Home / Liturgi / SABTU BIASA XXVII, 13 Oktober 2018

SABTU BIASA XXVII, 13 Oktober 2018

Antifon Pembukaan – Galatia 3:26

 Kalian semua adalah putra dan putri Allah
berkat iman dalam Kristus Yesus.
Karena kalian yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenal Kristus.

Pengantar

Bila kita memperhatikan kehidupan orang-orang kristen, kiranya sulit dikatakan bahwa mereka merupakan satu kesatuan dalam Kristus. Tetapi memang itulah cita-cita Paulus. Yesus telah memiliki kita berkat pembaptisan yang kita terima. Kita telah berjanji mau menjadi kembaran Kristus. Maka kita harus mendengarkan sabda-Nya dan melaksanakannya. Yang telah dimulai dalam pembaptisan hendaknya kita perkembangkan lebih lanjut.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami di surga,
Engkau memanggil kami menjadi putra dan putri-Mu
seturut citra Putra-Mu terkasih.
Baptislah kami dengan Roh-Mu dan ajarilah kami mengimani
bahwa cinta kasihlah yang menjadi hukum tertinggi.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Galatia 3:22-29
Karena iman akan pembaptisan, kita menjadi milik Kristus, dipersatukan dengan Kristus. Kita merasuk Kristus. Dan semua yang merasuk Kristus, mewujudkan tubuh atau Gereja-Nya. Tugas Kristus harus dilanjutkan dan cinta kasih Allah kepada manusia harus ditempatkan di antara manusia.

“Kalian adalah anak-anak Allah berkat iman.”

Pembacaan dari Surat Ratul Paulus kepada Jemaat di Galatia:
Saudara-saudara, menurut Kitab Suci segala sesuatu terkurung di bawah kekuasaan dosa, supaya berkat iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang, kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat dan dikurung sampai iman itu dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang. Karena itu kita tidak lagi berada di bawah pengawasan penuntun. Sebab kalian adalah anak-anak Allah karena iman dalam Yesus Kristus. Sebab kalian semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada pria atau wanita, karena kalian semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Jadi kalau kalian milik Kristus, maka kalian juga keturunan Abraham, dan berhak menerima janji Allah.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 105: 2-7

Ref: Tuhan selalu ingat akan perjanjian-Nya.
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya,
percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus,
biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.

 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,
carilah selalu wajah-Nya!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya,
mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

 Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya!
Dialah Tuhan, Allah kita,
ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL Luk 11 :28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Berbahagialah yang mendengarkan sabda Tuhan
dan memeliharanya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Luk 11:27-28
Seorang ibu terpesona oleh sabda Yesus, lalu memuji ibunda-Nya. Tetapi Yesus menambahkan, ‘Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya.’ Di situlah letak kekuatan Bunda Maria serta teladannya.

“Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau!”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, “Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!”

Tetapi Yesus bersabda, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami di surga,
semoga berkat roti anggur ini
kami Kauperkenankan ikut serta
menerima Roh tunggal yang mempersatukan kami
menjadi satu Gereja.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Mazmur 105:2

 Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya!
Bicarakanlah segala karya-Nya yang ajaib!

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahabaik,
kami bersyukur,
karena Putra-Mu telah melaksanakan janji-Mu.
Semoga Roh-Nya menjiwai kami, mengarahkan kami
kepada kerukunan dan persaudaraan yang tulus ikhlas.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.



About gema

Check Also

Ekaristi Kamis, 13 Desember 2018: PW Santa Lusia (perawan dan martir)

Santa yang dikagumi ini hidup di Syracuse, Sisilia. Ia dilahirkan pada akhir abad ketiga. Orangtuanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *