Home / Berita / RABU PEKAN BIASA XIX, 12 AGUSTUS 2015

RABU PEKAN BIASA XIX, 12 AGUSTUS 2015

Antifon Pembukaan – Mazmur 66:1-2

 Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya,
muliakanlah Dia dengan puji-pujian!

Pengantar

Karena kepicikan imannya, Musa dihukum, meski ia nabi yang paling besar. Pimpinan umat yang memasuki tanah perjanjian ditangani orang lain. Panggilan tidak menjamin keberhasilan seseorang. Injil mengajak kita menerima kembali orang berdosa dan berusaha sekuat tenaga agar ia tetap berada dalam lingkungan Gereja. Hanya peristiwa khas yang dapat menyebabkan orang terkucil.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa maharahim,
bila kami menaruh belas kasih kepada sesama
dan suka saling memaafkan,
maka Engkau pun akan mengasihani kami.
Kami bersyukur,
karena demikian akrab pergaulan-Mu dengan manusia,
karena Engkau benar-benar Allah umat manusia.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu ….

Bacaan I – Ulangan 34:1-12
Kitab Ulangan ditutup dengan kisah wafatnya Musa sebelum umat memasuki tanah perjanjian. Jasanya sungguh besar. Maka ia dianggap sebagai nabi yang paling besar, sebab dalam keadaan bagaimanapun ia selalu setia kepada Tuhan.

“Musa tutup usia sesuai dengan sabda Tuhan, dan tiada lagi seorang nabi seperti dia yang muncul.”

Pembacaan dari Kitab Ulangan:
Pada waktu akan meninggal, naiklah Musa dari dataran Moab ke pegunungan Nebo, yakni ke puncak Pisga, yang berhadapan dengan Yerikho. Di sana Tuhan memperlihatkan kepada Musa seluruh negeri Kanaan: daerah Gilead sampai ke kota Dan, seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut sebelah barat, Tanah Negeb dan lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon kurma itu, sampai Zoar. Dan bersabdalah Tuhan kepadanya, “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub: ‘Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini.’ Engkau boleh melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana.”

Lalu tutup usialah Musa, hamba Tuhan, di sana di tanah Moab, sesuai dengan sabda Tuhan. Ia dikuburkan oleh Tuhan di suatu lembah di tanah Moab, di hadapan Bet-Peor, dan sampai hari ini tidak ada orang yang tahu kuburnya. Musa berumur seratus dua puluh tahun ketika ia meninggal dunia; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang. Orang Israel menangisi Musa di dataran Moab tiga puluh hari lamanya.

Maka berakhirlah hari-hari tangis perkabungan karena Musa itu. Dan Yosua bin Nun dipenuhi dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah menumpangkan tangan atasnya. Sebab itu orang Israel taat kepada Yosua dan melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa.
Tetapi tiada lagi seorang nabi yang bangkit di antara orang Israel seperti Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka. Betapa hebatnya segala tanda dan mukjizat yang dilakukan Musa atas perintah Tuhan di tanah Mesir terhadap Firaun dan semua pegawainya serta seluruh negerinya. Betapa hebatnya segala perbuatan megah dan tindakan dahsyat yang dilakukan Musa di depan seluruh bangsa Israel.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 66:1-3a.5.8.16.17

Ref. Terpujilah Allah, yang mempertahankan jiwa kami hidup.

Mazmur:
 Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya,
muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah, “Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu.”

 Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah;
Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.
Pujilah Allah kami, hai para bangsa,
dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya!

 Marilah, dengarkanlah, hai kamu sekalian yang takwa pada Allah,
aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadapku.
Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku,
kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.

BAIT PENGANTAR INJIL 2Kor 5:19

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam diri Kristus
dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 18:15-20
Ada beberapa nasihat yang tercatat di sini bagi siapa pun yang diserahi tanggung jawab di dalam Gereja. Terlebih tanggung jawab terhadap mereka yang berdosa.

“Jika saudaramu yang berbuat dosa mendengarkan teguranmu, engkau telah mendapatnya kembali.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan dikau, bawalah seorang atau dua orang lain, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai orang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

Aku berkata kepadamu: Sungguh, apa yang kalian ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kalian lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.

Dan lagi Aku berkata kepadamu, Jika dua orang di antaramu di dunia ini sepakat meminta apa pun, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di surga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul demi Nama-Ku, Aku hadir di tengah-tengah mereka.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Perssembahan

Allah Bapa, sumber kerukunan,
berkenanlah berbaik hati lagi dengan kami
karena roti anggur ini,
dan perkenankanlah kami rukun dengan bersatu
dan suka saling membantu.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Mazmur 66:16-17

 Dengarkanlah, hai kalian yang takwa kepada Allah,
aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadapku.
kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku,
kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa mahasetia
Engkau berjanji akan mengabulkan permohonan kami,
asal kami berkumpul dan mohon bersama kepada-Mu.
Maka kiranya dengarkanlah permohonan kami
dan jadikanlah kami umat kesayangan-Mu
berkat Yesus Putra-Mu,
yang telah menjadi pepulih kami di hadapan-Mu
Sebab Dialah ….

About

Check Also

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019)

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019) “Kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *