Ekaristi Rabu Biasa XIII, 1 Juli 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur Amos 5:24

  • Hendaknya keadilan bergulung-gulung seperti air, dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.

Pengantar

‘Aku membenci, Aku menghinakan perayaan-Mu, dan Aku tidak senang pada kumpulan raya-Mu.’ Demikianlah gugatan Nabi Amos. Salahkan kiranya menganggap bahwa yang dimaksud adat ‘Perjanjian Lama’, yang kini sudah tiada lagi. Bila kita di luar perayaan bertindak tidak adil dan membiarkan diri didorong nafsu akan uang dan harta benda, maka pengabdian kita tidak jujur dan munafik. Keadilan dan cinta kasih berjalan berdampingan.

Doa Pembukaan

I     Marilah bedoa:

Allah Bapa sumber kehidupan semoga kami Kauberi kekuatan Agar dapat membagikan kedamaian serta berbuat baik kepada sesama, sebagaimana Engkau sendiri terhadap segala sesuatu yang Kaukehendaki hidup dan lestari. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, …

Bacaan I – Amos 5:14-15.21-24

Tuhan membenci pesta dan perayan, kalau di luar itu, hidup kita menjurus ke arah kelaliman dan ketidakadilan. Amos menggugat keadaan yang tidak wajar itu. Hal itu dapat pula kita terapkan pada diri kita.

“Jauhkanlah daripadaku keramaian nyanyianmu, dan biarlah keadilan selalu mengalir seperti sungai.”

Pembacaan dari Nubuat Amos:     

Carilah yang baik dan jangan yang jahat, agar kalian hidup. Dengan demikian Tuhan, Allah semesta alam, akan menyertai kalian seperti yang kalian katakan. Bencilah yang jahat, cintailah yang baik, dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang. Mungkin Tuhan, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf. Tuhan bersabda, “Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang akan kumpulan rayamu. Sungguh, apabila kalian mempersembahkan kepada-Ku kurban bakaran dan kurba sajianmu, Aku tidak suka. Aku tidak mau memandang kurban keselamatan yang berupa ternak tambun. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyianmu. Aku tidak mau mendengar lagu gambusmu. Tetapi hendaknya keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Syukur kepada Allah

Tanggapan – Mazmur 50:7.8-9.10-11.12-13.16bc-17

Ref. Aku akan memperlihatkan penyelamatan oleh Allah kepada mereka yang jujur jalannya.

Mazmur:

  • Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman!
    Dengarlah hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu:
    Akulah Allah, Allahmu!
  • Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum,
    sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku? Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu.
  • Sebab segala binatang hutan adalah milik-Ku, dan ribuan hewan di gunung adalah kepunyaan-Ku. Aku kenal segala burung di udara, dan semua yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
  • Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya. Daging lembu jantankah makanan-Ku? atau darah kambing jantankah minuman-Ku?
  • Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku,
    dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

BAIT PENGANTAR INJIL                                                     Yak 1:18

S: Alleluya.     U: Alleluya.
S: Atas kehendak-Nya sendiri Allah telah mencipatakna kita dengan kebenaran, agar kita menjadi yang pertama dari ciptaan-Nya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 8:28-34

Yang diceritakan di sini kiranya takkan terjadi di sekitar kita. Namun, sering pula terdengar suara: Apakah urusan Tuhan dengan kita? Seakan-akan Tuhan dilarang mencampuri urusan pribadi.

“Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Pada suatu hari Yesus menyeberang danau Genesaret dan tiba di daerah orang Gadara. Maka datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Dia. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun berani melalui jalan itu. Dan mereka itu pun berteriak, katanya, “Apakah urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau datang kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”

Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan. Maka setan-setan itu minta kepada Yesus, katanya, “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.” Maka Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau, dan mati di dalam air. Para penjaga babi lari dan setibanya di kota mereka menceriterakan segala sesuatu, juga tentang dua orang yang kerasukan itu. Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka mendesak supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan

I     Allah Bapa Raja mahamulia, berkat anggur roti ini semoga kami Kaulimpahi Roh Putra-Mu, yang akan membebaskan kami dari segala kejahatan dan membimbing kami masuk ke dalam kediaman-Mu. Demi Kristus , Tuhan dan pengantara kami..

Antifon Komuni – Amos 5:14

  • Carilah yang baik dan jangan yang jahat, agar kalian hidup. Dengan demikian, Tuhan, Allah semesta alam akan menyertai kalian seperti yang kalian katakana.

Doa Sesudah Komuni

I     Marilah berdoa:

Allah Bapa Raja mahamulia, kami bersyukur, bahwasanya Engkau telah mencurahkan Roh Putra-Mu, Setiap kali kami memuliakan Dia dalam perayaan Ekaristi. Semoga daya hidup-Nya meresapi jiwa kami, Sehingga kami dapat berkembang menjadi putra dan putri-Mu yang menyerupai Dia, Ialah Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

* * *

About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XIV, 9 Juli 2020

Antifon Pembukaan – Hosea 11:1.9cd  Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir …

Leave a Reply