Home / Liturgi / SENIN, 17 Oktober 2016: Santo Ignasius dari Antiokia (uskup dan martir, +107)

SENIN, 17 Oktober 2016: Santo Ignasius dari Antiokia (uskup dan martir, +107)

St. Ignatius dari Antiokhia telah dikenal sejak masa gereja perdana. Ia dilahirkan pada tahun 50. St. Hieronimus dan St. Yohanes Krisostomus keduanya berpendapat bahwa makamnya terletak dekat pintu gerbang kota Antiokhia. Ignatius adalah Uskup Antiokhia yang ketiga. Di kota inilah St. Petrus berkarya sebelum ia pindah ke Roma. Di kota ini jugalah pertama kalinya para pengikut Kristus disebut Kristen. Ignatius dijatuhi hukuman mati dalam masa pemerintahan Kaisar Trajan. Ia digiring dari Antiokhia ke gelanggang pertunjukan di pusat kota Roma.

Meskipun kepergiannya ke Roma berada dalam pengawalan ketat pasukan, Ignatius sempat singgah di Smyrna dan Troas. Dari kota-kota tersebut ia menulis beberapa pucuk surat kepada umat Kristiani. Dengan demikian, ia menggunakan cara yang sama dengan St. Paulus dalam mewartakan Kabar Sukacita. Salah satu surat yang ditulis Ignatius dari Troas ditujukan kepada St. Polikarpus, seorang rekan uskup, yang kelak juga menjadi seorang martir.

Ketika Ignatius yang terkasih tiba di Roma, ia bergabung dengan umat Kristiani yang pemberani yang menantinya di penjara. Akhirnya, tibalah hari dimana sang uskup dilemparkan ke arena pertunjukan. Dua ekor singa ganas menerkamnya. St. Ignatius wafat sekitar tahun 107. Ia mewariskan kepada kita kesaksian hidup Kristiani serta surat-suratnya yang indah.

“Berdoalah bagiku, supapa aku jangan jatuh dalam pencobaan.”
St. Ignatius.

Antifon Pembukaan –Gal 2:19-20

Aku disalibkan bersama Kristus. Namun aku hidup, tetapi bukan aku sendiri melainkan Kristuslah yang hidup di dalam diriku. Aku hidup dalam kepercayaan akan Putera Allah, yang mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya bagiku.

Pengantar

Orang yang dibawa ke tempat hukuman biasanya amat ketakutan. Bagi Ignasius, uskup Antiokia, perjalanan itu masih diperpanjang. Hukuman mati dijatuhkan di Antiokia, tetapi harus dibawa ke Roma melalui daratan untuk menjalani hukuman itu di sana. Namun baginya perjalanan itu bukan perjalanan duka. Di tempat-tempat yang dilaluinya ia menyampaikan pesan-pesan kepada umat Kristen untuk menabahkan hati mereka. Bebarapa suratnya itu masih tersimpan baik. Tiada keluhan terbaca di situ. Hanyalah keprihatinan atas umat dan ucapan syukur atas iman yang dianutnya.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa yang kekal dan kuasa,
Engkau meluhurkan tubuh Kristus, yaitu umat-Mu, berkat kesaksian jaya para martir yang kudus.
Pada hari ini kami kenangkan Santo Ignasius, yang mencapai keluhuran abadi karena penderitaannya. Kami mohon bantulah kiranya kami juga dan lindungilah kami senantiasa.
Demi Yesus Kristus,…

Bacaan I – Efesus 2:1-10

Bagaimana Tuhan menganugerahkan keselamatan, disingkat Paulus demikian: Meski kita sudah mati karena dosa, Tuhan masih tetap menaruh cinta kasih kepada kita, serta membangkitkan kita bersama Kristus. Tindakan-Nya tanpa ada jasa sedikit pun dari pihak kita. Kalau demikian, maka kita harus selalu terbuka terhadap kasih karunia Allah dengan penuh rasa syukur.

Tuhan telah menghidupkan kita bersama dengan Kristus,
dan telah memberi kita tempat di surga bersama dengan Dia.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, kalian dahulu sudah mati karena pelanggaran dan dosamu. Kalian hidup di dalamnya karena kalian mengikuti jalan dunia ini, karena kalian mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang kini bekerja di antara orang-orang durhaka. Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara orang-orang durhaka itu, ketika kami hidup dalam hawa nafsu daging, menuruti kehendak daging serta pikiran yang jahat. Jadi pada dasarnya kita ini orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti yang lain itu.

Tetapi terdorong oleh kasih-Nya yang besar, yang telah dilimpahkan kepada kita, Allah yang kaya dengan rahmat telah menghidupkan kita bersama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati karena kesalahan kita. Jadi kalian diselamatkan berkat kasih karunia. Di dalam Kristus Yesus itu Allah telah membangkitkan kita juga dan memberi tempat di surga bersama dengan Dia. Dengan demikian Allah bermaksud di masa yang akan datang menyatakan kasih karunia-Nya yang berlimpah, sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Sebab berkat kasih karunia kalian diselamatkan oleh iman. Keselamatan itu bukanlah hasil usahamu, melainkan pemberian Allah. Jadi keselamatan itu bukanlah hasil pekerjaanmu. Maka jangan sampai ada yang memegahkan diri. Sebab sesungguhnya kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik, yang sudah dipersiapkan Allah sebelumnya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 100:2-5

Ref: Tuhanlah yang menjadikan kita, dan punya Dialah kita.

Mazmur:

 Bersorak-soraklah bagi Tuhan,
hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

 Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita, dan punya Dialah kita;
kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
masuklah ke pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya, dan pujilah nama-Nya!

 Sebab Tuhan itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 5:3

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah,
karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 12:13-21

Yesus diminta memecahkan perselisihan tentang warisan, tetapi menolak. Harta dunia bukanlah jaminan bagi hidup sejati. Orang tidak mampu mengatur hidup tanpa Tuhan. Apa arti harta milik, kalau mengingat maut?

Bagi siapakah nanti harta yang telah kausediakan itu?

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Sekali peristiwa Yesus mengajar banyak orang. Salah seorang dari mereka berkata kepada Yesus, “Guru, katakanlah kepada saudaraku, supaya ia berbagi warisan dengan daku.” Tetapi Yesus menjawab, “Saudara, siapa yang mengangkat Aku menjadi hakim atau penengah bagimu?” Kata Yesus kepada orang banyak itu, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan! Sebab walaupun seseorang berlimpah-limpah hartanya hidupnya tidak tergantung dari kekayaannya itu.”

Kemudian Ia menceriterakan kepada mereka perumpamaan berikut, “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya, ‘Apakah yang harus kuperbuat, sebab aku tidak punya tempat untuk menyimpan segala hasil tanahku.’ Lalu katanya, ‘Inilah yang akan kuperbuat: Aku akan merombak lumbung-lumbungku, lalu mendirikan yang lebih besar, dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum serta barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya. Beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!’ Tetapi Allah bersabda kepadanya, ‘Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu. Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu?’ Demikianlah jadinya dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri, tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa yang maharahim,
Santo Ignasius telah menyamakan diri dengan gandum Kristus,
yang digiling menjadi roti murni karena penderitaan dan kesaksiannya.
Sebagaimana Engkau menyambut persembahannya, demikian pula sudilah menerima roti dan anggur persembahan kami ini.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni 

Aku ini gandum Kristus, yang harus digiling geraham binatang menjadi roti murni.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:

Allah Bapa, pemberi hidup,
semoga kami dikuatkan dengan santapan surgawi yang kami sambut pada hari Santo ignasius dilahirkan dalam kehidupan baru.
Tolonglah kiranya kami menjadi orang Kristen, bukan saja karena sebutan, tetapi karena perbuatan.
Demi Kristus, …

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XIX, 16 Agustus 2018

Antifon Pembukaan – Mazmur 78:7  Hendaklah kita menaruh kepercayaan kepada Allah, dan jangan melupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *