Berita Duka dari Keuskupan Agung Semarang

Berita duka cita datang dari Keuskupan Agung Semarang. Uskup Agung Semarang Mgr. Johannes Pujasumarta meninggal dunia kemarin, Selasa (10/11) sekitar pukul 23.35 WIB di Rumah Sakit Elisabeth Semarang, Jawa Tengah, karena sakit.
Mantan Administrator Diosesan Keuskupan Agung Semarang Mgr Pius Riana Prapdi ketika dihubungi di Semarang, Rabu, membenarkan kabar meninggalnya Mgr Pujasumarta itu.
pujo“Meninggal karena sakit,” kata Mgr Riana yang saat ini menjabat sebagai Uskup Ketapang, Kalimantan Barat itu.
Menurut dia, Pujasumarta sudah sekitar dua bulan terakhir dirawat di Rumah Sakit Elisabeth.
Jenazah almarhum hingga saat ini masih disemayamkan di Rumah Sakit Elisabeth.
Rencananya, kata dia, jenazah disemayamkan di Gereja Katedral Semarang untuk didoakan dalam misa pada Rabu pukul 10.00 WIB.
Jenazah Uskup Pujasumarta selanjutnya dibawa ke Yogyakarta untuk dimakamkan di kompleks Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, Yogyakarta.
Jenazah akan diberangkatkan dari Semarang ke Yogyakarta pada Kamis (12/11) pagi dan disemayamkan sehari di kompleks Seminari Tinggi Kentungan itu, sebelum dimakamkan pada Jumat (13/11) pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan sumber-sumber, Monsinyur Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta lahir di Surakarta pada 27 Desember 1949. Dia anak ketiga dari sembilan bersaudara dari pasangan Hubertus Soekarto Pudjasumarto dan Agnes Soekarti Pudjasumarto.
Setelah menjalani pendidikan di Seminari Menengah Mertoyudan Kabupaten Magelang dan Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, Yogyakarta, dia ditahbiskan menjadi imam Katolik pada 25 Januari 1977.
Pujasumarta melanjutkan studi di Universitas St. Thomas Aquinas, Roma, Italia, selama 1983-1987, hingga meraih gelar doktor teologi spiritual. Setelah kembali dari Roma, beliau menjabat sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang (1998) hingga ditunjuk oleh Vatikan sebagai Uskup Bandung pada tanggal 17 Mei 2008 dan menerima tahbisan pada tanggal 16 Juli 2008. Pada tanggal 12 November 2010 ditunjuk sebagai Uskup Agung untuk Keuskupan Agung Semarang hingga wafatnya.

————–
Lahir: Solo, Surakarta, Jawa Tengah, 27 Desember 1949
Tahbisan Imam Keuskupan Agung Semarang: 25 Juni 1977
Ditunjuk sebagai Uskup Bandung, Jawa Barat: 17 Mei 2008
Tahbisan Uskup Bandung: 16 Juli 2008
Pentahbis Utama: Uskup Agung Jakarta, Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ
Pentahbis Pendamping: Nunsius Apostolik Indonesia XIII yang bergelar Uskup Agung Tituler Capreae, Mgr Leopoldo Girelli dan Uskup Agung Semarang, Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo

Diangkat Uskup Agung Semarang: 12 November 2010
Menduduki Takhta Keuskupan Agung Semarang: 7 Januari 2011
Menjadi Uskup Pentahbis Pendamping bagi:
Mgr Edmund Woga CSsR sebagai Uskup Weetebula (16 Juli 2009)
Mgr Pius Riana Prapdi sebagai Uskup Ketapang (9 September 2012)

Keuskupan Bandung:
Pendahulu: Mgr Alexander Soetandio Djajasiswaja
Penerus: Mgr Antonius Subianto Bunyamin OSC

Keuskupan Agung Semarang:
Pendahulu: Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo
Penerus: –

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply