Home / Berita / Sabtu Pekan Biasa XXX, 31 Oktober 2015

Sabtu Pekan Biasa XXX, 31 Oktober 2015

Antifon Pembukaan – Lukas 14:11

 Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan,
dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.

Pengantar

Kerendahan hati pun dapat kita timbulkan dari perhitungan kesombongan semu. Orang yang bertugas dapat juga mempunyai maksud-maksud sampingan. Boleh ikut serta, meski di tempat paling bawah, masih merupakan suatu kehormatan. Semoga kita menemukan akal menyapa orang sehingga orang terkesan seakan-akan boleh ikut serta melakukan sesuatu.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami yang maha penyayang,
jadikanlah kiranya kami umat-Mu
dan semoga Engkau berkenan mengikat perjanjian dengan kami
dalam diri Yesus Putra-Mu terkasih.
Tuntunlah kami di jalan-Nya menuju kepada-Mu.
Sebab Dialah Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Roma 11: 1-2a.11-12.25-29
Sungguh suatu seni, mengambil yang baik dari kesalahan-kesalalum yang terjadi. Dan Paulus melakukan hal itu dengan bangsa Yahudi. Umat itu tidak menerima Kristus. Tentu ada akibatnya bagi Paulus. Tetapi orang-orang bukan Yahudi yang beruntung. Namun, Tuhan takkan meninggalkan umat terpilih-Nya begitu saja.

“Jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan
mereka berarti lain daripada hidup dari antara orang mati?”

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, mungkinkah Allah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Sebab aku sendiri pun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. Allah tidak menolak umat-Nya yang telah Dia pilih. Maka aku bertanya: Apakah bangsa Israel tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi karena pelanggaran mereka keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka menjadi cemburu. Jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, apalagi kesempurnaan mereka.

Saudara-saudara, hendaknya kalian mengetahui rahasia ini, agar jangan menganggap dirimu pandai. Sebagian dari bangsa Israel telah menjadi tegar hati sampai segenap bangsa lain masuk. Dengan demikian akhirnya seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis, “Dari Sion akan datang Penebus. Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari Yakub. Inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila aku menghapuskan dosa mereka.”

Mengenai Injil, orang-orang Israel adalah musuh Allah oleh karena kalian, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. Sebab Allah tak pernah menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 93:12-13a.14-15.17-18

Ref: Tuhan tidak akan membuang umat-Nya.

Mazmur:
 Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya Tuhan,
yang Kauajari Taurat-Mu;
hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.

 Sebab Tuhan tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik pusaka-Nya tidak akan Ia tinggalkan,
sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan semua orang yang tulus hati akan mematuhi.

 Jika bukan Tuhan yang menolong aku,
sudah lama aku merunduk di tempat sunyi.
Ketika aku berpikir, “Kakiku goyah”
kasih setia-Mu, ya Tuhan, menopang aku.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:29ab

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terimalah beban-Ku dan belajarlah pada-Ku,
sebab Aku lemah lembut dan rendah hati.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 14:1.7-11
Ketika Yesus sedang bersantap di rumah orang Farisi, Lukas mencatat beberapa sabda-Nya. Kini tibalah giliran tentang memilih tempat. Orang Farisi yang sombong tentu berebut memilih tempat paling utama. Itulah yang dicela oleh Yesus.

“Barangsiapa meninggikan diri, akan direndahkan;
dan barangsiapa merendahkan diri, akan ditinggikan.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada suatu hari Sabat Yesus masuk rumah seorang pemimpin orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Melihat tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat terhormat. Yesus lalu mengatakan perumpamaan berikut,

“Kalau engkau diundang ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan. Sebab mungkin ada undangan yang lebih terhormat daripadamu. Jangan-jangan orang yang telah mengundang engkau dan tamu itu berkata kepadamu, ‘Berikanlah tempat itu kepada orang ini.’ Lalu dengan malu engkau harus pindah ke tempat yang paling rendah! Tetapi apabila engkau diundang, duduklah di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata, ‘Sahabat, silakan duduk di depan.’ Dengan demikian engkau mendapat kehormatan di mata semua tamu yang lain.

Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan; dan barangsiapa merendahkan diri, akan ditinggikan.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami di surga,
panggillah kiranya kami ikut serta dalam perjamuan
dan berilah kami rezeki yang merukunkan kami semua.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Mazmur 93:17-18

 Jika bukan Tuhan yang menolong aku,
sudah lama aku merunduk di tempat sunyi.
Ketika aku berpikir, “Kakiku goyang”
Kasih setia-Mu, ya Tuhan, menopang aku.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami maha pengasih,
semoga kami siap sedia untuk menerima sabda-Mu
dan melayani orang yang sedang mengalami kesulitan
dan penderitaan.
Berilah kami keberanian untuk menaruh cinta kasih
kepada sesama dengan tulus ikhlas.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA IX, 7 Juni 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 25:4bc  Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku. Pengantar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *