Ekaristi Sabtu Biasa XIII, 4 Juli 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 85:11-12

 Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
Keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi
Dan keadilan akan merunduk dari langit.

Pengantar

Nubuat Amos terlaksana dengan kedatangan Yesus. Terjadilah masa pesta perkawinan dengan baju-baju baru dan anggur yang melimpah. Selama pengantin masih berada di tengah-tengah mereka, para murid tak usah berpuasa.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa Raja damai,
Kami mohon semoga kami Kauberkati dan Kausinari
dengan sabda-Mu.
Semoga kami melalui Roh Kudus Kaucipta baru
Menjadi orang yang suka membangun kedamaian.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – Amos 9:11-15
Tuhan menjanjikan bahwa keadaaan akan pulih kembali menjadi aman tenteram, meski Ia sudah mengancam melalui nabi-Nya. Nubuat penutup ini melambung tinggi menerobos waktu dan tempat, menuju zaman Mesias yang terakhir.

“Aku akan memulihkan kembali umat-KU, dan Aku akan menanam mereka di tanah mereka”

Pembacaan dari Nubuat Amos:
Tuhan bersabda,
“Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh. Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya. Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala, supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku,” demikianlah sabda Tuhan yang melakukan hal ini.

“Sungguh, waktunya akan datang,” demikianlah sabda Tuhan, “bahwa pembajak dan penuai akan susul menyusul, demikian juga pengirik buah anggur dan penabur benih. Gunung-gunung akan mengalirkan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran. Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang lengang dan mendiaminya. Mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya. Mereka akan membuat kebun buah-buahan dan makan buahnya. Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” sabda Tuhan Allahmu.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah

Tanggapan – Mazmur 85:9.11-12.13-14

Ref. Tuhan berbicara tentang damai kepada umat-Nya.

Mazmur:
 Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah!
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai
kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya,
supaya mereka jangan kembali kepada kebodohan?

 Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
dan keadilan akan merunduk dari langit.

 Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan,
dan negeri kita akan memberikan hasil.
Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya,
dan damai akan menyusul dibelakangnya.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 10:27

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan.
Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 9:14-17

Murid-murid Yohanes bertanya, mengapa para murid Yesus tidak mematuhi hukum puasa yang biasa. Jawab Yesus, pokoknya Ia memulai sesuatu yang sama sekali baru. Maka adat-istiadat lama tidak dipakai-Nya. Malahan orang harus bergembira karena Tuhan telah datang dan menyertai kita. Waktu berpuasa masih cukup, yaitu saat orang tidak melihat Dia lagi.

“Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan bertanya, “kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka, “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan tiba waktunya mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Tak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian, kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persiapan Persembahan

Allah Bapa maha pengasih,
Semoga berkat roti anggur ini
Kami Kauperkenankan mengikuti Roh Putra-Mu,
yang telah hadir di tengah-tengah kami
melalui lambang-lambang ini.
Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Matius 9:17

 Anggur yang baru, disimpan dalam kirbat yang baru,
Dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber pembaharuan hidup,
Kami telah menerima sabda penuh kesanggupan,
Melalui Yesus, saudara kami se-Bapa.
Kami mohon, semoga semuanya itu segera terlaksana,
Karena Engkau sendirilah yang telah memulai
Dalam diri Yesus Putra-Mu itu.
Dan semoga karenaya dunia menjadi subur
Dan umat-Mu semakin patuh setia.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami



About gema

Check Also

Ekaristi Sabtu 8 AGUSTUS 2020: Santo Dominikus Pendiri Ordo Pengkhotbah (imam, 1170-1221)

Dominikus dilahirkan di Castile, Spanyol pada tahun 1170. Ia adalah putera keluarga Guzman. Ibundanya adalah …

Leave a Reply