Home / Liturgi / Ekaristi SELASA BIASA VIII, 5 Maret 2017

Ekaristi SELASA BIASA VIII, 5 Maret 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 50:14

 Persembahkanlah syukur sebagai kurban kepada Allah,
dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi.

Pengantar

Berkorban, meninggalkan segalanya demi Kristus, hanyalah akan bernilai bila kita lakukan dengan hati tulus ikhlas. Sebab kita mau meninggalkan sesuatu bukan karena kita anggap hina atau tak bernilai, melainkan demi sesuatu yang lebih luhur: kita mau mengikuti Kristus. Mengikuti saja sudah berlipat ganda hasilnya, apalagi di kemudian hari akan kita peroleh hidup abadi.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa Raja damai,
anugerah-Mulah kedamaian serta pengampunan dosa.
Semoga Kauukir cinta kasih-Mu dalam hati kami,
agar kami dapat membagikan kedamaian-Mu itu
kepada semua orang dan sekalian bangsa.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Yesus bin Sirakh 36:1-12
Dalam upacara kurban sikap batin lebih berharga daripada sikap lahiriah. Sikap lahiriah bernilai karena sikap batiniah. Mematuhi hukum dan memberi derma termasuk kurban sungguh-sungguh.

“Mentaati perintah Tuhan sama dengan kurban keselamatan.”

Pembacaan dari Kitab Putera Sirakh:
Memenuhi hukum Tuhan itu sama dengan mempersembahkan banyak kurban, dan memperhatikan segala perintah Tuhan itu sama dengan mempersembahkan kurban keselamatan. Membalas kebaikan hati orang sama dengan mempersembahkan kurban sajian, dan memberi derma sama dengan menyampaikan kurban syukur. Yang direlai oleh Tuhan ialah menjauhi kejahatan dan menolak kelaliman itu sama dengan kurban penghapus dosa.

Janganlah tampil di hadirat Tuhan dengan tangan kosong, sebab semuanya wajib menuruti perintah Tuhan. Persembahan orang jujur melemaki mezbah, dan harumnya sampai ke hadapan Yang Mahatinggi. Tuhan berkenan akan kurban orang yang jujur, dan takkan melupakannya.

Muliakanlah Tuhan dengan kemurahan, dan buah bungaran di tanganmu janganlah kau sedikitkan. Bawalah pemberianmu dengan muka riang, dan dengan suka hati sertakanlah bagian sepersepuluh menjadi barang kudus. Berikanlah kepada Yang Mahatinggi sesuai dengan apa yang diberikan-Nya kepadamu: itupun harus dengan murah hati dan seturut penghasilanmu. Sebab Tuhan pasti membalas, dan akan membalas engkau tujuh kali lipat.

Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab tidak akan Ia terima! Jangan menaruh harapan pada kurban kelaliman. Sebab Tuhan adalah hakim yang tidak memihak.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 50:5-6.7-8.14.23

Refren: Orang yang jujur jalannya,
akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.

Mazmur:
 “Bawalah ke mari orang-orang yang Kukasihi,
yang mengikat perjanjian dengan Daku,
perjanjian yang dikukuhkan dengan kurban sembelihan!”
Maka langit memberitakan keadilan-Nya:
Allah sendirilah Hakim!

 Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman!
Dengarkanlah, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu:
Akulah Allah, Allahmu!
Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum,
sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapanku!

 Persembahkanlah syukur sebagai kurban kepada Allah,
dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi.
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban,
ia memuliakan Daku;
dan siapa yang jujur jalannya,
akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah!

BAIT PENGANTAR INJIL Lh. Mat 11:25

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Markus 10:28-31
Barangsiapa menerima tawaran Tuhan dan sanggup hidup demi Tuhan dan sesama meniru Kristus, akan memperoleh sukacita di situ. Dan bukan hanya kelak, tetapi kini pun sudah dapat menikmatinya dalam kesulitan dan cobaan.

“Sekalipun disertai penganiayaan, pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat, dan di masa datang menerima hidup yang kekal.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Setelah Yesus berkata betapa sukarnya orang kaya masuk Kerajaan Allah, berkatalah Petrus kepada Yesus, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau.”

Maka Yesus menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, barangsiapa meninggalkan rumah, saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya, pada masa ini juga ia akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak-anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan; dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa, sumber sukacita abadi,
kalau bukan berkat pemberian-Mu,
tentu kami datang menghadap dengan tangan kosong.
Maka kami mohon, jadikanlah kami
pembawa perdamaian, pewarta pengampunan dan keadilan,
agar kami dapat bersukacita di hadapan-Mu.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Yesus bin Sirakh 35:9

 Berikanlah kepada Yang Mahatinggi
sesuai apa yang diberikan-Nya kepadamu.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber kehidupan,
kami telah menerima Yesus Putra-Mu,
yang telah mengurbankan segalanya demi keselamatan kami.
Semoga kami mengikuti jejak-Nya
dan berkenanlah melaksanakan janji-Mu:
Suburkanlah hidup kami,
agar lebih kuat daripada maut.
Demi Kristus, ….

About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS PEKAN PASKAH IV, 16 Mei 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 68:8.9.20  Ya Allah, ketika Engkau tampil di depan umat-Mu, melangkah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *