Rencana Strategis

RENCANA STRATEGIS PASTORAL
KEUSKUPAN PADANG
2012 – 2018

 

VISI      : GEREJA KEUSKUPAN PADANG YANG MANDIRI DAN BERBUAH

MISI     :

Untuk mewujudkan cita-cita ini, Gereja Keuskupan Padang menetapkan beberapa tugas pokok berikut untuk dijalankan dalam 7 (tujuh) tahun ke depan.

  1. Meningkatkan pengetahuan dan penghayatan liturgi.
  2. Mengembangkan katekese sebagai sarana pewartaan dan peningkatan kesadaran untuk hidup menggereja dan bermasyarakat.
  3. Meningkatkan pelayanan dalam bidang pengembangan sosial ekonomi (PSE), pendidikan, dan kesehatan.
  4. Meningkatkan persekutuan dalam keluarga, KBG, dan kelompok kategorial.
  5. Meningkatkan kesaksian sebagai orang Katolik.

 PROGRAM :

1. Peningkatan Pengetahuan dan Penghayatan liturgi

1.1.          Pengembangan katekese liturgi

  1. Tujuan :
  • Agar umat memiliki pemahaman yang cukup tentang liturgi sakramental, sakramentali, dan devosi.
  • Bentuk Kegiatan : Seminar, Kursus, Pertemuan
  • Kelompok Sasaran : Imam, Awam
  • Penanggung jawab : Komisi Liturgi, Paroki

1.2.          Pelatihan petugas liturgi

  1. Tujuan :
  • Agar tersedia petugas liturgi dalam jumlah yang cukup dan berkualitas, mampu menjalankan tugasnya sesuai aturan (rubrik) dan bertanggung jawab.
  • Agar terlaksana kaderisasi dan regenerasi petugas liturgi.
  1. Bentuk Kegiatan : Pelatihan, Kursus
  2. Kelompok Sasaran : Awam, Petugas Liturgi
  3. Penanggung jawab : Komisi Liturgi, Paroki

1.3.          Peningkatan sarana dan prasarana liturgi

  1. Tujuan :
  • Agar tersedia perlengkapan liturgi yang lengkap, layak pakai, dan sesuai sesuai aturan liturgi.
  • Agar tersedia tempat ibadah dan kelengkapannya yang layak dan memadai.
  1. Bentuk Kegiatan : kolekte khusus untuk pengadaannya, cari donatur.
  2. Kelompok Sasaran : Paroki
  3. Penanggung Jawab : Paroki

2. Pengembangan Katekese sebagai sarana pewartaan dan peningkatan kesadaran untuk hidup menggereja dan bermasyarakat.

2.1.          Katekese umat

  1. Tujuan :

Agar umat semakin tahu tentang ajaran iman Katolik dan terlibat dalam kegiatan hidup menggereja dan memasyarakat.

  1. Bentuk Kegiatan :
  • Pertemuan dan pendalaman iman di rayon dan kelompok kategorial
  • Penerbitan katekismus sederhana
  • Pembuatan leaflet tentang doa-doa pokok Gereja, ajaran pokok Gereja beserta penjelasannya
  • Pemanfaatan ruang tanya jawab iman dalam lembaran paroki dan majalah keuskupan
  • Pemanfaatan media radio sebagai sarana pewartaan dan pendalaman iman.

Kelompok Sasaran : Seluruh Umat
Penanggung Jawab : Komisi Kateketik, Komisi Komunikasi Sosial, Komisi Kerasulan Awam, Paroki.

2.2.          Katekese mistagogi

  1. Tujuan :

Agar ada pembinaan lanjut bagi umat yang baru menerima sakramen-sakramen, terutama sakramen inisiasi dan sakramen perkawinan.

  1. Bentuk Kegiatan :
  • Pembinaan dan pertemuan berkala
  • Pengadaan bahan katekese mistagogi
  1. Kelompok Sasaran : umat yang baru menerima sakramen-sakramen terutama sakramen inisiasi dan sakramen perkawinan.
  2. Penanggung Jawab : Paroki, Komisi Kateketik, Komisi Keluarga

2.3.          Katekese sekolah

  1. Tujuan :

Agar terlaksana pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan dan penghayatan iman anak-anak sekolah baik di sekolah katolik maupun di sekolah non katolik dari TK sampai Perguruan Tinggi.

  1. Bentuk Kegiatan :
  • Pelajaran agama di sekolah dan atau di luar sekolah
  • Misa sekolah, pengakuan dosa
  • Bina Iman (BIA, BIR, OMK, KMK)
  • Rekoleksi, Retret, Pembinaan khusus
  • Kederisasi (LKTD, LKTM)

Kelompok Sasaran : Anak sekolah dari TK sampai Perguruan Tinggi
Penanggung Jawab : Komisi Kateketik, Komisi Pendidikan, Komisi Kepemudaan, Yayasan-Yayasan Pendidikan, Paroki

2.4.          Kaderisasi fasilitator

  1. Tujuan :

Agar tersedia fasilitator-fasilitator dalam jumlah dan mutu yang memadai untuk melaksanakan pembinaan iman ( katekese umat, katekese mistagogi, katekese sekolah)

  1. Bentuk Kegiatan : Pelatihan, kaderisasi (LKTD, LKTM), kursus
  2. Kelompok Sasaran : Umat yang berpotensi
  3. Penanggung Jawab : Komisi Kateketik, Komisi Pendidikan, Komisi Kepemudaan, Yayasan-Yayasan Pendidikan, Paroki

 

3. Peningkatan pelayanan

3.1.          Peningkatan pengembangan sosial ekonomi (PSE)

  1. Tujuan :
  • Agar ada peningkatan pendapatan umat demi terpenuhinya kebutuhan dasar hidupnya
  • Agar dapat dipupuk solidaritas sosial umat untuk meningkatkan kehidupan yang damai dan sejahtera

2. Bentuk Kegiatan :

  • Pelatihan, kursus : ERT, kewirausahaan, ketrampilan
  • Perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS)
  • Aksi Puasa Pembangunan (APP)
  • Credit Union (CU)/Usaha Bersama (UB)
  • Tanggap bencana
  1. Kelompok Sasaran : Seluruh Umat
  2. Penanggung Jawab : Komisi PSE, Komisi-komisi terkait, Paroki

3.2.          Peningkatan pelayanan dalam bidang pendidikan

  1. Tujuan :
  • Agar terlaksana pemerataan pendidikan bagi semua anak
  • Agar terlaksana pengembangan pendidikan nilai
  1. Bentuk Kegiatan :
  • Kelompok belajar (Kejar) Paket A,B,C
  • Penyediaan modul-modul pendidikan nilai
  • Aksi Solidaritas Prayoga (Asolpra)
  • Orang Tua Asuh
  • Beasiswa
  • Dana abadi pendidikan
  • Subsidi silang (keluarga mampu menolong keluarga yang tidak mampu)
  • Jejaring intern (antar sekolah Katolik), ekstern (Pemerintah : Diknas, Bimas Katolik)
  1. Kelompok Sasaran : Anak-anak usia sekolah
  2. Penanggung Jawab : Komisi Pendidikan, Yayasan-yayasan Pendidikan, Paroki

3.3.          Peningkatan pelayanan dalam bidang kesehatan

  1. Tujuan :
  • Agar meningkat kesadaran umat akan Pola Hidup Bersih dan Sehat PHBS).
  • Agar dapat membantu umat yang miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, BP, RB.
  1. Bentuk Kegiatan :
  • Penyuluhan
  • Penyediaan tenaga penyuluh kesehatan
  • Dana solidaritas paroki
  • Bantuan sosial (Bansos) dari rumah sakit, BP, RB
  • Perayaan Hari Orang Sakit (HOS)
  1. Kelompok Sasaran : umat
  2. Penanggung Jawab : Paroki, Yayasan-Yayasan Kesehatan, Rumah Sakit, BP, RB

 

4. Peningkatan Persekutuan

4.1.          Peningkatan Persekutuan dalam Keluarga

  1. Tujuan :
  • Agar keluarga-keluarga Katolik memahami Sakramen Perkawinan
  • Agar keluarga-keluarga Katolik menghayati keluarga sebagai Gereja kecil/Gereja rumah (Ecclesia domestica)
  • Agar keluarga-keluarga Katolik memahami keluarga sebagai persekutuan pribadi-pribadi
  1. Bentuk Kegiatan : Pelatihan, kursus, doa bersama dalam keluarga, pembinaan (Marriage Encounter/ME, Retret Tulang Rusuk, Couple For Christ/CFC)
  2. Kelompok Sasaran : Keluarga-keluarga Katolik
  3. Penanggung Jawab :Komisi Keluarga, Komisi Terkait, Paroki, Kelompok-kelompok kategorial keluarga

4.2.          Peningkatan Persekutuan KBG

  1. Tujuan :

Agar menyadarkan umat mengenai Gereja sebagai “communion of communities”.

  1. Bentuk Kegiatan : Katekese umat, seminar
  2. Kelompok Sasaran : umat di rayon/kring/wilayah, stasi
  3. Penanggung Jawab : Komisi Kateketik, Paroki

4.3.          Peningkatan Persekutuan dalam Kelompok Kategorial

  1. Tujuan :

Agar kelompok-kelompok kategorial menyadari bahwa mereka adalah bagian tidak terpisahkan dari Gereja dan dengan kekhasannya turut membangun Gereja sebagai “communion of communities”.

  1. Bentuk Kegiatan : Katekese kategorial, pembinaan, retret, rekoleksi, seminar
  2. Kelompok Sasaran : Kelompok-kelompok kategorial (OMK, PDKK, ME, Legio Maria, Sant Egidio, WKRI, PMKRI, PSKP, dll)
  3. Penanggung Jawab : Komisi-komisi terkait, Paroki, Kelompok-kelompok kategorial

 

5. Peningkatan Kesaksian

5.1.          Katekese tentang Martyria

  1. Tujuan :
  • Agar umat awam menyadari panggilan dan tugas perutusannya sebagai terang dan garam di tengah dunia (masyarakat).
  • Agar membentuk awam yang bertanggung jawab akan imannya, militan, berdaya tahan, serta berani merasul di tengah masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.
  1. Bentuk Kegiatan : Katekese khusus tentang martyria, retret, kaderisasi awam, pelatihan, dialog (hidup, budaya, iman)
  2. Kelompok Sasaran : Umat awam
  3. Penanggung Jawab : Komisi Kerasulan Awam, Komisi terkait, Paroki, Kelompok kategorial.

 

RENCANA KERJA

Seluruh  program di atas akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan cita-cita Keuskupan Padang Menjadi Gereja yang Mandiri dan Berbuah. Demikian pun semua kegiatan rutin tetap dijalankan. Meski begitu, dalam rencana kerja, program-program akan mendapat prioritas untuk setiap tahun dan dengan itu sekaligus memberikan prespektif baru bagi semua kegiatan rutin.

  •                Tahun 2012                   : Sosialisasi Hasil Muspas
  •                Tahun 2013                   : Liturgi
  •                Tahun 2014                  : Katekese
  •                Tahun 2015                   : Pelayanan
  •                Tahun 2016                   : Persekutuan
  •                Tahun 2017                   : Kesaksian
  •                Tahun 2018                   : Evaluasi