Home / Liturgi / Sabtu SABTU, 12 Januari 2019 (SESUDAH PENAMPAKAN TUHAN)

Sabtu SABTU, 12 Januari 2019 (SESUDAH PENAMPAKAN TUHAN)

Antifon Pembukaan – Galatia 4:4-5

 Allah telah mengutus Putra-Nya,
yang dilahirkan oleh seorang wanita,
agar kita diangkat menjadi anak-anak Allah.

Pengantar

Orang yang secara diam-diam bekerja giat dan tetap tidak menonjolkan diri adalah orang yang menemukan kebahagiaan karena orang lain memperoleh kebahagiaan. Menjelang pembaptisanYesus, kita bertemu denganYohanes Pembaptis. Dialah yang berkata, “Ia harus semakin besar, tetapi aku semakin kecil.” Tuhan selalu mendengarkan permohonan kita, apalagi kalau yang kita mohon: Datanglah kerajaan-Mu.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa yang kekal dan kuasa,
Engkau menjadikan kami makhluk baru dalam Kristus.
Kami mohon, semoga kami menjadi serupa dengan Kristus,
karena di dalam Dia kami disatukan dengan Dikau.
Demi Yesus Kristus, ….

Bacaan I – I Yohanes 5:14-21
Tuhan rnengabulkan doa orang yang dipanjatkan dengan jujur dan penuh iman. Yohanes mengajak umat berdoa. Tetapi, hendaknya berdoa sebagai putra dan putri Allah. Itulah yang dapat memperdalam dan memperluas iman akan Allah yang benar.

Allah mengabulkan doa kita.

Pembacaan dari Surat pertama Rasul Yohanes:
Saudara-saudaraku terkasih, inilah sebabnya kita berani menghadap Allah, yaitu karena Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita tahu juga bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang kita minta kepada-Nya.

Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah; maka Allah akan memberikan hidup kepadanya, yaitu kepada dia yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut itu. Ada doa yang mendatangkan maut, dan tentang ini, tidak kukatakan bahwa ia harus berdoa. Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindungi orang itu, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Kita tahu bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. Akan tetapi kita tahu bahwa Anak Allah telah datang, dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan kehidupan yang kekal. Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 149:1-2.3-4.5.6a.9b

Ref: Tuhan berkenan kepada umat-Nya.
Atau: Alleluya.

Masmur:
 Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru!
Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh!
Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya,
biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.

 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian,
biarlah mereka bermazmur kepada-Nya
dengan rebana dan kecapi!
Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,
Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.

 Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan,
biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur!
Biarlah pujian pengagungan Allah
ada dalam kerongkongan mereka;
itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 4:16

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Bangsa yang diam dalam kegelapan
telah melihat Terang yang besar,
bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut
telah terbit Terang.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 3:22-30
Murid-murid Yohanes kecewa karena murid Yesus semakin bertambah, sedangkan murid Yohanes semakin berkurang. Tetapi, Yohanes memang hanya merintis jalan. Maka, ia bergembira sebagaimana sahabat-sahabat pengantin. Juga mengenai kesederhanaan Yohanes telah merintis jalan: Dia harus semakin agung, sedangkan aku semakin kecil.

Sahabat mempelai bersukacita mendengar suara mempelai.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke tanah Yudea, dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. Akan tetapi Yohanes pun membaptis di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.

Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian. Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya, “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang Sungai Yordan, dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga, dan semua orang pergi kepada-Nya.” Jawab Yohanes, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai, yang berdiri dekat dia dan mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan Persembahan

Tuhan Allah kami,
Engkaulah sumber damai dan bakti.
Sudilah menolong kami,
agar dengan persembahan ini
kami menghormati Engkau dengan pantas.
Semoga dengan menerima sakramen ini
kami semua rukun bersatu padu.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Yohanes 1:16

 Dari kelimpahannya,
kita semua telah menerima rahmat demi rahmat.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa maharahim,
Engkaulah sumber damai.
Engkau membimbing umat-Mu
dengan pelbagai bantuan,
supaya kami memperoleh rahmat
dari kemurahan hati-Mu
untuk sekarang dan masa mendatang.
Semoga dengan bantuan harta dunia,
kami semakin merindukan harta surgawi.
Demi Kristus, ….



About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS PEKAN PASKAH IV, 16 Mei 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 68:8.9.20  Ya Allah, ketika Engkau tampil di depan umat-Mu, melangkah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *