Kamis Pekan Biasa VIII, 28 Mei 2015

Antifon pembukaan – Mzm 32:8-9

Hendaknya segenap bumi takut akan Tuhan,
semua penduduk gemetar terhadap-Nya.
Sebab Tuhan bersabda, maka semua terjadi,
Dia memerintahkan, maka semua ada.

Doa Pembukaan 

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahakuasa,
kami Kauciptakan dengan sabda-Mu;
kami kauhidupkan dengan nafas-Mu.
Di hadapan-Mu hati kami terbuka seperti buku,
tiada gagasan yang tersembunyi di hadapan-Mu.
Kami mohon,berilah kiranya Roh kebijakssanaan,
agar dapat memahami tanda-tanda jaman,
agar dapat mengerti sabda-Mu
dan menyebarluaskan sabda itu kepada sesama.
Demi Yesus Kristus,……

Bacaan I – 1 – Putera Sirakh 42:15-26

Yesus, Putra Sirakh keheran-heranan memandang ciptaan Tuhan. Yang ditulis di sini berbeda dengan kisah-kisah lain. Terlebih hubungan ciptaan yang satu dengan yang lain dan tata tertib yang dikemukakan di sini. Segalanya itu Tuhanlah yang mengatur dengan kebijaksanaan-Nya. Kita diajak ikut mengagumi.

Bacaan Pertama (Putera Sirakh 42:15-26)
Ciptaan Tuhan penuh dengan kemuliaan-Nya

Pembacaa dari Kitab Putera Sirakh

Karya Tuhan hendak kukenang, dan apa yang telah kulihat hendak kukisahkan. Segala pekerjaan Tuhan dijadikan dengan firman-Nya. Matahari bercahaya memandang segala sesuatunya dan ciptaan Tuhan itu penuh dengan kemuliaan-Nya. Kepada orang-orang-Nya yang kudus Tuhan tidak memberikan kemampuan untuk menceritakan segala buatan-Nya yang mengagumkan, yang telah ditentukan Tuhan alam semesta, supaya jagat raya didukung dengan kemuliaan-Nya. Lubuk lautan dan hati diselami oleh-Nya, dan segala rencananya diketahui-Nya. Sebab Yang Mahatinggi mengenal segala sesuatu yang dapat dikenal dan menilik tanda-tanda zaman. Yang sudah-sudah diberitahukan-Nya dan juga apa yang datang, dan bekas dari apa yang tersembunyipun disingkapkan-Nya. Tidak ada pikiran satupun yang terluput dari pada Tuhan dan perkataan manapun tak tersembunyi bagi-Nya. Ciptaan besar dari kebijaksanaan-Nya rapih diatur oleh-Nya, oleh karena dari kekal sampai kekal Ia ada. Tidak ada sesuatupun yang dapat ditambahkan atau diambil dari padanya dan Ia tidak membutuhkan seorangpun sebagai penasehat.
Betapa eloklah segala ciptaan Tuhan, tetapi hanya sebagai bunga api sajalah apa yang nampak. Semuanya hidup dan tetap tinggal untuk selama-lamanya guna setiap keperluan, dan semuanya patuh kepada-Nya.
Segala-galanya berpasang, yang satu berhadapan dengan yang lain, dan tidak ada sesuatupun yang diciptakan-Nya kurang lengkap. Yang satu menguatkan kebaikan dari yang lain, dan siapa gerangan pernah kenyang-kenyang memandang kemuliaan Tuhan?
Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN

Oleh Firman Tuhan langit telah dijadikan

BAIT PENGANTAR INJIL

Alleluya
Akulah cahaya dunia. Barangsiapa mengikuti Aku, hidup dalam cahaya abadi

Bacaan Injil – Markus 10:46-52

Santo Markus menjaga sampai karya Yesus memasuki bidang politik, meskipun tidak menghindari istilah “Putra Daud”. Tetapi yang lebih penting bukanlah sebutannya, melainkan apakah ada iman. Itulah yang menyembuhkan.

Rabuni, semoga aku melihat

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan. Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!” Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.” Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus. Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan
Terpujilah Kristus

Doa persembahan 

Allah Bapa kami di surga,
kami mohon ke hadapan-Mu
semoga hati kami Kausinari kedamaian-Mu.
Segala-galanya Engkaulah pemberinya,
dan dari pemberian-pemberian itu
roti dan anggur inilah yang kami persembahkan ke hadapan-Mu.
Demi Kristus,….

Antifon komuni – Yohanes 8:12

Akulah cahaya dunia.
Barangsiapa mengikuti Aku,
hidup dalam cahaya abadi.

Doa penutup 

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami yang mahapengasih,
tunjukkanlah cinta kasih-Mu kepada kami
dalam diri Yesus, Putra Daud, dan Putra-Mu tunggal.
Semoga kami bangun dengan sigap bila Kaupanggil,
dan berilah kami kepercayaan dan kesehatan,
agar dapat mengikuti Dia ke mana pun juga.
Sebab Dialah,…..

 

About

Check Also

Ekaristi Minggu 6 juni 2021: Tubuh dan Darah Kristus (HR)

Menghayati Ekaristi dalam hidupKebersamaan yang mau diperkembangkan oleh Kristus di antar umat manusia, membawa mereka …

Leave a Reply