Home / Liturgi / SABTU PEKAN BIASA XXV, 26 SEPTEMBER 2017

SABTU PEKAN BIASA XXV, 26 SEPTEMBER 2017

Antifon Pembukaan – Zakharia 2:10

 Bersorak-sorailah dan bersukarialah,
sebab Aku sungguh datang
dan akan tinggal di tengah-tengahmu.

Pengantar

Orang sering cenderung untuk mengamankan dirinya, lalu menolak orang lain. Demikian pula keinginan orang Yahudi mengenai Yerusalem. Zakharia berpesan agar Yerusalem tetap terbuka. Tuhanlah pelindung mereka. Putra Manusia pun tidak menutup diri, tetapi menyerahkan diri ke tangan manusia. Ia memang bagi orang lain. Para murid tidak menangkap. Mereka terlalu memikirkan pengamanan diri.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahabaik,
Engkau berkenan tinggal di antara kami melalui Sabda-Mu.
Semoga hati kami terbuka dan bersedia
menerima Putra-Mu terkasih, Yesus Tuhan kami,
yang menjadi jalan, kebenaran dan kedamaian kami,
dan bersama Engkau dan Roh Kudus, ….

Bacaan Pertama – Zakharia 2:1-5.10-11a
“Ketahuilah, Aku akan datang dan tinggal bersama kalian”, demikianlah sabda Tuhan. Dengan itu Nabi Zakharia menubuatkan, bahwa Tuhan akan tinggal di antara umat terpilih. Yerusalemlah yang akan menjadi pusat umat yang akan melaksanakan nubuat itu.

“Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu.””

Pembacaan dari Nubuat Zakharia:

Aku, Zakharia, melayangkan mataku dan melihat: Tampak seorang yang memegang tali pengukur. Aku lalu bertanya, “Ke manakah engkau pergi?” Maka ia menjawab, “Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebar dan panjangnya.”

Lalu malaikat yang berbicara dengan daku maju ke depan. Sementara itu seorang malaikat lain maju, mendekatinya dan diberi perintah. “Larilah, katakanlah kepada orang muda di sana itu, demikian, ‘Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya. Dan Aku sendiri,’ demikianlah sabda Tuhan, ‘akan menjadi tembok berapi di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya’.”

“Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu,” demikianlah sabda Tuhan, “dan pada waktu itu banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada Tuhan dan akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan tinggal di tengah-tengahmu.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Antarbacaan – Yeremia 31:10.11-12ab.13

Ref: Tuhan menjaga kita seperti gembala menjaga kawanan dombanya.

Mazmur
 Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa,
dan beritahukanlah di tanah-tanah pesisir yang jauh,
katakanlah: Dia yang telah menyerahkan Israel
akan menghimpunnya kembali,
dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanan dombanya!

 Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub,
telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat daripadanya.
Mereka akan datang bersorak-sorai di atas bukit Sion,
muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan.

 Waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai,
orang muda dan orang-orang tua akan bergembira,
Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan,
akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan.

BAIT PENGANTAR INJIL 2Tim 1: 10b

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut,
dan menerangi hidup dengan Injil.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 9:43b-45

Meski sudah lebih dari separuh masa hidup Yesus di tengah masyarakat, namun para murid belum juga menangkap tugas perutusan Yesus. Nubuat-nubuat tentang sengsara-Nya masih tertutup bagi mereka.

“Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.
Mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Semua orang heran karena segala yang dilakukan Yesus. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dengarkan dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.”

Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada Yesus.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa maha pengasih,
kuduskanlah kiranya kami menjadi umat-Mu
dengan roti anggur ini,
karena kami telah dibela oleh Yesus Putra-Mu
dengan sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Markus 10:45

 Putra Manusia datang untuk melayani
dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami di surga,
siapa pun yang mohon kedamaian dan cahaya
untuk hari kemudian,
Kauberi lambang pengharapan dalam diri Yesus.
Ajarilah kami menempuh jalan-Nya
serta mengurbankan diri demi kedamaian di dunia.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About

Check Also

MINGGU PASKAH VII, 2 Juni 2019: Hari Komunikasi sosial Sedunia ke-53

Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *