Home / Liturgi / Ekaristi SENIN BIASA IV, 4 Februari 2019

Ekaristi SENIN BIASA IV, 4 Februari 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 31:20

 Alangkah berlimpah-limpah kebaikan-Mu, ya Tuhan,
    yang telah Kaulakukan di hadapan manusia
    bagi orang yang berlindung pada-Mu.

Pengantar

Orang harus menerima iman, agar dapat bertahan terhadap segala macam cobaan, seperti para hakim, Daud, dan para nabi. Tetapi sekali kita peroleh, maka kita cenderung untuk mengamankannya. Orang yang disembuhkan dalam Injil berusaha tetap mengikuti Yesus. Tetapi ia disuruh mewartakan ke segala penjuru apa yang diperolehnya. Bila kita menemukan Tuhan, maka cara mengamankannya ialah dengan mewartakan Dia dan membagikan anugerah-Nya kepada sesama kita.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa, sumber kedamaian,
setiap orang Kaukenal namanya.
Semoga kami mengalami pemeliharaan-Mu
yang penuh kasih sayang,
dan perkenankanlah kami
memasuki kedamaian-Mu.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami.

Bacaan  Pertama– Ibrani 11:32-40

Dengan contoh-contoh diterangkan bahwa iman itu suatu anugerah dengan daya luar biasa. Tetapi sekalipun para leluhur dianggap pantas oleh Allah, namun mereka tidak menyaksikan sendiri pelaksanaannya dalam diri Kristus apa yang mereka imani. Sedangkan kita, malahan diperkenankan mengalami zaman Mesias.

Allah mempunyai rencana yang lebih baik bagi kita semua.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara tentang tokoh-tokoh iman, aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud, Samuel dan para nabi. Karena iman, mereka telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran dan memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa dan memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang dan telah beroleh kekuatan dalam kelemahan. Mereka telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing. Karena iman, para ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab mereka dibangkitkan. Ada lagi orang-orang yang membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, karena mereka mengharapkan kebangkitan untuk hidup yang lebih baik. Ada pula yang diejek dan didera, bahkan ada yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari batu, digergaji dan dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba atau kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. Dunia ini bukan tempat layak bagi mereka! Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan dalam celah-celah gunung. Iman mereka telah memberi mereka suatu kesaksian yang indah. Namun mereka semua belum memperoleh apa yang dijanjikan itu. Sebab Allah mempunyai rencana yang lebih baik bagi kita semua; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 31:20.21.22.23.24

Ref: Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu,
        kalian semua yang berharap kepada Tuhan.

Mazmur:

 Alangkah limpahnya kebaikan-Mu
    yang telah Kaulakukan di hadapan manusia
    bagi orang yang berlindung pada-Mu!

 Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu
    terhadap persekongkolan orang-orang;
    Engkau melindungi mereka dalam pondok
    terhadap pembantahan lidah.

 Terpujilah Tuhan!
    Ia telah menunjukkan kasih setia-Nya kepadaku dengan ajaib
    pada waktu kesesakan!

 Dalam kebingunganku aku menyangka,
    “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.”
    Tetapi ternyata Engkau mendengarkan suara permohonanku,
    ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

 Kasihilah Tuhan, hai semua orang yang dikasihi-Nya!
    Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan,
    tetapi orang yang congkak diganjar-Nya
    dengan tidak tanggung-tanggung.

BAIT PENGANTAR INJIL – Luk 7:16

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita,
    dan Allah mengunjungi umat-Nya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Markus 5:1-20

Tanah Gerasa bagi orang Israel termasuk daerah kafir. Penduduknya hidup di gua-gua dan makan seperti babi saja. Pendapat demikian itu mau diberantas oleh Yesus. Dan Ia menunjukkan bahwa kedatangan-Nya juga untuk mereka. Orang yang semula keranjingan setan disuruh menceritakan apa yang diterima dari Yesus. Tiada orang yang ditolak Yesus. Ia datang untuk setiap orang tanpa pandang bulu.

Hai roh jahat, keluarlah dari orang ini!

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Sekali peristiwa, sampailah Yesus dan murid-murid-Nya di seberang danau Galilea, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah kepada-Nya yang kerasukan roh jahat dari pekuburan. Orang itu diam di sana dan tidak ada lagi yang sanggup mengikatnya, dengan rantai sekalipun! Sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantai itu diputuskannya dan belenggu itu dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli diri dengan batu. Ketika melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya. Ia lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak, “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!” Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya, “Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!” Kemudian Yesus bertanya kepada orang itu, “Siapa namamu?” Jawabnya, “Namaku Legion, karena kami banyak.” Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.

Adalah di sana, di lereng bukit, sekawanan babi sedang mencari makan. Lalu roh-roh itu meminta kepada Yesus, katanya, “Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, dan biarkanlah kami memasukinya!” Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu, dan memasuki babi-babi itu. Maka kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.

Maka larilah penjaga-penjaga babi itu! Mereka menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang telah terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk; orang yang tadinya kerasukan legion itu, kini berpakaian dan sudah waras. Maka takutlah mereka. Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu. Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Yesus. Tetapi Yesus tidak memperkenankannya. Yesus berkata kepada orang itu, “Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala yang telah diperbuat Tuhan atasmu, dan ceriterakan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!” Orang itu pun pergi, dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala yang telah diperbuat Yesus atas dirinya, dan mereka semua menjadi heran.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah, Bapa umat manusia,
berkatilah kami dalam persembahan ini
menjadi putra dan putri-Mu,
menjadi orang yang menggunakan nama Yesus,
Putra-Mu terkasih, yang hidup ….

Antifon Komuni – Markus 5:19

 Yesus bersabda, “Pulanglah ke rumah dan kampungmu,
    dan beritakan segala sesuatu yang diperbuat Tuhan,
    dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau.”

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih,
kami bersyukur bahwasanya Yesus
telah mewartakan nama-Mu kepada kami.
Kami mohon, semoga kami pun mewartakan
cinta kasih-Mu kepada semua orang.
Demi Kristus, ….

About gema

Check Also

Ekaristi SELASA BIASA VI, 19 Februari 2019

Antifon Pembukaan – Mazmur 29:1a.2  Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga, sampaikanlah kepada Tuhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *