Home / Berita / Senin Pekan Biasa VIII, 25 Mei 2015

Senin Pekan Biasa VIII, 25 Mei 2015

Antifon pembukaan – lih Petrus 1:9

• Bergembiralah dengan sukacita yang tak terkatakan,
sebab kita sudah mulai menikmati kebahagiaan surgawi
dan akan mencapai tujuan kepercayaan kita, yakni keselamatan.

Doa Pembukaan 

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahabaik,
Putera-Mu telah Kauutus mendatangi kami,
mencari yang tersesat jalannya.
Semoga mata kami terbuka terhadap yang baik.
Ajarilah kami mendengarkan sabda pengampunan-Mu
Tabahkanlah hati kami bila semangatnya mengendor,
serta ingatkanlah kami akan keagungan karya-Mu
dengan rasa penuh syukur
Demi Yesus Kristus,……

Bacaan I – 1 – Putera Sirakh 17:24-29

Penulis mengajak bertobat dengan meninggalkan dosa dan segala sesuatu yang dapat menimbulkan sandungan. Keadaannya belum begitu buruk, sehingga masih dapat diterima kembali oleh Tuhan. Setiap kali ada kesempatan baru bagi siapa pun yang terbuka hatinya.

Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (17:24-29)

Bertobatlah kepada Tuhan dan hentikanlah dosamu.

Bagi orang yang menyesal Tuhan membuka jalan kembali. Tuhan menghibur mereka yang kehilangan ketabahan. Berpalinglah kepada Tuhan dan lepaskanlah dosamu, berdoalah di hadapan-Nya dan berhentilah menghina. Kembalilah kepada Yang Mahatinggi dan berpalinglah dari yang durjana, dan hendaklah sangat membenci kepada kekejian. Siapa gerangan di dunia orang mati memuji Yang Mahatinggi sebagai pengganti orang yang hidup? Siapa gerangan mempersembahkan pujian di sana? Dari orang mati lenyaplah pujian, seperti dari yang tiada sama sekali. Sedangkan barangsiapa hidup dan sehat, ia memuji Tuhan. Alangkah besarnya belas kasihan serta pengampunan Tuhan bagi semua yang berpaling kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ref. Bersukacitalah dalam Tuhan dan bersorak sorailah, hai orang jujur.
Ayat. (Mzm 32:1-2.5.6.7)
1. Berbahagialah orang yang pelanggarannya diampuni dan dosa-dosanya ditutupi! Berbahagialah orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu!
2. Akhirnya dosa-dosaku kuungkapkan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku akan menghadap Tuhan” dan mengaku segala pelanggaranku. Maka Engkau sudah mengampuni kesalahanku.
3. Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi ditimpa kesesakan; kendati banjir besar terjadi, ia tidak akan terlanda. 4.Engkaulah persembunyian bagiku, ya Tuhan! Engkau menjagaku terhadap kesesakan Engkau melindungi aku, sehingga aku luput dan bersorak.

Bait Pengantar Injil

Alleluya
Yesus Kristus telah menjadi miskin sekalipun Ia kaya, supaya kalian menjadi kaya berkat kemiskinan-Nya. (2Kor 8:9)

Bacaan Injil – Markus 10:17-27

Kekayaan dan harta benda dapat menguasai manusia seutuhnya. Pemuda di dalam Injil ini tahu, bahwa memenuhi hukum saja belumlah cukup baginya. Tetapi ketika Yesus minta agar ia meninggalkan harta bendanya dan mengikuti Dia, pemuda itu kecewa dan pergi. Para murid pun nampak terkejut dan kecewa. Hanya dengan kekuatan ilahi manusia dapat mempersembahkan kurban yang sebesar itu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (10:17-27)

Juallah apa yang kaumiliki, dan ikutilah aku.”

Pada suatu hari Yesus berangkat meneruskan perjalanan-Nya. Maka datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia bertanya, “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Yesus berkata kepadanya, “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain Allah! Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta dan jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu.” Kata orang itu kepada Yesus, “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.” Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya, “Hanya satu lagi kekuranganmu: Pergilah, juallah apa yang kaumiliki, dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin. Maka engkau akan memperoleh harta di surga. Kemudian datanglah ke mari, dan ikutlah Aku.” Mendengar perkataan Yesus, orang itu menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyaklah hartanya. Lalu Yesus memandang murid-murid di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka, “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Murid-murid tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi, “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Para murid semakin gempar dan berkata seorang kepada yang lain, “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?” Yesus memandang mereka dan berkata,”Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab bagi Allah segala sesuatu adalah mungkin.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Doa persembahan 

Allah Bapa kami di surga,
semoga Engkau berkenan menerima roti dan anggur ini.
Tetapi kami mohon, berilah kami
hati yang suci dan semangat yang teguh
agar kami sendirilah yang Kauterima dengan rela.
Demi Kristus,….

Antifon komuni – Mk 10:25

• Lebih mudah seekor unta melalui lubang jarum
daripada seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Allah.

Doa penutup 

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami di surga,
Engkau selalu memihak kau papa miskin,
dan menyanggupi pertolongan kepada kaum tertindas.
Perkenankanlah kami selalu di tengah-tengah
kaum penderita dan tertindas,
agar dapat menemukan Engkau di situ
dan terhitung sebagai kaum papa penderita.
Demi Kristus,…..

About

Check Also

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019)

Pesan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53 (2 Juni 2019) “Kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *