Ekaristi Kamis, 26 Juli 2018: PW Santo Yoakim dan Santa Anna (orang tua Santa Perawan Maria)

St. Yoakim dan St. Anna adalah orang tua Santa Perawan Maria. Mereka hidup rukun, taat beribadah kepada Tuhan dan melakukan banyak perbuatan baik. Namun demikian, ada satu hal yang membuat mereka sedih; Tuhan belum memberi mereka seorang anak pun. Selama bertahun-tahun, Anna memohon kepada Tuhan untuk memberinya anak. Ia berjanji untuk mempersembahkan anaknya itu kelak kepada Tuhan. Ketika sudah lanjut umurnya, Tuhan menjawab doa Anna dengan cara yang amat luar biasa, yang bahkan tidak pernah terbayangkan olehnya. Anak yang lahir bagi St. Yoakim dan St. Anna adalah Santa Perawan Maria Immaculata (=yang Dikandung Tanpa Dosa). Perempuan yang paling kudus di antara semua perempuan ini akan menjadi Bunda Allah. Anna merawat Maria kecil dengan penuh kasih sayang selama beberapa tahun. Kemudian dipersembahkannya puterinya itu kepada Tuhan, seperti yang telah dijanjikannya. Maria tinggal di Bait Allah di Yerusalem. Yoakim dan Anna melanjutkan kehidupan mereka dengan berdoa hingga tiba saatnya Tuhan memanggil mereka pulang ke rumah Bapa di surga.

Umat Kristiani senantiasa menghormati St. Anna secara istimewa. Banyak gereja indah dibangun untuk menghormatinya. Salah satunya yang mungkin paling terkenal adalah Gereja St. Anne de Beaupre di Kanada. Banyak orang pergi ke sana sepanjang tahun untuk memohon bantuan doa St. Anna dalam menanggung beban hidup mereka.

Marilah pada hari ini kita mendekatkan diri pada teladan orang tua Santa Perawan Maria.

Antifon Pembukaan

Marilah kita menghormati Santo Yoakim dan Santa Anna pada peringatan kelahiran mereka.
Mereka telah menerima berkat dari Allah bagi segala bangsa.

Kata Pengantar

Apakah seorang anak dapat bertumbuh menjadi pribadi dewasa, sebagian besar tergantung dari orang tuanya. Merekalah yang melaksanakan yang paling berat serta paling sulit. Pasangan suami istri, orang tua Bunda Maria itu diserahi tanggung jawab dalam rencana ilahi. Mereka melaksanakannya dengan cermat dan penuh tanggung jawab, sehingga anaknya terpilih menjadi Ibunda Putera Allah yang menjelma. Tentang kedua pribadi itu sebenarnya tiada catatan sedikit pun. Pesta ini adalah suatu syukuran dan pujian bagi ayah dan ibu yang berjasa dalam sejarah keselamatan.

Doa Pembukaan

Marilah berdoa
Allah Bapa para leluhur kami,
Engkau sudah memilih Santo Yoakim dan Santa Anna menjadi orang tua berkat doa mereka kami menerima keselamatan yang Kaujanjikan.
Demi Yesus Kristus, …

Bacaan I – Yeremia 2:1-3.7-8.12-13
Kendati umat sudah menyanggupi dan Tuhan sudah berusaha, namun umat masih berkhianat dan kembali mencari kolam bocor dan tak mau mencari sumber air kehidupan dengan iman dan kesetiaan.

Mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup,
dan menggali sendiri kolam yang bocor.

Pembacaan dari Kitab Yeremia:
Tuhan bersabda kepadaku, “Pergilah dan beritahukanlah kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan, ‘Beginilah sabda Tuhan: Aku teringat akan kasihmu pada waktu engkau masih muda, akan cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin. Pada waktu itu engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tidak ditaburi.’ Ketika itu Israel kudus bagi Tuhan, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya bersalah dan tertimpa malapetaka’,” demikianlah sabda Tuhan. Aku telah membawa kalian ke tanah yang subur agar kalian menikmati buahnya dan segala yang baik daripadanya. Tetapi segera setelah kalian masuk, kalian telah menajiskan tanah-Ku. Tanah milik-Ku telah kalian cemarkan. Para imam tidak lagi bertanya, ‘Di manakah Tuhan?’ Para ahli hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.”

“Terperanjatlah akan hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat,” demikianlah sabda Tuhan.

“Sebab umat-Ku berbuat kejahatan ganda: mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup, dan menggali kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 36:6-7ab.8-9.10-11

Ref. Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan.

Mazmur:
 Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit,
setia-Mu sampai ke awan.
Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah,
hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat.

 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah!
Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.
Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu;
Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.

 Sebab pada-Mu ada sumber hayat,
di dalam terang-Mu kami melihat terang.
Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau,
dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!

BAIT PENGANTAR INJIL lh. Mat 11:25

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 13:10-17
Di depan umum Yesus berbicara dengan perumpamaan, tetapi para murid diberi penjelasan. Barangsiapa terbuka hatinya akan menangkap apa yang dikehendaki Tuhan. Tetapi hati yang tertutup tak dapat menerima apa pun. Meski ajaran itu tampaknya gagal, namun hasilnya jelas.

Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga,
tetapi mereka tidak.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Setelah Yesus menceritakan perumpamaan tentang orang penabur, murid-murid bertanya kepada-Nya, “Mengapa Engkau mengajar mereka dengan perumpamaan?”

Jawab Yesus, “Kalian diberi karunia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi orang-orang lain tidak. Karena barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi, tetapi barangsiapa tidak mempunyai, maka apa pun yang ada padanya akan diambil juga.

Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biarpun melihat, mereka tidak tahu dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: ‘Kalian akan mendengar dan mendengar lagi, namun tidak mengerti, kalian akan melihat dan melihat lagi, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan matanya melekat tertutup, agar jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik sehingga Kusembuhkan.’

Akan tetapi berbahagialah mata kalian sebab melihat berbahagialah telinga kalian sebab mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak mendengarnya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Tuhan, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, sudilah menerima tanda cinta bakti kami ini.
Semoga kami layak menerima bagian dalam berkat yang Kaujanjikan kepada Abraham serta keturunannya.
Demi Kristus, …

Antifon Komuni

Mereka menerima berkat dari Tuhan,
dan mendapat belas kasih dari Allah penyelamat.

Doa Penutup

Marilah berdoa
Allah Bapa kami, sumber kehidupan,
sungguh suatu misteri cinta kasih-Mu yang mengagumkan bahwa Putera-Mu terkasih menjadi Putera Manusia, agar kami dapat menjadi putera-puteri-Mu.
Kami mohon kepada-Mu, sucikanlah kami sebagai putera-puteri angkat-Mu, karena kami telah Kausegarkan dengan santapan yang diperuntukkan putera-puteri-Mu itu.
Demi Kristus, …

About gema

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply