Home / Liturgi / Sabtu 6 Januari 2018: Masa Natal

Sabtu 6 Januari 2018: Masa Natal

Antifon Pembukaan – lih. Yohanes 1:1

 Sejak awal mula Sabda itu Allah,
dan Ia berkenan dilahirkan sebagai Penebus dunia.

Pengantar

Bila orang menawarkan sesuatu yang baru, entah barang entah ajaran, maka timbullah di benak kita pertanyaan-pertanyaan: ‘Siapakah engkau? Dari mana asalmu? Mau apakah engkau? Dapatkah engkau kupercaya?’ Demikian pula orang bertanya kepada Yohanes, yang memberi kesaksian tentang cahaya, tentang Yesus, Putra kesayangan Bapa, yang berkenan di hati Tuhan. Kita pun akan berkenan di hati Tuhan, bila tidak menonjolkan diri melainkan menampilkan Kristus dalam hidup kita.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa, sumber cahaya ilahi,
terangilah dan nyalakanlah hati umat-Mu dengan cahaya mulia.
Semoga kami selalu mengimani dan mengasihi penebus kami,
Yesus Kristus, ….

Bacaan PERTAMA – 1 Yohanes 5:5-13
Roh Kudus memberi kesaksian bahwa Yesus itu Putra Allah dan bahwa Allah telah memberikan hidup-Nya kepada kita karena Yesus. Dengan mengakui iman para rasul, kita yakin diperkenankan ikut serta di dalam kehidupan sejati. Sebab, Allah sendiri yang menjamin kesaksian Roh Kudus.

“Kesaksian tentang Anak Allah.”

Pembacaan dari Surat pertama Rasul Yohanes:
Saudara-saudaraku terkasih, tidak ada orang yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah! Dia inilah yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh, air dan darah, dan ketiganya adalah satu. Kesaksian manusia kita terima, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Allah menjadi pendusta karena orang itu tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak Allah, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Dia, ia tidak memiliki hidup. Semuanya ini kutuliskan kepada kamu supaya kamu, yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 147:12-13.14-15. 19-20

Ref: Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem!
Atau: Alleluya

Masmur:
 Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,
pujilah Allahmu, hai Sion!
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu,
dan memberkati anak-anak yang ada padamu.

 Ia memberikan kesejahteraaan kepada daerahmu
dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi;
dengan segera firman-Nya berlari.

 Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub,
ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,
dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

BAIT PENGANTAR INJIL lh. Mrk 9:6

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Langit terbuka, dan terdengarlah suara Bapa:
Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Markus 1:7-11
Ketika Yesus dibaptis di Sungai Yordan, maka Allah memberi kesaksian dari surga tentang Putra-Nya. Sabda Allah meneguhkan tugas Yesus tentang keselamatan dan meneguhkan pula ajaran Yohanes Pembaptis.

“Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Tatkala banyak orang datang minta dibaptis, Yohanes memberitakan, “Sesudah aku akan datang Dia yang lebih berkuasa daripadaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”

Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat keluar dari air, Yesus melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari surga, “Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa PersEMBAHAN

Allah Bapa, sumber segala rahmat,
terimalah persembahan umat-Mu
sebagai pernyataan iman kami kepada Kristus,
yang akan kami terima dalam sakramen ini.
Sebab Dialah ….

Antifon Komuni – I Yohanes 4:9

 Allah mengutus Putra-Nya ke dunia,
supaya kita hidup oleh-Nya;
dalam hal ini nyatalah cinta kasih Allah kepada kita.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Tuhan dan Allah kami,
dalam sakramen-Mu ini
kami dipersatukan dengan Dikau.
Semoga daya sakramen ini menguatkan kami,
agar kurnia-Mu sendiri
membuat kami sanggup menerima anugerah-Mu.
Demi Kristus, ….


About gema

Check Also

Ekaristi Kamis, 13 Desember 2018: PW Santa Lusia (perawan dan martir)

Santa yang dikagumi ini hidup di Syracuse, Sisilia. Ia dilahirkan pada akhir abad ketiga. Orangtuanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *