, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2011-2012)
9. Pastor Franco Qualizza,SX
– Pastor Paroki (2011-sekarang)
10. Pastor Ignatius Adventus Zaluchu, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2012-2013)
11. Pastor Otello Pancani, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2013-sekarang)
12. Pastor Yulius Tangke Bandaso, SX
– Pastor Pembantu Paroki (2013-sekarang)
13. Pastor Casali Otello, SX –
– Pastor Pembantu Paroki (2015-2017)

PERKEMBANGAN PAROKI

Pada awal ditetapkannya sebagai paroki – yaitu tahun 1999 – jumlah umat di pusat paroki terdiri dari 500 KK. Seiringan waktu berjalan, perkembangan umat sangat pesat baik di pusat paroki maupun di stasi-stasi.

Tahun 2015, seiring dengan terpilihnya Pengurus Dewan Pastoral Paroki periode 2015-2018, nama “Stasi Pusat” – yang awalnya ditujukan bagi umat di pusat paroki – ditiadakan, dan menjadi wilayah Khusus. Maka, Paroki Santo Paulus terhitung mulai tahun 2015 memiliki lima wilayah, yaitu wilayah pusat dengan 19 Kribg yabg bernaung di dalamnya, dan 26 stasi yang tersebar di lima wilayah.

PEMBANGUNAN GEREJA
Memprediksi peningkatan jumlah umat yang signifikan, Pastor Germano Framarin SX – pada tahun 2008 mencanangkan untuk memugar Gereja dan mendirikan gereja baru yang lebih luas. Gereja yang ada saat itu hanya dapat menampung 400 orang. Namun niat ini terkendala oleh pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Pada 16 Juni 2011, Pastor Franco Qualizza SX – Pastor Paroki yang baru saja ditempatkan di paroki berhasil mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan nomor IMB :635/IMB/DTRB/2011 yang diajukan oleh Bpk Pintor Sihotang bertindak atas nama Panitia Pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Pekanbaru.

Peletakan Batu pertama dilakukan Tahun 2011, pada saat kunjungan pastoral Gembala Keuskupan Padang.

Gereja Paroki dengan bangunan baru setengah jadi pertama kali dipakai untuk Penerimaan Sakramen Krisma tanggal 9 Juni 2013.

Dewan Paroki terpilih periode 2015 – 2018 tetap melanjutkan proses penyelesaian bangunan Gereja baru – yang dikoordinator oleh Panitia Pembangunan Gereja.

Minggu Palma 29 Maret 2015, drama perarakan dimulai dari Gedung Aula SD St Maria II yang selama proses pembangunan digunakan sebagai tempat beribadat – menuju Gereja Baru. Dari saat itu dan seterunya kegiatan peribadatan dilakukan di Gereja baru.

Minggu, 23 Agustus 2015, Gereja baru ini diberkati oleh Gembala Keukupan Padang, Mgr Martinus D Situmorang OFM Cap dan diresmikan bersama dengan Plt Gubernur Riau saat itu Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A didampingi Walikota Pekanbaru Bpk H Firdaus MT.

PEMEKARAN PAROKI

1. Paroki Santo Yohanes Pembaptis Perawang

St Yohanes Pembabtis merupakan salah satu Stasi dari Paroki St Paulus Pekanbaru yang pada tanggal 14 Sept 2013 telah menetaskan Paroki baru, – paroki ke 23 di wilayah Keuskupan Padang – St Yohanes Pembaptis Perawang, sesuai dengan dekrit pendirian no 090/SKep/KP/C.1.1/IX/2013 yang ditandatangani Bapa Uskup.

Persemian dilaksanakan Minggu, 15 September 2013, secara resmi Pastor Paroki saat itu P. Franco Qualizza SX melepaskan beberapa Stasi yaitu Stasi St Yohanes Pembaptis Perawang sendiri, ST Fidelis Karo Simalem, Minas Barat yang masih merupakan calon Stasi, St St Aloysius Minas 49.

2. Serah terima Kring St Yohanes Minas

MInggu, 3 Juli 2016, Salah Satu Kring yaitu Kring St Yohanes Minas yang beranung di bawah Stasi St Lusia Rumbai – Wilayah II – Paroki Santo Paulus resmi diserahkan ke bawah naungan Paroki St Yohanes Pembaptis Perawang.

3. Paroki St Petrus Kota Batak

Stasi Santo Yohanes Kota Batak – Wilayah IV Paroki Santo Paulus diresmikan menjadi Paroki St Petrus sesuai dengan dekrit pendirian no _____________________ yang ditandatangani Bapa Uskup. Persemian dilaksanakan Minggu 8 Oktober 2017, dan kembali Pastor Paroki P. Fanco Qualizza SX menyerahkan seluruh stasi Wilayah IV Paroki St Paulus yaitu St Tarsisius Kota Baru, St Felicitas Kota Bangun, St Laurentius Sukaramai, St Dionisius Kampung Damai, St Thomas Petapahan, St Fransiskus Xaverius Flamboyan, St Fransiskus Assisi Inda Kiat, dan Stasi St Yohanes Kota Batak.
DATA STATISTIK

Akhir 2017, Paroki Santo Paulus rtercatan memiliki 2.550 KK (sekitar10.000 umat) yang tersebar di empat wilayah, yaitu

1. Wilayah Pusat

 terdiri dari satu stasi dengan 19 kring yang mana umatnya bergereja di Gereja Paroki. Kring tersebut:
– Kring St Tadeus 25 KK
– Kring St Gabriel 48 KK
– Kring St Paulus 36 KK
– Kring St Guido Maria Conforti 30 KK
– Kring St Fransiskus Xaverius 38 KK
– Kring St Fransiskus 30 KK
– Kring St Benediktus 30 KK
– Kring St Mikael 20 KK
– Kring St Lusia 25 KK
– Kring St Maria Ratu Rosari 32 KK
– Kring St Petrus 32 KK
– Kring St Yohanes pembaptis 38 KK
– Kring St Markus 38 KK
– Kring St Lukas 38 KK
– Kring St Yosef 33 KK
– Kring St Elisabeth 50 KK
– Kring St Margaretha 24 KK
– Kring St Maria 43 KK
– Kring St Agnes 17 KK
2. Wilayah I
– Stasi St Philipus Arengka Ujung 96 KK
– Stasi St Agatha Kualu Tarai 65 KK
– Stasi St Augustinus Sriwijaya 10 KK
– Stasi St Martinus Majapahit 18 KK
– Stasi St Dominikus Tambusai 32 KK
– Stasi Sy Yohanes Don Bosco Rajawali 382 KK
3. Wilayah II
– Stasi St Veronika Sri Palas 348 KK
– Stasi St Theresia Kanak- kanak Yesus Takuana 18 KK
– Stasi St Lusia Rumbai 237 KK
– Stasi St Agnes Muara Beringin 19 KK
– Stasi St Monika Menjuahjuah 54 KK
– Stasi St Elisabeth Muara Fajar 83 KK
4. Wilayah III
– Stasi St Yosef Salo 48 KK
– Stasi St Caecilia SIabu 85 KK
– Stasi St Antonius Danau Koto Panjang 25 KK
– Stasi St Stefanus Bukit Payung 56 KK
– Stasi St Rafael PT Johan 23 KK

TAREKAT /KONGREGASI

Paroki St Paulus digembalai oleh Misionaris Xaverian sejak awal berdirinya, bekerja sama dengan Komunitas Susteran:
• Komunias Suster FCJM Bona Ventura Labuh Baru (sejak tahun 1999)
• Komunitas Suster KSFL Rumbai (sejak 2012)

MISI PAROKI

Mengikuti arah dasar Keuskupan Padang, Paroki St Paulus mencanangkan program-program yang menekankan pembinaan umat. Program yang terkendala di tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan tenaga pastor yang berkonsentari dalam kunjungan pelayanan 26 stasi.
Misi tahun 2018 – sehubungan telah dimekarkannya paroki, maka diharapkan pengmbangan umat se paroki dapat berjalan lebih efektif.
Pengembangan ini akan dilaksanakan bersama dengan para pengurus Dewan Pastoral Paroki masa kepengurusan 2017-2020 terpilih yang mana pertama kalinya dipilih dengan sistem formatur.
DPP yang membantu pelaksanaan program pengembangna umat terdiri dari Ketua (pastor Paroki), Rekan ketua (Rekan pastor Paroki), 2 wakil ketua, 2 sekretaris, 3 bendahara, 2 anggota dan tim Pastoral, serta 12 seksi yaitu Liturgi, Katekese, Kitab Suci, BIA BIR,Kepemudaan, Pembangunan dan Harta Benda Gereja, Keluarga, Kerawam, Sosial dan PSE, HAAK, Panggilan dan KOMSOS.
Selain DPP, beberapa kegiatan yang menunjang pembinaan iman adalah Kelompok Legio Maria, Kelompok Kerahiman Ilahi, dan Persekutuan Doa Karismatik Katolik.
Secara hubungan dengan masyarakat, umat Paroki Santo Paulus juga aktif berperan dalam beberapa kepengurusan, antara lain Wanita Katolik Republik Indinesia WKRI) Cabang St Paulus, dan mengetuai Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Paduan Suara Gereja Katolik Daerah Riau (LP3KD Riau) sejak Oktober 2017.

TAHBISAN IMAM

Tahbisan Imam yang pernah diselanggarakan :
1. Tahbisan atas P. Gordianus Afri SX – 21 Oktober 2017