PERTEMUAN SIGNIS REGIO SUMATERA,

Pemanfaatan Media Komunikasi dalam Pewartaan

Palembang, 3-6 Agustus 2015
IMG_2415_1280x853Keseimbangan dan pendampingan merupakan kunci yang diperlukan keluarga terutama anak-anak dan orang muda dalam menghadapi pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan media sosial dewasa ini. Demikian disampaikan Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc. dalam seminar Pemanfaatan Media Komunikasi Sosial dalam Tugas Pewartaan di Aula St Lusia, Rumah Retret Giri Nugraha, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 4/8. Lebih lanjut ia mengatakan agar kita jangan terlalu takut menghadapi kemajuan ini, kita perlu “open mind and open heart” (membuka pikiran dan hati) untuk bisa mengarahkan keluarga dan orang muda kita agar bisa memanfaatkan alat komunikasi dan media sosial menjadi lebih baik.
Seminar ini diikuti sekitar 60 orang peserta yang berasal dari perwakilan staf Komisi Komunikasi sosial (Komsos) Seregio Sumatera, biarawan-biarawati, mahasiswa-mahasiswi, dan tokoh umat yang ada di Kota Palembang. Seminar ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Workshop Pemanfaatan Media Komunikasi Sosial Dalam Tugas Pewartaan Regio Sumatera Dan Produksi Film Pendek yang diadakan oleh Komisi Komsos Keuskupan Agung Palembang bekerjasama dengan Signis Indonesia Regio Sumatera pada 3-6 Agustus 2015.
Lisa A Riyanto yang juga merupakan istri dari Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc. turut memberikan sharing pengalamannya selama berkarya di Keuskupan Agung Jakarta. Ia bercerita banyak mengenai cara menggerejanya melalui media audio visual serta bagaimana situasi konkrit keluarganya dalam menghadapi pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan media sosial. Penyanyi yang merupakan anak dari musisi legendaris A. Riyanto ini juga membawakan beberapa alunan lagu yang merdu untuk menghibur peserta seminar.
IMG_2459_1280x853Dalam sesi ketiga, peserta seminar dihantarkan pada pemaparan pokok-pokok ajaran gereja tentang media komunikasi; pokok-pokok ajaran gereja tentang tugas perwataan; serta bagaimana menggunakan media komunikasi sosial dalam pewartaan. Pemaparan materi ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, NTT, Dr. Norbertus Jegalus. Ia mengungkapkan bahwa media Katolik harus berorientasi pada pelayanan terhadap orang miskin, karena Yesus sendiri memberikan perhatian kepada orang miskin, dan hidup sebagai orang miskin. Atas dasar itu, dalam hal penggunaan media sosial saat ini, keterlibatan Gereja diharapkan bisa mempengaruhi kebijakan publik yang adil sehingga orang miskin tidak semakin menderita.
Errol Jonathans, seorang pakar komunikasi dan juga pemimpin Radio Suara Surabaya menutup seminar dengan pemaparan mengenai kondisi dan situasi rill generasi sekarang dalam menghadapi perkembangan media komunikasi. Menurutnya penggunaan media sosial tanpa tujuan dan pengetahuan yang cukup mengenai fungsinya cenderung berdampak negatif. Ia juga mengajak peserta seminar untuk sigap berteknologi dan cerdas dalam berkomunikasi.
Turut hadir dalam seminar ini Sekretaris Eksekutif Komsos Konferensi Waligereja Indonesia Romo Kamilus Pantus, Ketua SIGNIS Regio Sumatera Romo Sriyanto SCJ, serta Uskup Agung Palembang Mgr. Aloysius Sudarso SCJ. Dalam sambutannya Mgr. Aloysius Sudarso SCJ menyampaikan ucapan selamat datang dan rasa terimakasihnya kepada seluruh peserta. Ia juga mengajak semua Komisi Komsos untuk “menangkap” orang-orang muda Katolik agar bisa memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan media sosial secara lebih baik.
IMG_2566_1280x853Sehari sebelumnya Senin 3 Agustus 2015 sore, sekitar 20 orang perwakilan dari Komsos Keuskupan Medan, Sibolga, Padang, Palembang, Pangkalpinang, dan Tanjungkarang dikumpulkan di ruang Aula Komisi Komsos Keuskupan Palembang untuk mendengar arahan dan pembagian kelompok yang dipimpin oleh Romo Agustinus Pramodo. Peserta workshop dibagi 2 kelompok masing- masing membuat sebuah film pendek yang mengambil tema tentang perkawinan yang hampir kandas, dan keluarga yang kurang memperhatikan anak-anaknya hingga terjerat narkoba. Setelah pembagian selesai, masing-masing kelompok mulai berdiskusi membicarakan segala sesuatunya seperti bentuk film, naskah dan scene yang ingin diambil, pemeran film, properti hingga insert suara di film tersebut.
IMG_2583_1280x853Pada Rabu 5/8, kedua kelompok mulai bergerak ke lokasi pengambilan gambar tempat pembuatan film. Mereka berkerjasama membuat sebuah film pendek dalam waktu 1 hari, hingga subuh Kamis 6/8 mereka masih bekerja dalam proses editing. Siangnya hasil film pendeknya diputar dan ditonton bersama Uskup Agung Palembang. Waktu yang terlalu singkat membuat hasil film pendek masih kurang sempurna. Uskup berharap agar film ini diselesaikan dengan baik dan akhirnya nanti bisa disebarkan ke umat sebagai media pewartaan. Acara ini sekaligus penutup Workshop Pemanfaatan Media Komunikasi Sosial Dalam Tugas Pewartaan dan Produksi Film Pendek Signis Indonesia Regio Sumatera di Palembang.

DSC_0081_1280x850 IMG_2518_1280x853 IMG_2594_1280x853 IMG_2624_1280x853 IMG_2634_1280x853

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply