Home / Berita / SABTU,28 Oktober 2017: PESTA Santo Simon dan Yudas Tadeus Rasul

SABTU,28 Oktober 2017: PESTA Santo Simon dan Yudas Tadeus Rasul

Kedua orang rasul Yesus ini kita rayakan pestanya pada hari yang sama. St. Simon disebut “orang Zelot (setia)” karena ia amat taat kepada hukum Yahudi. Suatu ketika, Simon dipanggil oleh Yesus untuk menjadi rasul-Nya. Simon menyerahkan jiwanya serta mengerahkan tenaganya untuk mewartakan Injil. Bersama para rasul yang lain, Simon menerima karunia Roh Kudus pada hari Pentakosta. Kemudian, menurut tradisi, ia pergi ke Mesir untuk mewartakan iman. Selanjutnya, ia pergi ke Persia bersama dengan rasul St. Yudas, dan keduanya wafat sebagai martir di sana.

St. Yudas disebut juga Tadeus, artinya “si pemberani”. Yudas-lah yang mengajukan kepada Kristus pertanyaan yang terkenal pada Perjamuan Malam Terakhir. St. Yudas bertanya, “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yesus, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”

St. Yudas dikenal sebagai santo pelindung “perkara yang sulit atau hampir tidak ada harapannya.” Umat beriman mohon bantuan doanya ketika tampaknya hampir tidak ada harapan sama sekali atas persoalan mereka. Seringkali Tuhan menjawab doa-doa mereka oleh karena bantuan doa rasul yang terkasih ini.

St. Simon dikenal sebagai “orang Zelot” dan St. Yudas Tadeus disebut “si Pemberani”. Marilah kita berdoa mohon semangat perutusan dan cinta yang menyala-nyala seperti mereka di dalam hati kita.

Antifon Pembukaan

Merekalah orang suci, yang dipilih Tuhan dalam cinta sejati.
Mereka dimahkotai kemuliaan abadi, dan Gereja disinari ajaran mereka.

Kata Pengantar

Kerajaan Allah tumbuh dengan diam-diam seperti biji yang sedang tumbuh tanpa dapat dirintangi. Pertumbuhan demikian itu tampak pada Simon dan Yudas. Ketika menggabungkan diri dengan kelompok Yesus, mungkin alasan mereka belum religius murni. Simon bahkan termasuk angota gerakan bawah tanah, yang mau menyingkirkan kekuasaan Roma. Yudas Tadeus pun melihat Yesus sebagai calon penguasa negeri. Yesuslah yang sesuai dengan aspirasi politik mereka. Ajaibnya ialah bahwasanya mereka mempercayakan diri kepada Yesus, dan tetap setia mengikuti-Ny. Juga ketika tahu bahwa kerajaan-Nya bukan dari dunia ini.

Kemuliaan

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa, cahaya kebenaran,
karena pewartaan para rasul kami mengenal kemuliaan nama-Mu.
Semoga berkat doa Santo Simon dan Yudas Tadeus, Gereja-Mu tetap berkembang dengan subur menjadi tanda penyelamatan,
dan semakin banyak bangsa percaya pada-Mu.
Demi Yesus Kristus, …

Bacaan Pertama –Efesus 2:19-22
Gereja yang dibangun oleh Kristus dan diwartakan oleh para rasul, terbuka bagi siapa saja. Di suit oran gmenjadi warga umat kudus, anggota Keluarga Allah. Hubungan para anggota satu sama lain dipererat, sekaligus dengan Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

“Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan orang kudus dan anggota keluarga Allah“.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:
Saudara-saudara, kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan orang kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di atas Dia tumbuhlah seluruh bangunan, yang rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan. Di atas Dia pula kamu turut dibangun menjadi tempat kediaman Allah dalam Roh.

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan –Mazmur 19:2-3.4-5; Ul: lh.5a)

Ref. Nama Tuhan hendak kuwartakan, di tengah umat kumuliakan
atau Di seluruh dunia bergemalah suara mereka.

Ayat
. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.
. Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.
U: Alleluya.

Bacaan Injil –Lukas 6:12-19
Yesus menyepi untuk berdoa, sebelum memilih para rasul, dan sebelum mereka diutus, mereka diberi teladan lebih dahulu bagaimana kelak penerapannya.

“Orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena dari pada-Nya keluar suatu kuasa, dan semua orang itu disembuhkan-Nya ”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Sekali peristiwa Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Keesokan harinya, ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul. Mereka itu ialah: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, Andreas saudara Simon, Yohanes dan Yakobus, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Lalu Yesus turun bersama mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar. Di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya, dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem, dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena dari pada-Nya keluar suatu kuasa, dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.

Doa Persembahan

Allah Bapa, keluhuran orang kudus,
kami menghormati kemuliaan abadi, yang diperoleh rasul-Mu Santo Simon dan Yudas.
Kami mohon terimalah doa dan persembahan kami, penuhilah hasrat keinginan kami, dan buatlah kami layak merayakan ekaristi ini.
Demi Kristus,…

Prefasi para Rasul

Antifon Komuni –Yoh 14:23

Tuhan bersabda, “orang yang mencinta Aku akan mentaati sabda-Ku.
Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang dan tinggal padanya.”

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih dan penyayang,
kurnia cinta kasih-Mu telah kami terima,
Maka terdorong oleh Roh Kudus kami moho, semoga perayaan suci yang kami langsungkan ini
untuk menghormati Santo Simon dan Yudas, tetap menguatkan kami dalam cinta kasih-Mu.
Demi Kristus, …

RENUNGAN

 

Senantiasalah Berdoa

“Semalam-malaman Yesus berdoa, lalu Ia memilih kedua belas orang yang disebut-Nya Rasul.”

Saudara-saudara yang terkasih, pada hari ini kita memperingati Pesta St. Simon dan Yudas. Mereka adalah rasul yang dipilih oleh Yesus sendiri. Yesus memilih ke duabelas murid-Nya dengan doa yang sangat mendalam. Mungkin di dalam hati kita tersirat pertanyaan “Mengapa Yesus memilih Yudas pada akhirnya ia menjadi seorang penghianat ? Mengapa Ia tidak memilih orang seperti Simon saja ? Akibat tindakan Yudaslah Yesus mendapat siksaan yang begitu menyakitkan. Ya, Yesus telah mengetahui bahwa Yudas akan menghianati-Nya. Dan Ia juga mengetahui bahwa Ia akan wafat di kayu salib. Ia memilih Yudas sebagai alat-Nya untuk menggenapi hukum taurat. Jikalau Yudas tidak dipakai Yesus sebagai alat-Nya maka Yesus tidak akan wafat di salib. Dan kita tidak akan mengenang wafat dan kebangkitan-Nya di Gereja Katolik.

Saudara-saudari yang terkasih, Yesus telah mengetahui segala kehidupan kita di dunia ini. Ia berdoa kepada Bapa-Nya semalam-malaman untuk menyerahkan seluruh hidup-Nya kepada Bapa-Nya. Ia begitu takut menghadapi siksaan yang akan dihadapi-Nya. Namun Yesus menyerahkan segala ketakutan-Nya kepada Bapa-Nya. Ia percaya bahwa Bapa-Nya akan menolong-Nya melewati penderitaan itu. Begitu juga dengan kita, hendaknya kita percaya kepada-Nya di dalam doa yang tiada hentinya kita samapaikan kepada-Nya setiap hari. Jangan pernah takut akan hal-hal buruk menimpa kita karena hal buruk itu bisa menjadi hal yang terindah bagi kita. Yesus mendapat penyiksaan di kayu salib namun di balik penderitaan itu Ia dikenang sebagai Sang Juru Selamat Manusia.

Saudara-saudari yang terkasih, Yesus sendiri adalah kasih. Di dalam setiap permasalahan yang ada di dalam diri kita Ia mengetahuinya. Tidak ada gunanya kita menyembunyikan permasalahan itu. Yesus bisa menjadi tempat sharing yang paling tepat. Ia adalah sahabat yang senantiasa sabar mendengar keluh kesah kita. Ingatlah bahwa kita kita adalah alat-Nya sama seperti kedua belas rasul-Nya. (Fr. Yohanes Siringo-ringo – PRAUNIO PADANG)

Renungan Hari ini: DIPILIH OLEH ALLAH (Renungan Pesta st. Simon dan Yudas Tadeus, Rasul – Jumat, 28 Oktober 2016 Oleh Fr. Thery Cholma Bancin)….Klik di sini!!

About

Check Also

Ekaristi SABTU BIASA XXXI, 10 November 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 112:5-6  Orang baik menaruh belas kasih dan memberi pinjaman, ia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *